
Lima hari berlalu......
Pagi ini Bintang sedang sarapan berdua dengan Kenzie karena kedua mertuanya sedang keluar kota, Bintang Fokus dengan buku di tangannya sedangkan Kenzie fokus dengan makanannya.
''Bintang.....kamu sudah ada pilihan untuk Universitas yang akan menjadi tempat kamu melanjutkan study selanjutnya?? ''
ucap Kenzie yang memecahkan keheningan.
''Sudah ada sih rekomendasi dari sekolah Kak, tapi nanti setelah ujian selesai baru deh aku nyari lagi yang pas dengan apa yang aku tuju. ''
jawab Bintang dan Kenzie menganggukan kepalanya.
''Ayo siap siap sekarang karena Kakak yang antarkan kamu ke sekolah. ''
ucap Kenzie sambil beranjak dan membuat Bintang mengerutkan keningnya karena biasanya suaminya itu acuh tak pernah menawarkan untuk mengantarkan Bintang ke sekolah.
''Bodo amat lah yang penting sampai di sekolah tepat waktu karena hari ini kan terakhir ujian nasional. ''
gumam Bintang dalam hatinya sambil beranjak menyusul suaminya yang lebih dulu menuju mobil.
Bintang langsung masuk kedalam mobil karena pintu mobil sudah terbuka dan pasti suaminya yang membukakan untuknya.
''Pakai sabuknya Bintang....''
ucap Kenzie sambil memulai mengemudikan mobilnya.
Bintang patuh dan langsung memakai sabuk pengamannya, sepanjang perjalanan Bintang sibuk membaca pelajaran yang akan di ujiankan sedangkan Kenzie sibuk dengan kemudinya.
Beberapa menit kemudian mobil sampai di area sekolah dan Bintang langsung bersiap untuk turun dari mobil, ternyata Abimanyu sudah menunggunya di gerbang utama dan membuat Bintang terdiam.
''Aku masuk ke sekolah dulu yah Kak. ''
ucap Bintang sambil mencium tangan suaminya dan membuat suaminya langsung terdiam dengan perlakuan Bintang.
Kenzie tidak langsung pergi dia memperhatikan Bintang yang berjalan mendekat ke arah laki laki dan membuat Kenzie mengerutkan keningnya karena laki laki itu terlihat mengelus kepala Bintang.
''Anak itu ternyata belum memutuskan pacarnya, aku udah bilang suruh putuskan. ''
ucap kesal Kenzie sambil melajukan mobilnya kembali menuju perusahaannya.
Kenzie melajukan mobilnya sedikit santai menuju perusahaan karena pagi ini dia tidak ada jadwal meeting pagi dan membuatnya sedikit santai.
__ADS_1
Kenzie mengeluarkan handphone nya lalu mengirim pesan pada Bintang.
💬 Bintang.......Kakak harap kamu secepatnya putuskan laki laki itu dan hargai kakak sebagai suami kamu.
Pesan terkirim namun bIntang belum membacanya atau pun membalas pesan dari Kenzie.
Di sekolah Bintang saat ini.....
Bintang memasuki kelasnya dan langsung menyiapkan semua alat tulis yang akan di gunakannya untuk mengerjakan soal ujian trakhirnya.
Nabila hari ini terlihat murung dari biasanya dan membuat Bintang mengerutkan keningnya sambil bertanya tanya ada apa dengan sahabat cerewetnya saat ini yang menjadi pendiam.
Bintang mengurungkan niatnya saat akan menghampiri Nabila karena bel pertanda waktu ujian sudah berbunyi dan Bintang memutuskan untuk nanti saat selesai ujian akan menghampiri Nabila.
Seperti hari hari lalu, Bintang mengerjakan pekerjaannya dengan cepat dan selesai sebelum waktunya, bahkan Bintang sudah dua kali memeriksa kembali lembar jawabannya.
Bel berbunyi dan pengawas meminta murid mengumpulkan lembar soalnya, Bintang terus menatap sahabatnya yang begitu murung saat ini.
Saat Nabila akan keluar dari kelas, Bintang langsung mencekal tangan Nabila dan membuat Nabila terdiam.
''Kamu kenapa Nabil?? cerita dong sama aku karena gak biasanya kamu jadi pendiam gini Nabil. ''
ucap Bintang dan membuat Nabila langsung menunduk sambil meneteskan air matanya.
ucap Bintang kembali karena melihat Nabila hanya menunduk dan menangis.
