Bintang

Bintang
Ciuman pertama......


__ADS_3

Setelah makan siang selesai Kenzie mengantarkan Bintang dan sahabatnya ke rumah Kenzie, setelahnya langsung menuju perusahaan karena akan meeting di kantor Bagas.


Bintang langsung mengajak Nabila ke halaman belakang untuk bersantai, pelayan langsung menyiapak minuman juga cemilan sesuai permintaan Bintang.


''Nabil....kamu baik baik ajah kan?? ''


ucap Bintang saat sahabatnya hanya diam selepas makan siang.


''Aku cuma gak nyangka ajah kalau dia berani sekali selingkuh dan alasannya karena aku masih belum dewasa dan masih ke kanak kanakan. ''


ucap Nabila dengan nada sendunya.


''Bukan kamu kekanak kanakan, emang laki lakinya ajah mata keranjang Nabil, kalau kamu kekanak kakanakan gak mugkin mau pacaran sama dia kan?? intinya dia bukan laki laki yang tepat untuk kamu Nabil, pasti kamu akan mendapatkan pengganti yang lebih dari guru TU itu. ''


ucap Bintang dan Nabila mengangguk tersenyum.


''Kamu sama Kak Zie serasi banget Bintang, kalau sama si hanoman kamu gak serasi deh. ''


ucap Nabila dan membuat Bintang melototkan matanya.


''Ishh....kamu kan emang suka sama cowo yang dewasa makanya kamu bilang aku cocok. ''


protes Bintang dan Nabila hanya tertawa.


''Kak Bagas tadi itu nyata atau sandiwara yah Bintang?? natural banget loh dia tadi membantu aku. ''


ucap polos Nabila dan membuat Bintang menghembuskan nafasnya.


''Nabil.....aku peringatkan jangan mau di modusin sama kakak aku, walaupun dia adalah kakak kandungku tapi aku gak mau kalau kamu kepincut sama playboy macam dia, kamu sahabtku Nabil dan aku gak mau nantinya kamu hanya jadi mainan Kak Bagas seperti wanita wanita korban dia. ''


ucap Bintang dan Nabila mengangguk.


''Kamu memang sahabat baikku Bintang, aku sayang sama kamu Bintang. ''


ucap Nabila dan membuat Bintang tersenyum.


''Ayo lanjutkan makannya dan kita mulai mencari universitas yang pas untuk pendidikan kita selanjutnya Nabil. ''


ucap semangat Bintan dan Nabila pun tak kalah semangatnya.


Tepat pukul lima sore Nabila pamit dan di antarkan oleh supir keluarga Kenzie, Bintang langsung segera bersih bersih karena takut Kenzie datang dari kantor.


Benar dugaan Bintang, tak lama Bintang selesai mandi Kenzie datang, Bintang tersenyum saat Kenzie membuka pintu kamar nya.


''Mau langsung mandi atau istirahat dulu Kak?? ''


ucap Bintang saat Kenzie masuk kedalam kamar dan duduk di sofa.

__ADS_1


''Maunya kamu apa?? ''


jawab Kenzie sambil duduk dan melepaskan sepatunya.


Bintang mengerutkan keningnya dan langsung mengambilkan sandal ganti untuk di pakai Kenzie.


''Aku kan nanya kenapa malah balik nanya?? kalau mau mandi mau di siapkan air nya Kak. ''


ucap Bintang sambil menyimpan sendal dan membawa sepatu Kenzie.


''Mau dieum dulu sebentar Bintang, sini duduk ada yang mau Kakak bicarakan. ''


ucap Kenzie sambil menepuk sofa kosong di sampingnya.


Bintang langsung menghampiri setelah menyimpan sepatu Kenzie dan duduk di samping Kenzie.


''Mau bicara apa Kak?? awas ajah kalau gak penting yah bicaranya. ''


ucap Bintang dan membuat Kenzie tersenyum.


Kenzie yang gemas langsung reflek mengecup bibir Bintang, seketika Bintang langsung mematung dan diam.


''Kakak senang karena kamu mulai ceria lagi dan gak banyak diam kaya awal awal kita menikah Bintang. ''


ucap Kenzie sambil mengelus pipi Bintang yang terdiam karena ulahnya.


protes Bintang dan membuat Kenzie tertawa.


