
Lea mendekap erat tubuh Tom saat merasakan tubuhnya di guncang hebat oleh hantaman di bawah sana. Entah obat apa yang di konsumsi oleh Tom, sehingga suami tampan nya itu bisa sekuat ini.
Tom menyatukan kening nya dengan kening Lea saat merasakan tubuhnya sudah hampir bergetar. Tom mempercepat permainan nya itu sehingga tubuh keduanya bergetar hebat di ikuti dengan suara lenguhan panjang.
"Terima kasih, Sayang!" Tom menyesap bibir ranum Lea sesaat.
Lalu menggendong tubuh Lea masuk ke dalam kamar mandi. Tom memandikan Lea dalam bathtub. Awalnya Lea merasa aman karena mengira Tom tidak akan menggagahi nya lagi.
Namun, dia salah saat merasakan sesuatu yang tegak, namun, bukan tongkat atau tiang listrik. Lea menoleh ke belakang dan menelan ludahnya ketika melihat tatapan Tom yang sudah berkabut.
"Sayang … satu ronde lagi, ya!" Tom menatap Lea dengan memelas membuat Lea tak sanggup melihatnya.
Mau tak mau Lea menganggukkan kepalanya membuat ruangan yang tadinya senyap berubah menjadi ribut karena suara *rangan dan d*sahan terdengar menggelegar.
Suara mendayu-dayu dan manja itu keluar dari bibir keduanya. Tak dapat di pungkiri bahwa meski lelah, Lea juga merasa terpuaskan oleh pelayanan Tom.
Meski terkesan memaksa dan menggebu-gebu. Tom masih saja memperdulikan kenyamanan Lea yang sedang hamil.
Hari ini adalah hari merdeka si Otong yang telah bangkit dari kesengsaraan nya. Tom ingin merayakan harinya itu dengan perayaan yang romantis.
*
*
*
"Sayang, kita liburan ke Bali, ya! Aku ingin bulan madu!" Tom berkata manja seraya mengeringkan rambut Lea dengan hairdryer.
Lea yang mendengarnya pun merona malu. Karena tak menyangka Tom akan mengajak dirinya untuk berbulan madu. Padahal saat ini Lea sedang mengandung anak Tom.
Ah … pria tampan itu sangat romantis. Lihatlah, dia memperlakukan Lea bagaikan ratu. Sesekali bahu Lea di pijat agar wanita nya itu merasa rileks setelah melewati olahraga panas mereka.
"Tapi, aku sedang hamil, Sayang!" Lea berucap lembut menyentuh tangan Tom yang sedang memijat pundaknya.
"Emang kenapa kalau hamil! Bukankah itu malah bagus karena kamu bisa merilekskan tubuh dan pikiran kamu nanti di sana. Kita akan cari tempat yang menenangkan bagi ibu hamil! Hitung-hitung sebagai ganti bulan madu kita yang tertunda!" ajak Tom lembut menekuk kedua lututnya lalu memeluk pinggang Lea dari samping.
Lea tersenyum lembut seraya mengelus pipi Tom penuh cinta. Suaminya ini benar-benar berubah, tak ada lagi Tom yang bersikap dingin. Tak ada lagi Tom yang egois.
Tom yang sekarang hanyalah seorang suami penyayang istri. Suami yang senantiasa selalu ada untuk istrinya. Suami yang manja pada istri dan suami yang selalu mengutamakan istrinya dalam hal apapun.
__ADS_1
Bahkan, Tom rela terbang dari Thailand hanya karena Lea demam saat itu. Tom menyuruh Jerry untuk mewakili nya.
"Baiklah, aku mau!" Lea menganggukkan kepalanya membuat senyuman manis terbit dari wajah Tom.
Pria tampan itu langsung memeluk dan mencium perut Lea yang sudah buncit.
"Mulai saat ini Daddy akan sering mengunjungi kalian! Bersiaplah ya sayang, karena setiap malam akan ada gempa lokal yang Daddy buat!" bisik Tom membuat Lea menelan ludahnya kasar.
Waduh … pinggang ku saja belum pulih batin Lea gugup.
*
*
*
Sedangkan di sisi lain, seorang pria bertubuh tegap dengan topeng di wajahnya sedang memeriksa laporan dari anak buahnya.
"Mereka ingin ke Bali?" tanya pria itu datar dengan suara bariton nya.
"Benar, Tuan!"
"Apa racun mawar hitam nya sudah siap?" tanya pria itu pada anak buahnya.
"Sudah, Tuan!"
"Baiklah, kita akan bergerak sesuai strategi awal!" ujar pria itu lalu bangkit dari kursi kebesarannya diikuti oleh bawahannya itu.
Pria tampan itu menyeret kakinya menuju sebuah ruangan tempat eksperimen para bawahannya. Suara teriakan manusia dan suara hewan yang kesakitan terdengar merdu di telinganya.
Pria tampan itu berhenti di depan ruangan kaca tempat di mana seorang gelandangan sedang berguling-guling di lantai dengan kulit yang melepuh.
"Apa racun nya berhasil?" tanyanya dengan senyuman yang mengembang di wajah.
"Berhasil, Tuan. Racun mawar hitam sedang menggerogoti tubuh gelandangan itu!"
"Bagus! Kita akan kalah bila menyerang dengan otot tapi kita akan menang bila menyerang dengan otak!" Pria bertopeng itu tersenyum penuh kemenangan melihat gelandangan itu sudah tinggal tengkorak karena kulitnya sudah meleleh dari tubuhnya.
*
__ADS_1
*
*
Dave yang baru saja melakukan olahraga panasnya hanya bisa menggerutu kesal karena mendapatkan laporan dari anak buahnya.
"Baru saja tiba di Jakarta harus ke Bali lagi. Ck … pengantin baru memang punya semangat kuat! Anaknya belum lahir tapi udah gatal mau buat anak lagi!" gerutu Dave memakai pakaiannya kembali.
Pria tampan itu kesal karena tidak bisa berjumpa dengan Tom dan malah harus berangkat ke Bali karena Tom akan berbulan madu di sana.
"Awas aja kalau nanti saat tiba di Bali kalian malah ke Hongkong. Tidak bakal aku bantu kau melawan pria gila itu!" dengus Dave keluar dari hotel meninggalkan seorang wanita yang sedang terlelap tanpa sehelai pakaian pun.
*
*
*
,Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏
Oh iya nanti malam insya Allah akan up lagi, jadi di tunggu ya.
Oh iya author punya novel baru ini. Tapi, ini bukan cerita Arka Cs … ceritanya Bakan bikin emak-emak darah tinggi!
Gedeg, kesal dan marah serta baper karena bakalan ada adegan romantis.
Siapin aja panci buat lemparin tokoh pria nya yang bikin kesel. Tapi, nanti siapin coklat karena ada Hot Duda yang bakal bikin emak-emak deg-deg serrr … wkwkwkwk tunggu aja ya …
Awal-awal bakal emosi, tapi percaya aja sama author kalau tokoh wanita nya cuma lemah di awal-awal.
Penasaran?? Langsung aja ke TKP nya … udah author rilis.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
__ADS_1
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