
Mama Shanum melototkan matanya saat membuka pintu dan ternyata Bagas juga Nabila yang datang.
''Nanti nanya nya Mama, aku kebelet pengen buang air kecil dan Nabila yang akan menjelaskannya. ''
ucap Bagas saat Mama Shanum akan bertanya.
Nabila langsung tersenyum sambil menundukan kepalanya saat Mama mertuanya menatapnya.
''Ayo masuk Nabila jangan berdiri terus disini dan Mama minta penjelasannya dari kamu. ''
ucap mama Shanum dan Nabila mengangguk.
''Ada apa sebenarnya?? kenapa kalian pulang lagi?? kalian bertengkar yah?? ''
ucap Mama Shanum saat Nabila duduk di sampingnya.
''Bukan Mama dan semua yang Mama ucapkan salah, Nabila sedang datang bulan jadinya gak jadi, kasian Mas Bagas kalau disana cuma main congkak. ''
ucap Nabila dan Mama Shanum langsung tertawa.
''Mama malah ketawain aku yag gak beruntung, terus ajah ketawa sampai bosan. ''
ucap Bagas saat gabung duduk di samping Nabila.
''Mama cuma senang ajah karena playboy seperti kamu kena batunya deh dan kamu sabar yah buat belah durennya karena biasanya sepuluh hari baru selesai loh tamu bulanan wanita. ''
ucap Mama Shanum dan Bagas seketika langsung mentap ke arah Nabila.
''Beneran sepuluh hari sayang?? ''
ucap Bagas dan Nabila menatap Mama Shanum yang memberikan kode lalu Nabila reflek mengangguk.
''Tuh kan kamu gak percayaan sih sama Mama, udah kalian bersih bersih dan makan dulu yah, Mama mau istirahat karena lelah sekali tubuhnya. ''
ucap Mama Shanum dan Nabila juga Bagas mengangguk.
''Ada apa sih Mas Bagas?? kaya anak kecil belingsatan gitu duduknya. ''
ucap Nabila yang melihat Bagas duduk nya tidak tenang.
''Bayangkan ajah sama kamu, malam pertama di tunda karena datang bulan, ayo kita makan ajah karena perut suami kamu sudah sangat lapar sekali. ''
jawab Bagas sambil beranjak menuju ke area meja makan.
Nabila langsung menyiapkan makanan untuk Bagas dan Bagas langsung makan tanpa berbicara, Nabila hanya menghembuskan nafasnya dengan tingkah suaminya.
''Kalau bukan karena kesabaran kamu dari dulu buat nunggu aku Mas, mungkin aku gak akan mau menikah sama kamu yang notabennya mantan casanova, tapi aku percaya kamu akan setia sama aku dan maaf karena aku terlambat buat menyadari hati kamu, aku janji akan menjadi istri terbaik untuk kamu. ''
gumam Nabila dalam hatinya sambil menatap Bagas yang sedang asik dengan makanannya.
__ADS_1
Bagas yang sadar sedang di tatap pun langsung menatap ke arah istrinya dan ternyata benar kalau istrinya sedang menatapnya sambil tersenyum.
Bagas pun langsung memeluk Nabila dan mencium puncak kepala Nabila dengan penuh sayang, dia baru tersadar kalau yang sedang di alami Nabila adalah memang sudah alamiah terjadi.
''Makan satu piring berdua dan maafkan Mas yang marah dengan tamu kamu. ''
ucap Bagas sambil menyuapi Nabila makan dan Nabila pun tersenyum mengangguk.
Setelah makan malam selesai, Nabila memilih untuk istirahat karena tubuhnya terasa lelah, sedangkan Bagas memilih mengerjakan pekerjaannya karena esok akan masuk kembali ke perusahaannya dan batal acara bulan madunya.
Pagi menjelang......
Di kediaman Bunda Dewi saat ini sedang sarapan bersama karena memang sudah wajib nya sebelum keluar dari rumah harus terisi makanan.
Bintang bahkan sudah siap dengan pakaiannya karena hari ini Bintang akan masuk kuliah lagi setelah ijin tiga hari karena ikut dalam pesta Kakak nya.
