Bintang

Bintang
Selamat tinggal Abimanyu


__ADS_3

Bintang dan Nabila masih duduk menunggu wali kelas yang akan membagikan surat pernyataan kelulusan, di kelas begitu ramai oleh anak anak yang mengobrol dan ada beberapa yang memainkan gitar.


Bintang dan Nabila hanya fokus dengan layar di handphone nya karena memang sedang bermain game.


''Bintang......tuh si hanoman ngajakin ketemu di kantin, ada yang mau di bicarakan katanya. ''


ucap Nabila saat membaca pesan yang di terima dari Abimanyu.


''Mau apalagi anak itu minta ketemu, aku takut ada mata mata dan melaporkan ke Kak Zie loh, saat ini hubungan aku kan lagi membaik Nabil. ''


keluh Bintang dan Nabila hanya tersenyum.


''Aku temenin kamu Bintang, jangan takut yah karena aku selalu membela kamu, tapi aku tuh lagi kesal sama kakak kamu tau. ''


ucap Nabila dan membuat Bintang mengerutkan keningnya.


''Kenapa dengan Kak Bagas?? ''


ucap Bintang dan Nabila langsung memberikan handphone nya pada Bintang yang berisi berpuluh puluh pesan dari Kakaknya untuk sahabatnya.


''Kak Bagas memalukan sekali sih dia, coba kamu hubungi nomernya biar aku yang bicara. ''


kesal Bintang dan Nabila langsung menekan nomer Bagas.


Dalam panggilan......


''Hallo jodoh.......''


''Kakak memalukan sekali sih merayu sahabat aku, awas ajah kalau Kakak macam macam. ''


''Loh....kenapa kamu yang bicara Deek?? mana Nabilanya?? ''


''Aku sengaja nelphone buat labrak kakak, jangan merayu sahabat aku yah karena aku sangat sayang sama Nabila dan gak rela dia jadi korban kakak selanjutnya, walaupu Kakak adalah Kakak aku tetap ajah aku gak mendukung kamu. ''


''Yaelah deek.....restuin dong, kan Kakak beneran dan serius ke Sahabat kamu. ''


''Mana ada kata serius dari playboy macam Kakak, awas ajah berani ganggu sahabat aku. ''


''Ishh....galaknya kamu ini. ''

__ADS_1


''Bodo amat. ''


Panggilan berakhir.......


''Nih handphone nya, Nabil ingat yah jangan kena bujukan rayu Kak Bagas, dia hanya ingin mempermainkan wanita sajah dan aku gak mau kamu jadi korban nya. ''


ucap Bintang dan Nabila mengangguk.


''Makasih karena kamu melindungi aku dan gak membela Kakak kamu Bintang. ''


ucap Nabila yang bahagia karena sahabatnya melindunginya.


''Kamu udah aku anggap seperti saudara Nabila, aku gak rela kamu di permainkan laki laki playboy, bukan hanya Kakak aku ajah tapi semua pria playboy. ''


ucap Bintang dan Nabila mengangguk.


Wali kelas masuk kedalam kelas dan semua murid langsung hening seketika, wali kelas mengumumkan beberapa pengumuman untuk acara perpisahan dan mengumumkan beberapa kegiatan akhir sekolah, setelah selesai semua di panggil satu satu maju kedepan untuk di berikan amplop yang berisi surat kelulusan.


Bintang mendapatkan nilai terbaik satu sekolah, bahkan nilainya semua di atas rata rata, tapi bagi Bintang semua biasa karena angan dan cita cita nya sudah terkubur rapat di saat dia di ikat oleh janji suci pernikahan.


''Ayo aku temani bertemu Si Hanoman sekarang, dia terus ajah neror ke nomer aku Bintang. ''


ucap Nabila saat wali kelas keluar dari kelas.


kesal Bintang sambil berjalan mendahului Nabila.


''Aishh....semangat sekali bertemu masa lalu, aku sampai di tinggal, Bintang.....tunggu. ''


ucap Nabila sambil berlari kecil mengikuti Bintang.


''Berisik Nabil.....malu sama adik kelas, teriak teriak seperti orang utan. ''


protes Bintang dan Nabila hanya mendelik sebal ke arah sahabatnya.


Bintang langsung duduk di hadapan Abimanyu dan seperti biasa, Nabila menemani di sampingnya.


