Bintang

Bintang
Kembali ke sekolah


__ADS_3

Sudah pukul sepuluh siang tapi tidak ada tanda tanda Bintang membuka matanya, bahkan Kenzie sudah rapih dan mengerjakan pekerjaannya saat ini di dalam kamar.


Kenzie yang khawatir dengan Bintang pun langsung membangunkan nya karena Bintang belum memakan sarapan yang di antarkan Bunda Dewi.


''Bintang bangun dulu, udah jam sepuluh loh sekarang dan kamu belum makan. ''


ucap Kenzie sambil menepuk pipi Bintang dan Bintang langsung membuka matanya.


Bintang langsung menutup wajahnya dengan selimbut karena malu melihat wajah Suaminya saat ini, Zie tergelak dan menarik paksa selimbutnya.


''Bangun dulu dan makan yah, kalau gak makan jangan salahkan Kakak akan mengulang lagi yang semalam bahkan bertambah ritme nya. ''


ancam Zie sambil beranjak dan mengambil nampan berisi makanan untuk sarapan Bintang.


''Ahh.....jangan dong itu namanya menyiksa aku Kak, yaudah aku makan deh. ''


ucap Bintang sambil duduk dan sudah memakai jubah mandi yang di berikan Zie.


''Yasudah makan habiskan baru mandi, tadi sahabat kamu bilang mau jemput karena siang ini harus ke sekolah ada rapat buat acara perpisahan. ''


ucap Kenzie dan Bintang langsung melototkan matanya.


''Aku gak mau datang Kak, jalannya pasti sakit ketambah lihat leher aku banyak tandanya. ''


keluh Bintang dan membuat Zie hanya tersenyum lalu kembali mengerjakan pekerjaannya.


''Terserah kamu kalau gitu, lagian siang ini Kakak ada meeting juga di luar jadi gak bisa nemenin kamu, tadinya mau di rumah ajah sama kamu. ''


ucap Zie dan Bintang hanya mengangguk.


''Kakak udah sarapan?? ''


ucap Bintang saat memulai memakan makanannya.


''Udah lah, udah makan, udah mandi dan sekarang lagi ngerjain pekerjaan, habiskan makannya jangan banyak bicara Bintang. ''


ucap Kenzie dan Bintang langsung patuh.


Beberapa menit kemudian Bintang selesai dengan makanannya dan turun dari ranjang nya, Bintang langsung mematung karena merasakan perih dan Ngilu di bagian inti tubuhnya.


''Sakit sekali sih, Kak Zie kok gak terlihat kesakitan dan hanya aku yang merasakan. ''


ucap Bintang saat duduk kembali.


Kenzie menatap Bintang yang terduduk kembali, Kenzie langsung beranjak dan langsung menuju kamar mandi menyiapkan air hangat untuk Bintang berendam dan sedikit memberikan aromatherapy agar membuat tubuh sedikit rileks.


Tanpa aba aba Kenzie menggendong Bintang lalu membawanya ke kamar mandi.

__ADS_1


''Berendam beberapa menit biar pegal dan sakitnya sedikit reda. ''


ucap Zie saat menurunkan Bintang di sisi bak rendam.


Zie kembali keluar dari kamar mandi membiarkan Bintang menyegarkan tubuhnya dan langsung menghubungi pelayan untuk mengganti seprei dan merapihkan kamarnya, setelahnya Zie langsung menuju ruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaanya.


Para pelayan yang merapihkan kamar hanya bisa tersenyum melihat penampakan kamar majikannya dan mengerti tanpa menduga duganya.


Tiga puluh menit kemudian Bintang selesai mandi dan membuat tubuhnya sedikit nyaman, Bintang melototkan matanya saat melihat kamar sudah rapih, seprei sudah berubah dan wangi.


''Ahhh....malu maluin ajah deh, padahal aku ajah yang ganti seprei nya kenapa malah orang lain. ''


ucap Bintang yang mengingat keadaan seprei yang afa noda darahnya.


Bintang langsung menuju kamar ganti dan bersiap untuk menunggu Nabila menjemputnya untuk menuju sekolah karena ada pembahasan mengenai perpisahan kelasnya.


Bintang menuruni tangga dengan sangat hati hati karena tidak nyaman dengan rasanya saat ini, Bintang langsung menghampiri Bunda Dewi yang sedang membaca majalah di ruang keluarga.