''Kamu kuat dan konsentrasi memangnya sayang lagi hamil gini. ''
ucap Bunda Dewi dan Bintang mengangguk.
''Jangan terlalu di porsir dan kalau terasa mumet langsung berhenti yah kuliahnya. ''
ucap Ayah Anggara dan Bintang mengiyakannya.
''Kak anterin aku kan sekarang ke kampus?? ''
ucap Bintang dan Zie mengangguk.
jawab Zie dan Bintang mengangguk.
Zie langsung pamit karena pagi ini dia menggantikan Bagas yang sedang cuti dan perusahaan terpaksa di bawah kendali Ayah Anggara.
''Hati hati jangan terlalu lelah, ingat ada kehidupan di perut kamu sekarang. ''
ucap Zie saat setelah sampai di area kampus.
Saat Bintang keluar dia langsung melototkan matanya saat melihat Nabila keluar dari mobil Kakak nya dan Zie pun reflek keluar dari mobil.
''Wah.....wah.....bulan madu di kampus ceritanya. ''
ledek Zie dan membuat Bagas mendelik.
''Jangan ngeledek gitu Zie, mau aku pecat jadi ipar baru tau rasa. ''
kesal Bagas dan Zie langsung tersenyum.
''Udah Kak Zie jangan ledekin Mas Bagas nanti mood nya anjlok lagi, ini baru pulih soalnya. ''
ucap Nabila dan Zie mengangguk.
__ADS_1
''Apa apaan kamu manggil dia Zie Kakak, dia adik ipar kamu sekarang loh jodoh. ''
protes Bagas saat mendengar panggilan istrinya kepada sahabatnya.
''Udah deh jangan ribut, Nabil ayo kita masuk sebelum kelasnya mulai. ''
ucap Bintang yang menengahi perdebatan di hadapannya dan langsung pamit kepada suami dan Kakaknya.
Bintang menggandeng Nabila menuju kelas dan menyusuri koridor kampusnya, Sepanjang perjalanan Nabila menceritakan semua kejadian yang menimpa dia dan membuat Bintang tertawa.
''Ahh....kamu malah ngetawain aku deh, Mas Bagas terus ajah cemberut karena gagal. ''
ucap Nabila dan Bintang pun tersenyum.
''Pantas ajah wajah playboy nya di tekuk tapi kasian juga Nabil sama Kakak aku deh. ''
ucap Bintang dan Nabila mengangguk.
''Ini kan bukan kemauan aku Bintang, semua sudah takdir wanita loh. ''
ucap Nabila dan Bintang hanya tersenyum.
Di kantor Bagas saat ini....
''Kamu kenapa gak jadi bulan madu?? berubah fikiran kah?? ''
ucap Zie saat memasuki ruangan kerja Bagas.
''Nabila baru dapat tamu bulanannya, buat apa bulan madu juga kalau lawan nya ada palang merah. ''
ucap Bagas dan membuat Zie tertawa.
''Terus ajah ledekin aku Zie, kamu ipar yang sangat durhaka, Kakak ipar sedang dalam musibah malah tertawa puas. ''
ucap Bagas kembali karena Zie menertawakannya.
''Kamu bicara tapi gak di kontrol, bukan musibah Bagas karena itu semua alamiah di alami semua wanita loh, aku ajah bisa tidur dengan Bintang sebulan pernikahan loh. ''
ucap Zie dan Bagas mendelik.
''Beda kasus yaah Zie.... aku sama Nabila saling mencintai dan kamu kan saat itu terpaksa. ''
''Iya terpaksa tapi sekarang aku menyesal karena gak dari awal ajah nidurin Bintang nya. ''
''Kamu semakin pintar yah, mau aku kasih tips biar harmonis di ranjang gak Zie?? ''
''Tips apaan yang kamu ajarkan itu semua porno dan sory Kakak ipar aku mahir dan tidak perlu dapat pelajaran dari kamu. ''
ucap Zie dan membuat Bagas langsung tersenyum.
__ADS_1
Zie dan Bagas langsung mengerjakan pekerjaannya, Zie memutuskan untui tidak ke kantor dan lebih memilih membantu pekerjaan Bagas sesuai planing dari awal yang sudah terkonsep.
tbc...