Bintang

Bintang
Kekesalan Kenzie......


__ADS_3

Sore hari tiba di kediaman Mama Shanum......


Bagas dan Kenzie datang bersamaan dan langsung masuk kedalam rumah, Mama Shanum tersenyum melihat menantu dan putranya.


''Kalian kenapa bisa bersama sama datangnya?? ''


ucap Mama Shanum saat Bagas dan Kenzie mencium tangannya.


''Kebetulan ajah Mama kita barengan ketemu di halaman depan. ''


jawab Bagas dan Kenzie mendelik ke arah sahabat sekaligus kakak iparnya.


''Bintang mana Mama?? ''


ucap Kenzie dan membuat Bagas tertawa mengejek sambil berjalan menuju kamarnya.


''Udah jangan hiraukan dia Zie, Bintang di kamarnya dan sana kamu bersih bersih dan kita makan bersama sama yah, pakaian kamu tersedia di lemari di kamar Bintang ko. ''


jawab Mama Shanum saat Zie terlihat kesal dengan ledekan Bagas.


Zie mengangguk dan langsung menuju kamar Bintang, Zie sudah sangat hafal dengan kamar Bintang karena memang sering main ke rumah dan sudah terbiasa juga.


Zie mengetuk pintu namun tidak ada sautan dari Bintang dan Zie langsung masuk kedalam kamar Bintang yang bernuansa merah muda ceria.


''Bintang lagi mandi ternyata. ''


gumam Zie saat mendengar gemercik air dan langsung menuju sofa untuk melepaskan sepatunya.


Bintang keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap dan rambut yang di gulung dengan handuk, Bintang tersentak saat melihat ada Kenzie di dalam kamarnya.


''Kenapa Bintang?? ''


ucap Kenzie saat melihat Bintang terdiam menatapnya.


''Perasaan pintu aku kunci deh Kak, kenapa Kakak bisa masuk yah?? ''


jawab Bintang dan membuat Kenzie langsung menghembuskan nafasnya.


''Perasaan itu jauh dari kenyataan Bintang, siapkan pakaian ganti yah, Kakak mau mandi dan fikirkan ajah perasaan kamu. ''


ucap Kenzie yang langsung masuk kedalam kamar mandi.


Bintang yang sudah mengetahui ada pakaian Kenzie di lemarinya pun langsung menyiapkannya dan menyimpan di sisi ranjangnya.


Bintang mengambil sepatu Kenzie dan menyimpan di rak sepatu yang ada di dalam kamar Bintang.


Beberapa menit kemudian Kenzi keluar dari kamar mandi dan langsung mengambil pakaian yang di siapkan Bintang, Kenzie acuh memakai satu persatu pakaian di hadapan Bintang namun tidak dengan Bintang, dia langsung salah tingkah dan terdiam di sofa.


''Ayo kita turun Bintang, Mama sama Bagas pasti sudah menunggu kita. ''


ucap Kenzie yang telah selesai memakai pakaiannya dan langsung keluar dari kamar setelah mengajak Bintang.

__ADS_1


Kenzie duluan sampai ke lantai bawah dan membiarkan Bintang yang masih di kamar nya, Kenzie langsung gabung di meja makan.


''Bintang belum bangun tidur memangnya?? ''


ucap Mama Shanum saat Kenzie duduk di kursi meja makan sendiri tanpa Bintang.


''Bintang masih siap siap Mama, sebentar lagi juga turun. ''


jawab Kenzie dan Mama Shanum mengangguk lalu menata makanan di meja makan.


''Kebiasaan anak itu selalu paling terakhir kalau urusan kumpul makan. ''


ucap Bagas sambil menggelengkan kepalanya.


''Terus ajah jelekin aku Kak, sampai bosan. ''


ucap Bintang yang kesal mendengar ucapan Kakak nya.


''Bukan jelekin Deek, emang fakta kan. ''


ucap Bagas dan membuat Bintang mendelik sebal.


''Udah jangan ribut, lebih baik kita makan ajah sekarang mumpung masih hangat makanannya. ''


ucap Mama Shanum menengahi perdebatan kedua anaknya.


Kenzie hanya diam dan langsung menyiapkan makanannya sendiri karena merasa tidak berminat untuk ikut berdebat.


