Bintang

Bintang
Membuat malu......


__ADS_3

Bintang dan Zie langsung gabung sarapan dengan Ayah juga Bunda, Bintang seperti biasa menyiapkan makanan untuk Zie dan membuat kedua mertuanya tersenyum melihat tingkah Bintang.


Makan pun di mulai tanpa obrolan karena semua sibuk dengan makanan yang ada di piringnya, Bintang yang biasanya heboh di meja makan kalau dengan keluarganya, mendadak ikut diam karena keluarga Zie tidak ada obrolan di meja makan.


Setelah sarapan selesai, Zie langsung pamit di ikuti Ayah Anggara yang ikut pamit menuju kantor, Bintang tersenyum sambil menatap kepergian mobil yang di kendarai oleh Zie.


''Ayo masuk sayang, kenapa malah melamun di depan teras?? ''


ucap Bunda Dewi yang menghampiri Bintang saat terlihat melamun di depan pintu.


''Iya Bunda, aku cuma melihat kepergian Kak Zie ajah ko. ''


jawab Bintang sambil masuk kedalam rumah dan menutup pintunya.


''Bintang.......Bunda bahagia sekali melihat kamu dan Zie sudah saling menerima bahkan lebih kan sayang?? semoga selamanya kamu tetap langgeng dan bahagia dengan Zie. ''


ucap BUnda Dewi saat Bintang duduk di sampingnya.


''Makasih Bunda dan aku juga bahagia hidup dengan Kak Zie walaupun baru sebentar tapi aku melihat sosok lain dalam diri Kak Zie, Kak Zie memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan rasa dan bertindak romantis ke aku Bunda, makasih karena Bunda melahirkan laki laki sebaik dan setampan Kak Zie. ''


ucap Bintag dan Bunda Dewi langsung memeluk Bintang.


''Bunda yang berterima kasih karena kamu menerima pernikahan ini, bagi Bunda hanya kamu menantu terbaik dan menantu yang Bunda inginkan, dengarkan yang Bunda ucap sayang, Bahagia rumah tangga itu bukan karena besarnya jumlah uang yang di dapat suami setiap bulan, bukan juga karena kecantikan istri atau ketampanan suami, tapi bahagia rumah tangga itu datang dari suami istri yang saling menghargai, saling menerima kekurangan, saling jujur, perhatian, saling memaafkan dan saling mendoakan, yang paling penting adalah komunikasi untuk membuat semua berjalan dengan sesuai harapan. ''


ucap Bunda Dewi dan Bintang langsung mengangguk.


''Siap siap sana sebentar lagi Mama Shanum akan datang dan kita bertiga akan pergi. ''


ucap kembali Bunda Dewi saat Bintang terdiam.


Bintang yang sudah mengetahui akan kemana pun langsung mengangguk setuju dan langsung menuju kamar nya untuk bersiap.


Tak lama Bintang menuju kamarnya Mama Shanum datang dan langsung saling berpelukan dengan Bunda Dewi.


''Cepat banget sampainya Shanum, tadi ngabarin kan baru berangkat loh. ''


ucap Bunda Dewi dan Mama Shanum hanya mendelik sebal.


''Bintang mana Dewi?? ''


ucap Mama Shanum saat mencari keberadaan putri nya dan pas dengan Bintang menuruni tangga.


''Mama......aku kangen tau. ''


ucap Bintang saat menghampiri Mamanya dan memeluknya.

__ADS_1


''Kenapa gak ke rumah kalau kangen, rumah kan gak jauhan sayang. ''


jawab Mama Shanum sambil mencubit hidung Bintang.


''Tunggu sebentar aku mau ganti baju sama siap siap dulu yah Shanum, ada Bintang yang nemenin kamu sekarang. ''


ucap Bunda Dewi dan diangguki oleh Mama Shanum juga Bintang.


''Kak Bagas yang anterin Mama kesini?? ''


ucap Bintang dan Mama Shanum menggelengkan kepalanya.


''Supir yang anterin Mama, kamu bahagia menikah dengan Zie?? ''


ucap Mama Shanum dan Bintang mengangguk.


''Saat ini aku bahagia Mama dan aku bersyukur mempunyai suami seperti Kak Zie. ''


jawab Bintang dengan senyum bahagianya.