Bintang hanya diam menunggu Abimanyu berbicara terlebih dahulu.


''Sebentar yah Bii, nunggu pesanan aku datang buat nemenin ngobrol. ''

__ADS_1


ucap Abimanyu dan Bintang mengangguk.


Ternyata di luar sekolah sangat ramai dengan kericuhan murid murid yang sedang mewarnai seragam, pihak sekolah mengijinkan asal di lingkungan sekolah dan gerbang pun terkunci sebelum acara pewarnaan selesai.


Bintang dan Nabila memang tidak tertarik dengan acara seperti itu karena baginya hanya membuat keributan sajah.


Makananpun datang dan Abimanyu langsung membantu menata di meja, Nabila langsung memakan makanannya karena Abimanyu memesan untuknya juga.


''Aku udah ikhlas Bii, kalau kamu memang telah di miliki orang lain dan semoga kamu bahagia dengan pernikahan kamu, angan angan dan cita cita kita dahulu akan tetap aku lanjutkan walaupun hanya sendiri tanpa kamu, maaf karena pertemuan terakhir membuat kamu marah ke aku Bii, semua karena aku masih belum bisa menerima nya tapi sekarang aku sudah menerimanya Bii, tolong buka semua blokiran kontak yang berhubungan denganku Bii, aku janji tidak akan pernah mengganggu kehidupan baru kamu, kita mengawali hubungan dengan baik baik dan aku berharap kita akhiri juga dengan baik baik, setidaknya bertemanlah denganku Bii.....''


ucap Abimanyu dengan nada lembutnya dan serius.


Bintang langsung terdiam sambil menatap ke arah Abimanyu yang sedang menatapnya, ada sedikit rasa bersalah di hati Bintang karena menutup semua akses Abimanyu.


''Terimakasih Abii dan maafkan semua salahku, semoga kamu sukses melanjutkan cita cita walaupun tanpa aku, aku akan membuka semua blokiran nya Abii.....berjanjilah untuk tetap semangat dan bukalah hati kamu untuk menerima wanita lain nantinya, jadikan aku kenangan indah di memori kehidupan kamu. ''


ucap Bintang dan tak terasa air matanya menetes begitu sajah.


Abimanyu tersenyum dan mengangguk, senyum yang sangat di sukai Bintang dan senyum yang membuat Bintang semangat belajar saat dulu menjalin kasih dengannya.


''Ini hadiah pernikahan untuk kamu dari aku Bii, terimalah dan pakailah karena ini hadiah kenangan terakhir untuk kamu, aku akan berangkat minggu depan Bii....''


ucap Abimanyu sambil menyodorkan sebuah kotak dan Bintang dengan ragu ragu menerimanya.


''Terimakasih hadiahnya. ''


ucap tulus Bintang dan membuat Abimanyu tersenyum mengangguk.


''Bii.....sungguh berat merelakan kamu tapi semua memang sudah garis takdir dari tuhan untuk jalan kita, semoga kita berjodoh di alam nanti yang kekal Bii, aku akan selalu menyimpan kamu dan kenangan kita di hati paling dalam, tersembunyi dan tidak akan pernah akan aku lupakan. ''


gumam Abimanyu dalam hatinya sambil menatap Bintang yang sedang memakan makanan di hadapannya.


''Selamat tinggal Abimanyu, sukses selalu dengan semua yang kamu tempuh, aku berdoa yang terbaik untuk kamu Abimanyu......''


gumam Bintang dalam hatinya sambil memakan makanan karena Bintang mengetahui kalau Abimanyu sedang menatap ke arahnya saat ini.


Sungguh indah kisah kasih Bintang dan Abimanyu, di awali dengan baik dan di akhiri dengan baik, walaupun tidak ada yang tahu akan kemana jalan nya nanti, namun takdir sang waktulah yang akan menjawab semua nya.


Kisah Cinta yang harus berakhir karena sebuah kesalahfahaman yang di untungkan untuk keluarga, namun sang takdir lah yang maha segala rencana.

__ADS_1


Angan angan Bintang dan Abimanyu dahulu yang akan melanjutkan study di sekolah luar negeri pun terpaksa hanya Abimanyu yang melanjutkan dan Bintang melanjutkan di tanah air karena Bintang memiliki status baru saat ini.


tbc


__ADS_2