Semua langsung fokus dengan makanannya dan tidak ada obrolan karena Kenzie fokus makan tanpa mau mengobrol, beberapa menit kemudian makan pun selesai dan Bagas mengajak Kenzie untuk bermain game di ruang keluarga seperti biasa.


cibir Bintang saat Kakak dan suaminya membenarkan alat alat game nya.


''Sirik ajah dari pada kerja di depan komputer pulang dari kantor, mendingan main game biar otak gak sengklek. ''


ucap Bagas dan membuat Bintang mendelik sebal.


''Kalau kamu mau ayo ikutan main game. ''


ajak Kenzie dan Bintang menggelengkan kepalanya.


''Mendingan tidur. ''


tolak Bintang dan langsung menuju kamarnya.


Mama Shanum hanya tersenyum dengan perdebatan kedua anaknya dan langsung menghampiri Bagas juga Kenzie dengan membawa cemilan untuk menemani bermain game.


''Kamu kan tau kalau Bintang anti dalam game, ini cemilannya dan Mama mau istirahat yah. ''


ucap Mama Shanum sambil menyimpan makanan di hadapan yang sedang main game.


''Kamu sama Bintang udah menyatu belum Zie?? ''

__ADS_1


ucap Bagas tiba tiba saat Mama Shanum sudah meninggalkan ruangan keluarga.


''Menyatu apa maksud kamu Bagas?? aku sama Bintang emang udah bersatu menikah. ''


jawab Zie dengan entengnya dan tidak mengerti arah pertanyaan dari Bagas.


''Ishh....kamu ini, menyatu membuat keponakan untuk aku sama penerus untuk keluarga kamu Zie. ''


ucap Bagas dan membuat Kenzie langsung menyonor kepala kakak iparnya itu.


''Otak kamu sengklek sekali Bagas, Bintang itu adik kandung kamu loh tapi kamu malah berharap hal semacam itu, ingat yah aku belum mau menyentuh Bintang karena dia masih bau kencur. ''


ucap kesal Kenzie sambil melototkan matanya setelah menyonor kepala kakak iparnya.


''Hahahaa.....alasan gak masuk akal, Zie lebih baik kamu merasakan deh bagaimana rasanya menyatu, pokonya sangat tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata. ''


ucap Bagas dengan penuh penghayatan bahkan kemistrinya yang begitu menggelikan bagi Kenzie.


''Kamu berdosa Gas, melakukan begitu tanpa ikatan halal suami istri, di laknat baru tau rasa. ''


jawab Kenzie sambil memukul sahabatnya dengan bantal sofa dan membuat Bagas tertawa tawa.


''Makanya sana cobain kan kamu udah halal dan aku dukung kamu Zie. ''


ucap Bagas kembali dan membuat Zie mendelik.


''Tau ahh....kamu ini sangat meresahkan Bagas. ''


jawab Zie sambil meninggalkan sahabatnya dan langsung menuju kamar Bintang karena malas dengan ocehan sahabat nya.


''Zie....mau kemana kamu?? ''


teriak Bagas saat Kenzie berjalan menuju tangga.


''Mau praktek merasakan penyatuan, puas ....''


Bentak Kenzie sambil berjalan cepat menuju kamar Bintang dan Bagas semakin tertawa tawa.


Bagas melanjutkan bermain game sendiri tanpa Zie karena baginya memanas manasi Zie yang dingin sangat berguna.


Zie langsung masuk kedalam kamar dan membuat Bintang terlonjak kaget karena membuka pintu dengan suara keras.


''Ada apa lagi sih tadi tertawa tawa terdengarnya dan sekarang marah marah tanpa sebab, dasar labil....''


gumam Bintang sambil kembali melanjutkan pencarian universitas di komputernya.


Zie langsung menuju kamar mandi untuk bersih bersih dan mengganti pakaiannya dengan celana pendek lalu melepas kaos atasannya karena seperti biasa Zie tidur tanpa memakai baju atasan.


Zie yang baru menyadari ada Bintang di dalam kamarnya pun langsung tersentak dan mengusap wajahnya.


''Ya ampun....ini kan kamar Bintang dan kenapa aku gak sadar sih. ''

__ADS_1


gumam Zie dalam hatinya saat keluar kamar mandi dan melihat punggung Bintang yang sedang duduk kursi meja belajar nya.


tbc.....


__ADS_2