Bintang

Bintang
Memalukan.....


__ADS_3

Kenzie langsung membalikkan tubuhnya saat mendengar deru nafas Bintang yang teratur dan menandakan Bintang sudah terlelap.


''Andai kamu mengerti Bintang, mungkin sekarang kita sedang melakukan itu dan aku akan sabar sampai kamu mengerti arti dari melayani permintaan hak suami ke kamu, mimpi indah istri bau kencur ku. ''


gumam Kenzie sambil mencium kening Bintang dan membawanya kedalam dekapannya.


Kebersamaan nya dengan Bintang saat setelah Sah menjadikan keharusan untuknya untuk menerima dengan ikhlas dan memulai membuka hati untuk mencintai Bintang dan entah sejak kapan Kenzie mulai memiliki rasa berbeda pada Bintang.


Tak butuh waktu lama Zie langsung terlelap dengan Bintang yang ada di dalam dekapannya seperti obat untuk membuatnya terlelap dengan nyenyak.


Pagi hari menjelang.......


Bintang lebih dulu terbangun dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena Bintang takut Kenzie terbangun duluan.


Bintang selesai dalam waktu lima belas menit dan keluar kamar mandi dalam keadaan segar dengan pakaian sudah menempel di tubuhnya.


Kenzie terbangun dan meminta air minum pada Bintang karena posisi air minum ada di meja belajar Bintang.


''Mau mandi sekarang kak?? ''


ucap Bintang saat memberikan gelas berisi air minum kepada Kenzie.


''Jam berapa memangnya sekarang?? ''


ucap Kenzie saat memberika gelas yang sudah kosong pada bIntang.


''Baru jam enam sih kak, kalau mau mandi nanti aku siapkan air hangat nya. ''


ucap Bintang sambil menyimpan gelas kembali di atas meja belajarnya.


''Gak usah biar Kakak sendiri yang siapkan, siapkan pakaian kantor ajah dan kamu bantu Mama buat nyiapin sarapan ajah yah. ''


jawab Kenzie dan BIntang mengangguk setuju.


Kenzie langsung menuju kamar mandi dan BIntang merapihkan ranjangnya terus menyiapkan pakaian kerja Kenzie, setelahnya langsung turun ke lantai satu untuk membantu Mamanya menyiapkan sarapan.


''Tumben pagi pagi udah turun dari kamar. ''


ucap Mama Shanum saat Bintang menghampirinya ke meja makan.


''Mama lupa yah kalau aku udah punya suami dan harus terbiasa dengan hal sekecil ini. ''


jawab BIntang sambil duduk dan meminum minuman yang di siapkan Mamanya.


''Kamu harusnya masih di kamar dan pastikan suami kamu bangun, terus siapkan air hangat nya untuk mandi, rapihkan tempat tidur terus siapkan pakaian dan tunggu sampai selesai mandi, terus bantu buat memakai pakaian nya, itu adalah hal kecil yang wajib di lakukan istri juga, baru keluar kamar kalau udah selesai dan siapkan sarapan. ''

__ADS_1


ucap Mama Shanum dan membuat bintang tersenyum kecut.


''Aku juga melakukan apa yang Mama sebutkan barusan tapi Kak Zie bilang suruh turun duluan dan bantuin Mama nyiapin sarapan. ''


ucap Bintang dan Mamanya tersenyum.


''Suami idaman sekali yah suami kamu. ''


ucap Mama Shanum.


''Oh iya ada yang mau aku tanyakan ke Mama. ''


ucap Zie yang mengingat obroilan semalam dengan Kenzie.


''Mau menanyakan apalagi Bintang?? ''


ucap Mama Shanum sambil duduk karena menata makanan sudah selesai.


''Mama bilang kalau Suami meminta hak nya kita harus mau dan melayaninya, maksudnya hak nya itu dalam hal apa Mama?? aku di suruh nanyain ke Mama atau ke BUnda kata Kak Zie. ''


ucap Bintang dan membuat Mama Shanum langsung tersenyum dan mengelus kepala putrinya.