Bintang langsung menggandeng lengan Sahabatnya dan langsung menuju keluar gerbang, ternyata Kenzie sudah menunggunya karena bIntang mengetahui mobil yang di gunakan Kenzie.
''Nabil kamu kabarin supir suruh jangan jemput yah biar aku yang antarkan kamu. ''
ucap BIntang saat melihat suaminya keluar dari mobil dan mengisyaratkan untuk segera masuk.
Nabila mengiyakannya dan langsung mengirim pesan kepada supir yang biasa menjemputnya, Bintang langsung membawa Nabila masuk kedalam mobil Kenzie dan Kenzie langsung menatap tajam ke arah Bintang.
''Jalan dulu kak jangan nanya dulu nanti aku kasih tau dan maaf aku ikut duduk di belakang. ''
ucap Bintang yang mengetahui kalau suaminya terlihat kesal dan meminta penjelasan.
Kenzie langsung mengendarai mobilnya menuju arah rumah dan Bintang di belakang sibuk menenangkan sahabatnya.
''Aku yakin ini kasus cinta monyet deh, anak jaman sekarang pacaran terus yang di urusin. ''
__ADS_1
gumam Kenzie dalam hatinya yang menebak apa yang terjadi pada wanita yang sedang di tenangkan oleh BIntang.
Beberapa menit kemudian mobil sampai di kediaman Bunda Dewi dan membuat Bintang langsung terdiam, melihat Nabila yang masih menangis Bintang langsung membawa Nabila untuk turun dan setelahnya menghampiri suaminya yang ada di dalam mobil.
''Kak Zie maafin aku yah dan makasih udah jemput terus anterin aku pulang, dia sahabat aku dan gak tau kenapa nangis gitu karena belum mau bercerita. ''
ucap Bintang dan Kenzie menghembuskan nafasnya.
''Jangan terlalu mengurusi urusan orang lain bIntang dan pastikan teman kamu berhenti menangis nya karena putus cinta itu bukan untuk di tangisi, kakak berangkat ke kantor lagi dan hati hati di rumah. ''
ucap kenzie sambil mengemudikan mobilnya dan tidak mendengarkan jawaban dari Bintang.
Nabila mengedarkan pandangannya dan melihat sekitarnya terasa asing, Nabila melihat Bintang sedang mematung melihat mobil yang barusan mengantarkannya.
''Bintang.....ini rumah siapa?? ''
ucap Nabila tiba tiba dan membuat Bintang tersentak.
''Akhirnya kamu buka suara Nabil, aku bahagia mendengarnya. ''
jawab Bintang dengan nada senangnya dan membuat Nabila menghembuskan nafasnya.
Bintang langsung menggandeng sahabatnya untuk masuk kedalam rumah BUnda Dewi dan Nabila hanya menurut tanpa bertanya kembali.
''Duduk dulu yah aku mau buatkan kamu minum sama menyiapkan cemilan juga. ''
ucap Bintang dan Nabila hanya mengangguk patuh.
Nabila mengedarkan pandangannya ke seisi rumah saat ini dan langsung beranjak karena melihat sebuah bingkai yang begitu membuatnya penasaran.
Nabila menutup mulutnya karena kaget melihat siapa yang ada di foto, Bintang di himpit orang tuanya dengan seorang laki laki yang tadi mengantarkannya dan yang membuat Nabila kaget itu adalah pakaian yang di gunakan Bintang.
''Apa aku gak salah lihatkan, ini beneran BIntang dengan kebaya pengantin, apa Bintang sudah menikah dan kapan menikahnya?? ''
ucap Nabila sambil terus bertanya tanya ada apa dengan sahabatnya bahkan Nabila melupakan masalah yang membuatnya menangis.
''Seperti yang kamu lihat Nabil, itu adalah foto pernikahan aku dengan kak Kenzie yang tadi menjemput kita di sekolah dan membawa kita ke rumah ini, itu gak penting karena yang paling penting saat ini adalah, kenapa kamu menangis dan terlihat murung Nabil?? ada apa sebenarnya?? ''
ucap Bintang yang tiba tiba menghampiri sahabatnya dan menjawab penasaran sahabatnya karena Bintang mendegar ucapan yang keluar dari mulut sahabatnya.
tbc........
__ADS_1
''