''Aku jadi merinding karena akhir akhir ini Kakak sering tertawa dan tersenyum, padahal dulu jarang sekali kecuali sedang sama Kak Bagas. ''


ucap kembali Bintang yang merasa heran dengan sikap Kenzie sekarang.


''Kamu cerewet banget, kakak jadi lupa deh mau bicara penting sama kamu. ''


ucap Kenzie dan Bintang langsung mendelik sebal.


''Aku bukan cerewet tapi kakak kenapa cium aku gak bilang bilang, kan jadinya kaget. ''


protes Bintang dan Kenzie langsung tersenyum.


Kenzie langsung mencium Bintang dan menekan kepala Bintang saat Bintang ingin melepaskannya, ini adalah ciuman pertama untuk Kenzie dan Bintang pun pasrah menerimanya.


''Ini namanya ciuman Bintang kalau tadi namanya kecupan. ''


ucap Kenzie sambil mengusap bibir Bintang yang basah.


''Kenapa dieum ajah??, mau lagi atau kamu masih kaget ajah dengan ciumannya. ''

__ADS_1


ucap Kenzie kembali karena Bintang hanya diam.


Bintang yang malu langsung bersembunyi di dada Kenzie, membuat Kenzie tersenyum lalu memeluk Bintang.


''Kamu kuliah di Universitas yang di bawah naungan Bunda ajah, ajak sahabat kamu juga karena semua sudah di siapkan sama Kakak. ''


ucap Kenzie dan Bintang langsung menengadah menatap wajah Kenzie.


Kenzie kembali mengecup bibir Bintang dan membuat Bintang langsung memanyunkan bibirnya.


''Oke deh kalau udah di siapkan semuanya, Nabila kan kemana aku memilih pasti akan ikutan juga dan emangnya Bunda ngijinin aku kuliah di Universitas nya kak?? ''


Jawab Bintang sambil melepaskan pelukannya lalu duduk menatap suaminya.


''Bukan ngijinin lagi kan emang keinginan Bunda sama Mama Shanum, semua akan aman dan kamu akan di perlakukan sama disana, tinggal tanyakan sahabat kamu ajah mau gak nya, kalau sudah deel nanti kita lihat lihat kampusnya, Kakak yang akan antarkan kamu sama Bunda juga. ''


ucap Kenzie dan Bintang mengangguk.


Kenzie langsung beranjak dan menuju kamar mandi sedangkan Bintang masih diam dan duduk di sofa sambil merenung dengan tindakan Kenzie barusan.


''Kenapa Kak Zie jadi agresif yah, apa orang pendiam itu benar benar garang kalau masalah menjurus keintiman. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil terdiam dan meraba bibirnya.


''Lebih baik aku siapkan pakaian untuk Kak Zie deh, keburu dia selesai mandi kan bahaya. ''


ucap Bintang dan langsung beranjak menuju ruang ganti menyiapkan pakaian ganti untuk Kenzie.


Bintang memilihkan pakaian santai rumahan untuk Kenzie karena memang pakaian Kenzie sudah tersedia berbagai macam.


Kenzie selesai membersihkan tubuhnya dan langsung menghampiri Bintang untuk mengambil pakaiannya, Kenzie hanya menggelengkan kepalanya saat melihat Bintang yang memewah wajahnya karena melihat tubuh polos Kenzie saat ini.


''Kamu udah menanyakan sama Bunda tentang tugas kamu secara ditailnya sebagai istri?? ''


ucap Kenzie yang sudah selesai memakai pakaiannya lalu menyisir rambutnya.


''Udah lah dan aku kaya orang bodoh tau, menawarkan tapi gak mengerti makanya, memalukan jadinya. ''


ucap Bintang dan membuat Zie kembali tersenyum lalu mengajak Bintang untuk menuju lantai satu karena Kenzie merasakan lapar di perutnya.


Bintang menurut dan langsung menggandeng lengan Kenzie, Bintang melototkan matanya saat melihat kedatangan Bunda Dewi dan langsung melepaskan gandengan pada Kenzie.


Bintang langsung berlari kecil menghampiri Bunda Dewi dan langsung memeluk Bunda Dewi dengan erat.


Kenzie hanya menggelengkan kepalanya dengan tingkah istri nya saat ini.


tbc......

__ADS_1


__ADS_2