Bintang

Bintang
Romantis dan manis versi Zie......


__ADS_3

Bintang keluar dari kamar mandi dan melihat ranjang sudah rapih lalu tersenyum senang karena pasti suaminya yang merapihkannya.


''Suami idaman banget Kak Zie ini. ''


ucap Bintang sambil tersenyum dan keluar dari ruang pribadi Zie.


Zie mengalihkan pandangannya saat Bintang membuka pintu ruangan pribadinya, lalu meminta Bintang menunggu dengan isyarat tangannya karena Zie sedang menutup komputernya.


Bintang langsung duduk dan memainkan handphone nya sambil menunggu Zie yang masih terlihat sibuk, beberapa menit kemudian Zie selesai dengan pekerjaannya dan menghampiri Bintang.


''Kita makan malam dulu yah sebelum pulang ke rumah, mau kan?? ''


ucap Zie saat menghampiri Bintang.


''Boleh banget Kak, aku juga udah laper banget soalnya tapi makan di pecel lele tenda pinggir jalan yah. ''


ucap Bintang dan Zie langsung menggelengkan kepalanya.


''Gak bisa sayang, Kakak udah pesan tempat untuk kita makan dan gak ada penolakan, nanti lagi ajah kita makan di tempat maunya kamu. ''


tolak Zie dan Bintang pun menyetujuinya.


Zie langsung mengajak Bintang untuk menuju restoran karena mobil sudah siap di pintu utama lobi perusahaan, Bintang hanya berjalan di samping Zie tanpa mau menggandeng karena memang Zie sedang cuek dan fokus dengan handphone nya.


''Kembali ke masa lajang dia kayanya, ada istri tapi di anggap orang lain. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil berjalan cepat menuju mobil yang sudah terlihat.


Zie mengerutkan keningnya karena melihat Bintang yang berjalan mendahuluinya langsung masuk kedalam mobil.


''Kenapa lagi anak itu?? ''


ucap Zie saat melihat tingkah istrinya.


Zie mengangguk saat keamanan menyapanya dan langsung masuk kedalam mobil menyusun Bintang yang sudah duduk manis di kursi samping kemudi.


''Ada apa sama kamu Bintang?? kenapa tiba jalan cepat barusan?? dan langsung masuk kedalam mobil gak barengan sama Kakak. ''


ucap Zie saat duduk di samping Bintang.


''Habisnya Kakak sibuk sama handphone dan gak sadar ada aku di samping Kakak. ''


ucap Bintang dan membuat Zie mengerutkan keningnya.


''Emangnya harus gimana kalau jalan berdua sama kamu beriringan?? lagian Kakak juga kan lagi ngebales pesan dari Bagas dulu. ''


ucap Zie sambil memulai mengemudikan mobil menuju restoran.


''Kak Zie maa gak tau gimana bersikap manis buat wanita, aku di anggap Bintang yang dulu ajah bukan Bintang istri Kakak. ''


ucap Bintang dan Zie tersenyum.

__ADS_1


''Ohh....Kakak ngerti sekarang, kamu mau di perlakukan manis sama suami kamu?? ''


ucap Zie dan Bintang hanya diam tanpa menjawab ucapan Zie.


''Bintang jawab dong, benar kan?? ''


ucap Zie kembali karena Bintang hanya diam tanpa menjawab ucapannya.


''Terserah Kak Zie ajah, aku gak mau komentar lagi masalah itu, percuma karena emang karakter Kakak udah gini kan dari lahirnya. ''


jawab Bintang yang memang mengerti dengan karakter Zie yang dingin.


''Oke deh siap, Kakak akan bersikap romantis dan manis versi Kakak sendiri tanpa paksaan ataupun di buat buat. ''


ucap Zie dan Bintang hanya melirik Zie lalu kembali menatap jalanan malam di sampingnya.


Beberapa menit kemudian mobil sampai di restoran dan Zie langsung memparkirkan mobilnya, Zie langsung keluar mobil dan membuka kan pintu mobil untuk Bintang.


Bintang saat ini yang mengerutkan keningnya karena tidak mengerti dengan sikap Zie yang tiba tiba romantis bahkan senyum saat membuka pintu mobilnya menatap ke arah Bintang.


''Oh ya ampun.....jadi ini maksudnya romantis dan manis versi Kak Zie, ko geli yah jadinya. ''


gumam Bintang yang bergedik dengan sikap Zie.


''Ada apa Bintang?? ''


ucap Zie dan Bintang menggelengkan kepalanya.