''Bundaa.....''


ucap Bintang yang memanggil mertuanya saat sampai di hadapannya.


''Kamu mau kemana sayang?? rapih banget. ''


ucap Bunda Dewi yang melihat pakaian Bintang sudah rapih.


ucap Bintang sambil duduk di samping Bunda Dewi.


''Zie lagi di ruang kerjanya, mau minta anterin Zie ke sekolahnya?? ''


''Bukan Bunda, aku mau pamit dan Nabila yang jemput sebentar lagi sampai, aku pamit yah Bunda. ''


''Yasudah hati hati dan kalau udah selesai acaranya langsung pulang. ''


''Oke Bunda.....''


jawab riang Bintang sambil berjalan menuju ruang kerja Zie saat setelah berpamitan pada Bunda Dewi.


Bintang mengetuk ruang kerja Zie, setelah mendengar sahutan langsung membuka pintu dan langsung masuk kedalam ruangan kerja.


''Kak Zie aku pamit yah, Nabila udah masuk gerbang soalnya sebentar lagi sampai. ''


ucap Bintang saat menghampiri Zie.


''Hati hati yah dan jangan keluyuran kalau udah selesai, Kakak langsung ke kantor habis meeting dan pulang lebih awal. ''


ucap Zie dan Bintang langsung mengangguk.

__ADS_1


Bintang langsung mencium tangan Zie dan Zie membalasnya dengan mengecup bibir Bintang, Bintang langsung memanyunkan bibirnya dan langsung keluar dari ruangan Kenzie tanpa mendengar panggilan Kenzie.


''Hobi baru Kak Zie sekarang cium bibir aku, jadi rusak kan lip balm nya. ''


kesal Bintang sambil merapihkan penampilannya.


Bintang langsung keluar rumah dan ternyata Nabila sudah menunggunya dan Bintang langsung masuk kedalam mobil.


''Tumbenan bawa mobil sendiri, gak di amuk sama Ibu kamu Nabil?? ''


ucap Bintang saat duduk di samping Nabila yang mengemudikan mobilnya.


''Aku udah dapat SIM jadi aman laah, emang kamu ajah yang di ijinin mengemudikan mobil. ''


jawab Nabil sambil melajukan mobilnya menuju sekolah.


''Sebenarnya aku malas ke sekolah, malas ketemu mantan gila itu. ''


ucap Nabila dan Bintang langsung tertawa.


''Udah jangan di pikirkan Nabil, aku juga malas tapi ini moment terakhir kita di sekolah sebelum kita melanjutkan study. ''


ucap Bintang dan Nabila hanya mengangguk.


''Kak Bagas tiap saat chat aku terus Bintang, maunya apa sih Kakak kamu itu, aku paling anti di ganggu sama cowok. ''


ucap Nabila dan membuat Bintang langsung tertawa.


''Hahaha.......udah biarin ajah Kak Bagas, dia itu emang kalau penasaran sama Cewek pasti neror terus dan aku sarankan Nabil, kamu jangan mau kejebak sama Kak Bagas karena dia player cap kelinci yang suka menjajal wanita, biarkan ajah dan blokir ajah nomernya. ''


ucap Bintang memperingati sahabatnya agar tidak menjadi korban Kakak nya yang play boy.


''Iya Bintang dan untuk saat ini aku mau fokus kuliah dulu, gimana udah dapat universitasnya?? ''


ucap Nabila dan Bintang menganggukan kepalanya.


''Kamu mau kuliah di universitas yang di kelola sama Bunda Dewi, soalnya aku udah di daftarkan dan Kak Zie bilang suruh ajak kamu juga. ''


ucap Bintang dan membuat Nabila langsung mengangguk senang.


''Aku mau banget Bintang, males kalau harus nyari sendiri kampus yang cocok, oke lah aku ikut kamu ajah dan urusan Ibu aku dia menyerahkan semua pendidikan sama aku. ''


ucap Nabila riang dan Bintang hanya menggelengkan kepalanya dengan tingkah sahabat nya saat ini.


Beberapa menit kemudian mobil yang di kemudikan Nabila sampai di parkir sekolah dan Bintang langsung terdiam karena Abimanyu sedang menunggu di area parkir sekolah.


Bintang melirik ke arah Nabila dan Nabila langsung mengangguk memberikan Bintang kekuatan agar bisa melewatinya.

__ADS_1


tbc.....


__ADS_2