BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
menjadi istri


__ADS_3

"nah gitu dong sayangku,kamu harus mengerti posisi aku sekarang"ucap rio sambil memeluk sabrina..


sabrina pun mengajak rio untuk,maka di laur dan menghubungi pihak hotel untuk membersihkan kamar dio,.


hari pun berlalu,bapak ameera sudah di operasi tinggal menunggu sadar setelah di operasi,ini hari pernikahan ameera dan rio akan di laksanakan di RS nanti malam..


ameera selalu berdo'a semoga pernikahan ini gagal pihak lelaki membatalkannya tapi nyatanya itu tidak akan terjadi..


dinda dan ibunya sudah ada dari kemarin,ibu ameera memberikan petuah agar ameera nanti taat kepada suaminya, melayani suami dengan baik..


"ameera kenapa sih kamu dari tadi diam terus"ucap dinda, karena melihat sahabatnya itu murung terus..


"ehh engga din,"ucap ameera..


"jangan melamun terus sekarang kan kamu bakal nikah,cieee yang mau jadi ibu muda nih"goda dinda..


"dihh apaan sih"ucap ameera..


setelah beberapa jam dari operasi akhirnya bapak ameera sadar,ibu pun menceritakan tentang ameera,bapak ameera pun setuju karena itu janji dia dengan sahabatnya..


ada senyum bahagia di wajah sang bapak..


malam pun tiba Abdullah dan istrinya datang dan berbincang² abdullah sangat bahagia akhirat bisa ketemu sahabat lamanya bahkan akan menjadi besan..


mereka bercada sesakali tertawa, karena mengenang masa² remaja dahulu.


"sayang sini"ucapan jelita pada ameera..


"iya tante ada apa,"ucap ameera gugup..


"kok panggilan tante sih, panggil mamih saja biar sama seperti suami kamu"ucap jelita, gemas calon menantunya itu..


ameera memang mempunyai wajah cantik, matanya belo,pipi sedikit caby punya lesung pipi yang sangat indah kalau tersenyum,hidung mancung, dan tingginya pas untuk ukuran perempuan tidak pendek dan tidak terlalu tinggi..


"owh iya mamih"ucap ameera gugup..


"ini bunda punya hadiah buat kamu, karena kamu akan jadi bagian dari keluarga kami, coba buka dan pakailah"ucap jelita..

__ADS_1


ameera pun membuka hadiah dari calon mertuanya,dan ternyata isinya adalah 1 kalung cantik,dan cincin cantik yang di ukir secara khusus,dan kotak satu lagi ada 2 gelang emas putih ukuran kecil ada naman arssyid..


ameera dan dinda melihat itu sangat kagum dan karena itu terlihat sangat indah..


"ini buat siapa bund"tanya ameera karena penasaran..


"itu buat kamu sayang coba pake,kalung sama cincinya,itu hadiah turun temurun dan keluarga besar mamih, kamu mau jadi bagian dari keluarga kita makanya kamu mamih kasih hadiah ini,kalau gelang yang kecil ini buat nanti anak kamu jika kamu di karuniai seorang anak"ucap jelita..


"owh seperti itu mamih "ameera,dia pun memakai hadiah dari pemberian mertuanya itu..


"wahh kamu sangat cantik meer"ucap dinda.


"masa sih din"ucap ameera malu..


"sangat cocok sayang"ucap jelita..


penghulu dan saksi telah datang semuanya, mereka semua sudah berkumpul tinggal menunggu pengantin laki-laki yang belum datang..


"ayah rio masih dimana kok lama sekali"jelita


ameera hanya menunduk karena dia sebenarnya belum siap dengan pernikahan ini..


"nak kamu sudah yakin dengan pernikahan ini,kalau kamu belum yakin ibu akan bicara sama mereka"ucap ibu, karena melihat anaknya sangat murung..


"iya meera kamu jangan memaksa kan jika belum siap"ucap dinda..


"aku siapa kok,kalian jangan khawatir gitu dong"ucap ameera meyakinkan kedua orang yang di sisinya itu..


setelah beberapa saat menunggu akhirnya rio datang dengan asisten pribadinya yaitu bernama farhat..


rio menemi kedua orang tuanya dan ngobrol sebentar, sedangkan ameera menunggu di sofa belakang bersama dinda dan ibunya, karena ruanganya Sangat luas, karena di ruangan vvip..


"apakah mempelai pria sudah siap"tanya penghulu.


"sudah siap pak"jawab rio..


setelah itu akad pun di mulai..

__ADS_1


"saya terima nikahnya ameera azara bin bapak sahrul dengan seperangkat alat solat,uang 50 juta di bayar kontan"ucap rio


"bagaimana saksi"ucap penghulu


"sahh"ucap semua orang yang ada di ruangan itu..


lalu penghulu membaca do'a,dan ameera pun persilahkan ke depan untuk menemui calon suaminya.kini ameera dan rio saling berhadapan, mereka bertatapan beberapa menit,..


"nanti yah saling tatap²nya sekarang,nak ameera cium dulu tangan suaminya,dan nak rio cium kening Istrinya"ucap penghulu


ameera pun melakukan apa yang penghulu katakan,.


setelah pengulu dan saksi pulang , mereka pun berkumpul..


"sayang sekarang kamu ikut suami, untuk beberapa hari ini kalian menginap di hotel, semuanya sudah siapa,itu hadiah pernikahan dari ayah dan mamih"ucapan Abdullah..


"tidak usah repot-repot ayah"ucap ameera, karena sebenarnya dia belum siap untuk malam pertama..


"sayang kami tidak repot kok,biar cucu kita nambah lagi,iya kan jeng"ucap jelita minta persetujuan ibu ameera, sedangkan ibu ameera hanya mengangguk..


"iya sudah kita berangkat dulu"ucap rio..


ameera pun pamit pada bapaknya dan pada semuanya..


"meera tunggu"ucap dinda..


"iya din ada apa"ucap ameera pada sahabatnya itu..


"ini kado dari aku,suami kamu itu gagah kamu harus kuat ya"ucap dinda sambil mendipkan sebelah matanya..


"ihh apaan sih din, terimakasih untuk hadihnya"ucap ameera..


"cepetaan nanti keburu larut malam"ucap rio..


ameera tidak membawa apa², kerena baju semua pelengkapan ameera sudah di siapkan di sana kata mamih tadi....


see you next part by by by❤️🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2