Bintang langsung duduk dan tak lama pelayan datang membawakan buku menu untuk meja Bintang dan Zie, Bintang langsung semangat memesan makanan kesukaannya juga minumannya juga, Zie seperti biasa hanya menggelengkan kepalanya melihat antusias Bintang yang memang selalu seperti ini saat di bawa ke restoran yang menyediakan makanan kesukaannya.


''Kak Zie.....boleh aku bicara sesuatu ke Kakak?? ''


ucap Bintang saat pelayan selesai mencatat makanan pesanannya.


''Mau bicara apa Bintang?? kan dari tadi juga kamu bicara terus loh. ''


ucap Zie dan membuat Bintang mendelik sebal.


''Bisa gak Kakak biasa lagi jangan bersikap seperti barusan lagi ke aku, kesannya seperti di buat buat bikin aku geli, biarin ajah natural Kak dan biar aku ajah yang romantis sama Kakak. ''


protes Bintang dan Zie langsung tersenyum lalu mengangguk.


Beberapa saat kemudian pelayan membawakan makanan pesanan Zie dan Bintang lalu menatanya di meja, Bintang langsung memakan makanannya saat pelayan sudah meninggalkan meja nya.


''Pelan pelan Bintang, gak ada yang akan ambil makanan kamu juga kan, nanti malah kesedak kamunya loh. ''


ucap Zie memperingati Bintang yang terlihat memakan makanan nya dengan cepat.


Makan malam yang begitu membuat Bintang bahagia karena Zie sesekali memberikan suapan makanan untuknya bahkan Zie terlihat natural tanpa di buat buat.


''Besok ada acara sekolah lagi gak?? ''

__ADS_1


ucap Zie saat setelah menyelesaikan makannya.


''Gak ada palingan nanti setelah pengumuman kelulusan ajah Kak, kenapa emang?? '' jawab Bintang.


''Takut ajah kamu ketemu mantan dan bersemi kembali cintanya. ''


ucap Zie dan Bintang langsung mendelik sebal.


''Makanya percaya jangan berprasangka buruk, walaupun awalnya pernikahan ini terpaksa tapi aku mulai menerimanya Kak Zie. ''


Jujur Bintang dan Zie langsung tersenyum.


Zie langsung mengajak Bintang untuk pulang setelah membayar tagihannya, karena Bunda nya terus menanyakan Bintang.


Selama di perjalanan Bintang sibuk dengan jalanan di luar dan Zie hanya bisa tersenyum sesekali mengelus kepala Kepala Bintang yang terlihat asik dengan jalanan di luar mobil.


Sepuluh menit kemudian mobil sampai di kediaman Bunda Dewi, Bintang langsung turun dan masuk ke dalam rumah sambil mengucap salam.


''Kamu bikin Bunda khawatir ajah sayang, Zie gak nakalin kamu kan?? ''


ucap Bunda Dewi saat Bintang mencium tangannya.


''Emang Zie orang jahat yah sampai nakalin istri sendiri, Bunda aneh. ''


protes Zie yang tidak terima dengan tuduhan Bundanya.


Setelah mencium tangan Bundanya, Zie langsung pamit menuju kamarnya karena tubuhnya terasa lengket, sedangkan Bintang masih duduk dengan Bunda Dewi.


''Ayah mana Bunda?? ''


ucap Bintang saat tidak melihat ayah mertuanya.


''Ayah lagi di ruang kerja, kamu darimana ajah hari ini sampai malam gini pulangnya?? ''


''Habis dari sekolah gak sengaja ketemu Kak Zie dan ikut nemenin di kantornya sambil mengerjakan formulir pendaftaran yang Bunda kasih. ''


''Kamu setuju kan kuliah d kampus yang Bunda kelola?? teman kamu juga sekalian ajakin yah. ''


''Mau banget Bunda dan teman aku juga setuju. ''


''Syukur lah Bunda senang dengernya, udah sana istirahat bersih bersih dan besok jangan kesiangan untuk sarapan, semoga kamu cepat kasih Bunda cucu yah sayang. ''


''Bunda maa bikin malu ajah, lagian emang gampang yah kasih Bunda cucu. ''


''Di buat gampang ajah sayang. ''


''Udah ahh.....Aku mau ke kamar dan Bunda juga istirahat jangan begadang yah. ''


Pamit Bintang yang mengakhiri percakapannya karena malu dengan ucapan Bunda Dewi.


tbc.....

__ADS_1


__ADS_2