Budak Ku Mr. Mafia

Budak Ku Mr. Mafia
Calon Suami Lea


__ADS_3

Leo bangkit dari sofa melihat Lea pulang bersama dengan pria yang amat di benci nya. Pria paruh baya itu berdecak pinggang menatap kesal sang adik.


"Ke mana aja kamu, huh? Dua hari tidak pulang ke apartemen! Bilang nya main sama temen cewek dari Prancis! Tapi, apa ini? Apa dia yang kamu sebut teman cewek dari Prancis? Jawab!" Leo membentak Lea membuat gadis itu menundukkan kepalanya tak berani menatap wajah sang kakak yang marah padanya.


Tom yang melihat Lea di bentak pun merasa tak suka. Pria tampan itu tak membiarkan gadis yang ia cintai dengan sepenuh hati malah di bentak oleh pria lain. Meski pria itu kakak dari Lea.


Bugh.


"Haduh!" Leo mengelus kepalanya saat seseorang memukul keras kepalanya.


"Kenapa kamu bentak anak gadis ku, huh? Aku yang melahirkannya saja tidak pernah membentak nya! Berani-beraninya kamu memarahi anak gadis, Mom!" teriak Mom Nana murka memelototi Leo.


Leo yang melihat sang mommy murka pun tak terima.


"Mom tidak tahu siapa pria itu! Dia adalah … "


"Dia adalah calon suami Lea, Mom!" Lea menyela cepat ucapan Leo membuat pria parah baya itu membuka mulutnya lebar. Leo tak percaya akan apa yang baru saja Lea katakan.


Apa maksudnya calon suami? Kenapa Lea menyebut pria sarden itu calon suaminya? Apa Lea lupa kalau pria itu yang telah merusak mimpi dan masa depannya?


Ahh … Leo tak dapat berpikir jernih. Pria tampan itu masih teringat jelas bagaimana gambar sang adik yang di rusak oleh pria sarden itu. Sakit sungguh sakit ketika mengingat nya.


Kedua orang tuanya--James dan Mom Nana tidak mengetahui tentang kejadian tersebut. Leo menutupi rapat dari kedua orang tuanya.


Leo tak ingin kesehatan kedua orang tuanya yang sudah berumur hampir satu abad terpuruk. Terlebih lagi kesehatan Mom Nana yang akhir-akhir ini tak lagi sehat.


Lea menatap wajah sang kakak.oenuh arti, seolah-olah gadis itu meminta tolong pada sang kakak agar mengikuti sandiwara nya. Seolah-olah Leo menutup rapat tentang kejadian tempo lalu.


Entah apa yang dipikirkan adiknya itu? Tidak ada satu hal pun yang dapat di toleransi oleh Leo.


"Apa maksud kamu dengan calon suami, Lea? Apa kamu lupa kalau dia adalah pria yang telah … "


"Tidak!" Lea menggelengkan kepalanya cepat membuat Leo semakin kesal.

__ADS_1


"Tidak! Bagaimana bisa Lea lupa kalau dia adalah pria yang telah membuat Lea jatuh cinta. Dia adalah pria yang selama ini telah membantu Lea di Prancis! Dia pria yang baik makanya Lea ingin menikah dengannya!" tambah Lea cepat membuat Tom yang mendengarnya pun terkejut.


Pria tampan itu tak dapat menahan debaran jantungnya yang meronta-ronta ingin lepas dari tubuhnya. Andai saja lea.memeluk dirinya, pasti Lea akan terbahak karena mendengar suara detak jantungnya yang sedang marathon.


"Lea … " Leo menekankan perkataan nya membuat Lea langsung tersenyum palsu ke arahnya dengan mata yang berkaca-kaca.


"Wah … Ternyata anak mom sudah dewasa, sudah bisa memilih pasangannya sendiri dan sebentar lagi bakal menikah!" Mom Nana bangkit dari sofa berjalan menghampiri Lea lalu memeluk erat tubuh sang putrinya itu penuh kasih.


Lea membalas pelukan sang mommy dengan pelukan hangat. Gadis itu terpaksa berbohong karena tak ingin menambah masalah lagi, dia juga tak ingin sang mommy sakit hati dan raga mendengar kenyataan dan alasan dirinya menikah.


Tidak … Lea ingin kedua orang tuanya sehat selalu dan bahagia! Lea tak.ingin membuat kedua orang tuanya sedih karena keadaan nya yang ternyata hamil di luar nikah.


"Mom senang! Akhirnya kamu punya pendamping hidup mu yang dapat menggantikan mom dan papa bila sudah tak ada nanti!" ujar Mom Nana lembut seraya mengusap punggung Lea yang bergetar.


