Bintang

Bintang
masalah baru


__ADS_3

Keesokan harinya...


"hei lau !" suara yang sudah tidak asing lagi lalu aku menoleh, terlihat Roy yang sedang berlari kecil kearah kami .


dari wajahnya aku tahu kalau masalah pasti sudah selesai.


"hei Laurent ,aku sudah menyelesaikan masalahnya" Roy memberitahuku.


"ya baguslah kalau begitu" jawab ku datar


"tapi... ada masalah lain, hehe.." Roy berkata dan sedikit tertawa,aku langsung menoleh


"ya ampun!! ,masalah apa lagi ini?" kata ku marah


"masalahnya... murid sekolah mengira kita pacaran"


"kenapa bisa begitu?" tanya ku heran


"kamu ingat Li kan?" tanya Roy , aku mengangguk.


"Li menyebarkan gosip kalau kita pacaran dan kalau kamu bilang 'kamu tidak pacaran dengan ku' sedangkan aku mengatakan kalau kita pacaran maka image ku sebagai cowok yang tidak pernah di tolak cewek mana pun akan hancur" Roy menjelaskan.


Karna tidak mengerti dengan apa yang kami bicarakan akhirnya Agnes dan Raissa memutuskan bertanya padaku.


"kenapa lau?" tanya Agnes dan Raissa

__ADS_1


"aku sedang terkena masalah besar sekarang" kata ku pada Agnes dan Raissa


"jadi bagaimana menyelesaikan masalah ini?"


tanyaku pada Roy


"mungkin kita bisa pura-pura pacaran lalu aku putus dengan mu" Roy memberi solusi


"terserah deh, Asal masalah ini selesai" jawabku acuh tak acuh


"hei lau kamu jangan lupa dengan misi kita ,kamu tidak boleh menyukai siapa pun" Agnes mengingatkan saat kami sudah pergi 5 langkah dari tempat Roy berdiri


" iya iya aku tahu nes,jangan membuatku tambah kesal"


"oh iya kita harus mendiskusikan tentang misi kita dalam 6 hari lagi kan?" Raissa bertanya memecah keheningan


"iya benar" jawabku


kami masuk ke kelas dan duduk santai ,aku mengambil ponsel kemudian membuka tanggal sisa 15 hari lagi hingga misi kamu tuntas lalu salah satu dari kami akan musnah.


aku mengeluarkan earphone serta novel ku kemudian memutar lagu yang tenang.


Lonceng istirahat


aku,Raissa dan Agnes alergi ke atap sekolah menghabiskan waktu istirahat ,kamu tidak terlalu suka keramaian. sambil menaiki tangga aku dan Raissa melatih kekuatan kami.

__ADS_1


aku bisa mengeluarkan es sedangkan Raissa bisa mengeluarkan akar ,aku selalu suka melihat kekuatan Raissa karena akarnya melilit sangat indah di lengan Raissa, Agnes stidakelatib kekuatan nya karena kekuatan nya adalah mempercepat dan menghentikan waktu.


sesampainya di atap raissa membuka pembicaraan.


"emm... lau, nes.." kami menoleh pada Raissa


"kenapa Rai?" tanya ku


"emm... gak jadi deh" Raissa membatalkan apa yang ingin dikatakan nya


" aduh Rai jangan buat kami penasaran !!" Agnes kesal


"sebenarnya aku ini lagi jatuh cinta sama..." belum selesai Raissa bicara Agnes sesudah memotong kalimat raissa.


"astaga Raissa! kamu jangan lupa kalau kita punya misi dan misi kita tidak memungkinkan kita untuk mencintai siapapun"


"iya nes aku tau tapi mungkin ada cara lain agar kita tidak musnah meski misi kita selesai" Raissa berkata lagi.


"aku tidak tahu lagi intinya kita akan bicara kan masalah ini besok di atap sekolah saat lonceng istirahat, tidak perlu menunggu sampai 3 hari lagi" Agnes berkata tegas.


aku dan Raissa mengangguk setuju.


lonceng berbunyi tanda waktu istirahat sudah habis, kami turun secara terpisah.


ini merupakan pertengkaran pertama kami setelah 2 tahun berteman, kau harap besok kami sudah berbaikan.

__ADS_1


__ADS_2