Mama Shanum yang mendengar dan melihat wajah bahagia Bintang pun merasa lega dan sangat bahagia karena putri nya bahagia.


''Kamu udah memberikan haknya Zie?? hayo ngaku sama Mama. ''


ucap Mama Shanum dan membuat Bintang langsung merona wajahnya merah karena malu.


ucap Bintang dan membuat Mama Shanum tertawa.


''Tinggal jawab sayang, kalau benar kamu udah. Berarti sebentar lagi Mama bakalan punya cucu deh. ''


ucap Mama Shanum dan Bintang hanya mengangguk sambil menutup matanya.


Bagi Bintang masalah ranjang itu membuatnya malu kalau di kasih tau ke orang lain walaupun itu Mama nya sendiri, membuat malu sangat malu bagi Bintang.


Bunda Dewi selesai dengan bersiap dan langsung mengajak Bintang juga Mama Shanum untuk segera berangkat.


''Kita mau kemana sebenarnya Bunda, ini masih pagi loh. ''


ucap Bintang dan Bunda Dewi hanya tersenyum.


''Jangan nanya kemana dan apapun itu, sekarang kamu ikut ajah sama Mama dan Bunda, karena akan sangat seru sekali. ''


ucap Mama Shanum dan Bintang pun mengangguk setuju.


Bintang hanya menatap ke arah layar handphone nya karena dia memilih duduk di kursi depan di samping supir, membiarkan kedua ibu itu untuk bercengkrama.

__ADS_1


Bintang sesekali tersenyum membaca pesan dari suaminya karena saat ini Zie sedikit mencair dan mau mengajak Bintang bercanda di handphone nya.


''Suamiku sudah mencair dan berubah sekarang, tadinya dingin sekarang hangat sekali. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil tersenyum membaca pesan dari suaminya.


Dua puluh menit kemudian mobil berhenti dan membuat Bintang mengerutkan keningnya karena dia tidak mengenali tempatnya.


''Ayo turun sayang jangan banyak nanya dan ikuti Bunda sama Mama ajah. ''


ucap Bunda Dewi saat Bintang menatap ke arahnya.


Saat ini Bintang berada di sebuah butik yang masih tutup, tanpa mau bertanya kembali Bintang hanya mengikuti sajah kemana Bunda dan Mama nya membawa.


Bintang duduk di sofa dan hanya menjadi pengamat kedua ibunya yang sedang berbicara dengan seorang perempuan memakai seragam butik.


Handphone Bintang berdering dan Kenzie lah yang menghubunginya, Dalam panggilan......


''Hai istriku sayang.....''


''Hai suami ku juga.....''


''Mana sayangnya, di chat berani pake sayang dan menggoda Kakak, tapi udah di telphone malah gak berfakta. ''


''Ishhh....bahasa darimana berfakta Kak, lagian aku kan hanya bercanda tau. ''


''Oh.....tidak bisa sayang, Kakak akan meminta pertanggung jawaban dari kamu yah, ingat sesuai dengan ucapan kamu tadi. ''


''Gak mau Kak jangan maksa deh. ''


''Bukan maksa tapi meminta kejelasan ajah, selamat bersenang senang sayang dan enjoy yah, ikutin semua maunya Mama dan Bunda jangan menolak, Kakak juga udah minta Bunda dan Mama menyiapkan pakaian spesial buat kamu yang membuat suamimu ini bahagia. ''


''Kakak....jangan aneh aneh. ''


Panggilan berakhir.....


''Akhhh....pasti udah sekongkol ini ma sama Mama dan Bunda deh, awas ajah kalau macam macam aku gak akan menuruti. ''


gerutu Bintang saat Zie menutup panggilan sepihaknya.


Tak lama menunggu handphone Bintang kembali berdering dan ternyata Zie yang mengirim pesan kepadanya.


💬 Aku sayang kamu Bintang dan menurut yah dengan semua titah kedua ibu kamu, dah Bintang....suamimu mau melanjutkan bekerja dan enjoy sayang.


Pesan dari Zie dan membuat Bintang memanyunkan bibirnya karena kesal. ''Menyebalkan sekali pesannya ini, masa harus menurut kalau Bunda sama Mama menyiapkan yang aneh aneh. '' kesal Bintang sambil berjalan menghampiri kedua Ibu nya yang sibuk dengan beberapa pekerja butik.

__ADS_1


tbc....


__ADS_2