''Maafkan Mama sayang karena kamu di paksa untuk menikah dan Mama gak bisa membela kamu, jadinya hal seperti ini ajah kamu gak mengerti dan Mama bahagia sekali karena kamu mendapatkan suami seperti Zie yang begitu menyayangi kamu dan tidak memanfaatkan keluguan kamu. ''


jawab Mama Shanum dan Bintang mengerutkan keningnya karena tidak mengerti arah pembicaraan yang di ucapkan Mamanya.


ucap Bintang dan Mama Shanum langsung tersenyum.


''Maksudnya adalah kalau Zie meminta hak dia sebagai suami ke kamu dan harus kamu kasih karena itu kewajiban kamu sebagai istri untuk memberikannya, kamu melayani lahiriah dan batin suami kamu sayang, kamu tau kan hubungan intim masalah ranjang suami istri dan itu namanya hak suami dan istri harus melayaninya karena kewajibannya. ''


ucap Mama Shanum dan membuat wajah BIntang langsung merah.


''Ahh.....Mama kenapa gak jelasin secara ditail sih memalukan tau karena semalam secara gak sengaja aku mengajak Kak Zie buat melakukan itu, Mama......bikin malu ajah deh, memalukan jadinya ini ma......''


ucap bintang dengan nada kesal bercampur malu sambil menutup wajahnya dan membuat Mama Shanum malah tertawa dengan tingkah putrinya.


''Ada apa ini....pagi pagi ko heboh. ''


ucap Bagas saat duduk di samping Mama nya.


''Ishh.....mister kepo datang, Mama jangan bilang bilang ke Kak Bagas. ''


ucap Bintang dan Bagas mengerutkan keningnya tak lama Bagas langsung tertawa.


''Tau ....tau.....Kakak juga. ''

__ADS_1


ucap Bagas sambil tertawa tawa.


''Ihh....Kakak tau apaan main tau tau ajah, awas kalau mengarang yah otaknya. ''


ucap bIntang dan bagas mengangkat bahunya tanda tidak mau tahu.


Kenzie ikut gabung untuk sarapan dengan setelan kerja yang rapih dan pakaian yang di siapkan tadi oleh bintanhg, Kenzie mengerutkan keningnya saat BIntang membuang tatapannya saat Kenzie menatapnya.


''Ada apalagi dengan anak ini?? aneh sekali. ''


gumam Kenzie dalam hatinya saat melihat Bintang seperti salting dan membuang mukanya.


Mama Shanum hanya tersenyum melihat Zie kebingungan dengan tingkah Bintang, sedangkan Bagas tetap fokus pada makanannya.


Setelah selesai sarapannya Bagas pamit terlebih dahulu karena ada meeting pagi sedangkan Zie masih anteng duduk di kursi.


''Bintang....kamu mau menginap lagi atau pulang ke rumah?? ''


ucap Kenzie saat selesai meminum minumannya.


''Pulang kayanya Kak palingan nanti siangan, kenapa memangnya?? ''


jawab Bintang.


''Kalau kamu pulang berarti Kakak pulang ke rumah Bunda dan gak ke rumah Mama Shanum. ''


jawab zie dan Bintang mengangguk.


Zie langsung pamit pada Mama Shanum, mencium tangan Mama Shanum dan Bintang mengantarkannya sampai ke depan.


''Hati hati Kak dan semangat kerjanya. ''


ucap Bintang saat setelah mencium tangan Zie dan membuat Zie mengerutkan keningnya karena Bintang terlihat tidak biasa.


''Ada apa sama kamu Bintang?? gak biasanya kamu seperti ini. ''


ucap Zie tiba tiba dan membuat Bintang langsung gelagapan menjawabnya.


''Kan emang memulai kehidupan baru dengan Kakak itu di mulai dari hal kecil juga kan, menyemangati suami kerja itu kan bagus biar suami lebih semangat. ''


jawab asal Bintang dan membuat Zie hanya mengangguk lalu masuk kedalam mobilnya.


Bintang bernafas lega karena Kenzie tidak memperpanjang lagi. ''Syukur laah Kak Zie gak nanya nanya lagi, harusnya kan aku biasa ajah jangan pake semangat semangat jadinya kan jadi pertanyaan akhirnya terus membuat aku kepojokan deh. ''


gumam Bintang sambil berjalan masuk kedalam rumahnya kembali untuk membantu Mama Shanum sekaligus bertanya kembali masalah hak dan kewajiban Istri juga suami.

__ADS_1


tbc.


__ADS_2