Bintang

Bintang
Gaun indah untuk Bintang......


__ADS_3

Mama Shanum saat ini sedang menyiapkan beberapa pakaian untuk Bintang dan Bunda Dewi sedang sibuk memilih beberapa rancangan gaun untuk Bintang, sedangkan Bintang hanya menjadi boneka yang sedang di pakaikan beberapa pakaian yang menurut Mamanya cocok di tubuh Bintang.


''Sebenarnya ini buat apa Mama?? aku gak ngerti deh dengan yang Mama lakuin ke aku. ''


protes Bintang saat Mama Shanum beberapa kali memilihkan pakaiannya.


''Sudah saat nya kamu mengganti pakaian kamu Bintang, pakaian kamu yang lama kan model anak kecil semua dan gak pantas di pakai seorang istri. ''


ucap Mama Shanum saat menjawab protesnya Bintang.


''Padahal pakaiannya semua masih baru Mama, lagian Kak Zie gak pernah protes dengan pakaian aku sekarang. ''


ucap Bintang dan membuat sang Mama hanya menghela nafasnya.


''Kalau Zie protes sama ajah dia membuat dirinya celaka lah, udah jangan protes terus deh. ''


ucap Mama Shanum dengan nada tegasnya dan Bintang pun mengangguk.


''Bintang sayang.....Bunda udah keluarkan pakaian lama kamu di rumah dan akan di ganti dengan koleksi pakaian di butik ini, gimana setuju kan?? ''


ucap bahagia Bunda Dewi dan membuat Bintang hanya mengangguk setuju tanpa mau menjawab.


''Terserah mereka lah pusing kalau aku protes nanti di pojokin lagi jadinya. ''


gumam Bintang dalam hatinya sambil membiarkan Mama dan Bunda nya memilih pakaian sesuai keinginannya.


Hidup Bintang seperti di setting karena semua sesuai keinginan Mama dan Bunda nya, bahkan jodoh Bintang pun malah dengan Kenzie yang memang sudah kenal dekat bahkan keluarga seperti saudara dan sekarang di ikatkan dengan pernikahan Bintang juga Zie, semakin kuat sajah ikatan keluarga.


''Hai sayang.....''


ucap Zie tiba tiba dan membuat Bintang kaget.


''Ihh....kakak ko ada disini sih?? bikin kaget ajah tau gak lucu deh....''


kesal Bintang dan membuat Zie langsung tersenyum sambil mencium kening Bintang.


''Zie.....akhirnya kamu datang juga. ''

__ADS_1


ucap Mama Shanum saat Zie menghampirinya.


''Datang dong kalau Zie gak datang pasti gak akan sempurna. ''


ucap Zie setelah mencium tangan Mama Shanum.


''Kalian sekongkolan dan gak ngasih tau ke aku, jahatnya kalian ini. ''


protes Bintang sambil memanyunkan bibirnya dan Zie langsung menggenggam tangan Bintang.


Mama Shanum dan Bunda dewi berjalan menuju lantai dua, di ikuti Zie yang menggenggam tangan Bintang untuk membawa mengikuti kedua ibunya.


Sampai di lantai teratas Bintang langsung di buat syok karena terdapat berbagai macam gaun pengantin yang begitu mewah dan indah.


Zie langsung merangkul bahu Bintang dan membawanya menuju area gaun yang sedang di pilih oleh kedua ibunya.


Zie langsung maju menghampiri Bundanya dan membawa satu gaun yang begitu cantik pilihannya untuk Bintang.


''Gaun indah ini Kakak pilih untuk kamu Bintang, Gaun indah untuk Bintang dan gaun ini spesial untuk acara resepsi pernikahan kita yang akan di gelar akhir bulan depan, sengaja Kakak memilihkan nya sekarang takutnya kamu gak cocok dan bisa di ganti. ''


ucap Zie sambil membawa gaun di tangannya dan membuat Bintang langsung tersenyum senang dengan gaun pilihan suaminya.


ucap Bunda Dewi dan Bintang mengangguk.


''Dan pesta resepsi pernikahan akan di gelar bersama dengan perayaan ulang tahun kamu sayang. ''


ucap Mama Shanum melengkapi semua penjelasan Zie dan membuat Bintang langsung tersenyum.


''Gaunnya cantik banget dan aku suka banget, mungkin gaun ini terlalu mewah untuk aku. ''


jawab Bintang yang masih belum percaya dengan gaun di hadapannya.


''Coba di cobain dulu, nanti di sesuaikan dengan tubuh kamu gaunnya. ''


ucap Zie dan Bintang mengangguk.


Bintang langsung di bawa oleh kedua ibunya untuk menjajal gaunnya karena takut ada yang kurang nyaman di pakai Bintang akan di perbaiki langsung.

__ADS_1


Zie menunggu sambil memainkan handphone nya, hingga sebuah suara membuatnya mengalihkan pandangan ke asal suara, Zie tersenyum saat melihat Bintang memakai gaun yang di disainnya langsung ternyata gaun indah itu sangat cocok dan pas di kenakan oleh Bintang.


''Cantik dan pas di pakai sama kamu Bintang. ''


puji Zie dan membuat Bintang langsung bersemu.


''Udah yah kita rampungkan gaunnya biar cepat selesai sekarang. ''


ucap Bunda Dewi Dan Bintang mengangguk sambil mengikuti Bunda Dewi masuk kembali ke ruang ganti.


''Zie.....maafkan kalau Bintang tidak sesuai dengan kriteria istri idaman kamu, Bintang terlalu di manjakan semua orang dan kamu juga salah satunya, bimbing Bintang agar dia menjadi istri yang sholeha dan sesuai dengan kriteria istri idaman impian kamu. ''


ucap Mama Shanum dan Zie langsung tersenyum.


''Mama bicara apa sih, Bintang adalah wanita yang pas menjadi seorang istri dan tidak ada kekurangannya, lagian Zie sama Bintang sudah memutuskan untuk menjalani rumah tangga ini dengan serius dan bersama menjalaninya, baik itu pahit atau pun manis. ''


jawab Zie dan Mama Shanum hanya mengangguk.


Bintang menghampiri Zie sudah memakai pakaiannya kembali, Zie langsung pamit kembali menuju perusahaan sedangkan Bintang melanjutkan kembali menemani kedua ibunya untuk berbelanja.


''Kak....masa koleksi pakaian aku semua di ganti, emang pakaian aku norak yah?? ''


ucap Bintang saat mengantarkan Zie menuju area keluar butik.


''Udah jangan protes yah dan turuti semua yang Bunda dan Mama lakukan, pakaian kamu gak norak tapi semua pakaian anak kecil dan gak pantas di pakai kamu yang sudah menjadi seorang istri. ''


ucap Zie dan Bintang hanya mengangguk.


''Masuk lagi dan jangan macam macam yah sayang, sampai ketemu nanti di rumah. ''


ucap Zie kembali dan Bintang mengangguk sambil masuk kembali kedalam butik setelah Zie masuk kedalam mobilnya.


Bintang bergabung dengan Kedua ibu yang sedang asik memilih pakaian untuknya, bahkan Bintang melototkan matanya saat tidak sengaja melihat sebuah pakaian yang menerawang sedang di pilihkan untuknya.


''Ini maa bahaya bukan membuat aku bahagia kalau pakaian seperti itu, Kak Zie bakalan tambah garang kalau pakaian itu yang aku pakai setiap malam. ''


gerutu Bintang dalam hatinya yang kesal dengan pilihan pakaian yang di siapkan untuknya.

__ADS_1


tbc........


__ADS_2