"Tidak, Mom tidak akan pernah tergantikan! Mom selalu menjadi nomor satu dalam hidup Lea. Mom tidak akan ke mana-mana! Mom akan sehat selalu karena mulai sekarang Lea akan menjaga Mom!" Lea menangis sesenggukan dalam.pelukan Mom Nana.


Hati gadis itu terasa teriris mendengar ucapan sang mommy yang teramat sangat ia sayangi dan ia cintai.


"Hey, apa kamu tidak ingin memeluk papa my little princess!" James merentangkan tangannya lebar membuat Lea melepaskan pelukannya lalu berlari menghampiri James.


"Lea rindu papa," gumam Lea pelan seraya mengeratkan pelukannya.


Tom yang melihat Lea menangis haru dalam.oekukan sang ayah pun merasa bersalah. Andai dirinya tak merusak Lea pada hari itu maka masalah ini tidak akan seperti ini.


Andai saja waktu itu Tom mendekati Lea Dean cara baik-baik bukan dengan paksaan dan pelecehan, pasti semuanya tidak seperti ini. 


Namun, nasi sudah menjadi bubur membuat pria tampan itu hanya bisa menyesali masa lalunya dan berjanji tidak akan mengulangi nya di masa depan. Tom berjanji akan menjadikan Lea sebagai wanita yang teramat senang di seluruh dunia.


Akan, Tom berikan semua yang Lea inginkan termasuk seluruh cinta dan hidupnya. Tom bukanlah pria yang mudah jatuh cinta. Namun, sekali jatuh cinta dia akan memberikan seluruh hatinya pada wanita yang ia cintai.


Lea adalah cinta pertama dan cinta terakhir nya.


"Ayo duduk dulu! Kita bicarakan ini dengan santai!" ajak Ara lembut mempersilahkan Tom duduk di sofa.

__ADS_1


Lea menoleh ke belakang, terlihat Tom yang memasang senyuman lembut di wajahnya, seolah-olah.mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Lea menganggukkan kepalanya pelan mengerti maksud dari senyuman Tom.


"Jadi, nama mu siapa anak muda? Bagaimana bisa kamu membuat anak gadis ku ini jatuh cinta padamu? Apa kamu main dukun? Atau main jampi-jampi setiap malam?" tanya James dengan sorot mata mengintrogasi Tom.


Tom yang mendengar pertanyaan James pun hanya bisa tersenyum canggung. Seraya menggaruk pipinya yang tak gatal.


"Tidak, Paman. Saya … "


"Papa ku bukan paman mu!" Leo lebih dulu menyela membuat Tom menundukkan wajahnya tak berani menatap Leo.


"Sayang … jangan seperti itu! Tidak sopan memotong pembicaraan orang lain, lebih baik kamu diam saja. Biarkan calon suami Lea berbicara santai dengan papa!" tegur Ara lembut seraya mengelus pundak Leo guna menenangkan suami tampan nya itu.


Leo yang mendengar ucapan Ara pun hanya mendengus kesal. Satu kelemahan nya yaitu istri. Bila istri sudah berkata maka perkataan itu akan menjadi hukum untuknya.


"Baiklah, Sayang. Aku diam karena kamu suruh!" Leo menganggukkan kepalanya pelan.


"Lanjutkan, Nak!" titah Nana lembut membuat hati Tom menghangat karena teringat nada suara mendiang ibunya.


"Saya mengenal Lea di Prancis, Paman. Banyak kecocokan di antara kami dan sikap Lea yang saya suka, membuat saya memberanikan diri untuk melamar Lea!" jelas Tom berbohong.


Semua itu adalah permintaan Lea. Gadis cantik yang sedang hamil muda itu tak ingin bila mereka jujur akan membuat kedua orang tuanya sakit.


Orang tua mana yang tidak sakit hati bila mendengar kisah pahit yang di alami putrinya tanpa sepengetahuan mereka. Itulah yang Lea pikirkan.


Mom Nana tersenyum lebar mendengar cerita Tom. Wanita tua itu mencium pipi chubby milik anak gadisnya itu.


"Mom, serahkan semuanya pada Lea. Kalau dia memang sudah setuju dan menerima kamu sebagai suaminya, maka Mom juga akan setuju. Tidak ada yang lebih penting dari kebahagiaan putri kecil kami ini!" jelas Mom Nana lembut membuat Lea menggigit bibirnya bawahnya agar tak menangis.


Bersambung.


Insya Allah setelah ini akan ada lagi😁😁😁


jangaj lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰

__ADS_1


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


__ADS_2