BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 46.


__ADS_3

Ketika di keluar banyak tetangga yang sedang bergosip di sebuah warung langsung mendekati rey yang sedang menggandeng rio kedalam mobil.mereka bertanya pada bibi dua pemuda itu siapa karena penampilanya yang mencolok menggambarkan bawa mereka kota.


"itu suaminya ameera"jawab bibi membuat semuanya bengong dan saling berbisik.


"yang mana bibi"tanya salah satu ibu².


"yang pingsan,kalau gitu saya permisi dulu mau ke puskesmas"ucap bibi langsung naik ke dalam mobil.


setelah beberapa menit akhirnya sampai di puskesmas dan dokter langsung memeriksa rio.


"gimana dok kedaan teman saya"tanya rio, setelah dokter beres memeriksa.


"keadaan teman anda baik² saja pak, beliau hanya kecapean dan kurang istirahat saja"jawab dokter


"apa boleh kita melihat teman saya"tanya rey


"boleh silahkan, sebentar lagi juga pasien akan siuman,kalau begitu saya permisi dulu"dokter sembil berlalu pergi.


rey dan bibi pun masuk kedalam,dia hanya melihat rio yang sedang tergeletak tanpa ada pembicaraan.


"rio cepat bangun,gue janji akan bantu nyariin istri leo kita cari barang²"rey dalam hati,dia tidak tega melihat sahabatnya yang garang ini menjadi lemah,.


"nak lebih baik setelah teman nak rey bangun,jagan dulu pergi ke kota untuk beberapa hari kalian istirahat aja di rumah saya atau di rumah ameera"ucap bibi


"iya nanti aku tanyakan pada rio,"ucap rey


bibi hanya mengguk tanda mengerti,rio yang beberapa saat pingsan langsung membuka matanya.


"aku ada dimana"ucap rio, karena ruangan nya terasa asing.


"kamu ada di puskesmas nak rio,tadi kamu pingsan di rumah bibi,kata dokter kamu kecapean"jelas bibi.


"hmm,ayo kita pulang rey.kita cari ameera"rio langsung bangun pikiranya ingat pada istrinya yang tengah hamil muda.


"nanti aku tanyakan dokter dulu,loe udah boelh pulang apa belum"rey sambil berlalu pergi untuk menemui dokter.


"nak rio jangan terlalu menghawatirkan ameera dia pasti baik² saja,dia tidak sendirian ada dinda yang selalu menemani ameera"ucap bibi


"siapa itu dinda bi"tanya rio


"dia adalah sahabat setia ameera,yang selalu menemani ameera saat kedua orang tuanya meninggal"jelas bibi.


mendengar ada seorang yang begitu peduli pada istrinya,dia berjanji akan memberikan hadiah apapun yang dinda minta.


"nak rio lebih baik kalian istirahat dulu, sebelum kedaan nak rio setabil bibi takut kalau kalian pergi dalam keadaan nak rio seperti ini akan tambah parah nantinya"ucap bibi


"iya bibi aku jugamau istirahat dulu, besoknya bibi anterin aku ke makam mertua aku"ucap rio.


setelah di perbolehkan pulang oleh dokter mereka pun pulang ke rumah bibi untuk beristirahat.


*****


di sisi lian dinda sedang menunggu untuk interview, sekarang giliran dirinya hati sangat deg².

__ADS_1


"bismillah semoga di terima"ucapnya dalam hati.


setelah beberapa menit interview akhirnya selsai,dinda tinggal menunggu pesan masuk jika di terima kerja.


ketika dinda sedang melangkah tiba² menabrak seseorang.


"maaf saya tidak sengaja"ucap dinda dengan perasaan bersalah.


"tidak apa²"seseorang itu sambil berlalu pergi.


"wajahnya kaya familiar,ah mngkin perasaan aku saja"dinda pada dirinya sendiri.


dinda langsung pulang naik ojol yang tadi sudah di pesan hari ini dia juga mau bantuin ameera mencari ruko untuk tempat jualan.


"assalamualaikum"dinda


"walaikumsalam,kamu udah pulang dinda"ameera di dalam


"iya aku udah selesai tinggal nunggu pesan aja,dari perusahaan"dinda sambil mendudukan bok*ng kursi.


"antara aku ke periksa kandungan, sekalian nyari tuko kosong"ucap ameera


"ayo,kalau ruko kosong tadi aku liat di sebrang berusaha aku interview ada,kali aja cocok"dinda


"oeh begitu,iya udah abis pulang dari periksa aja kita kesana liat² aja dulu"ucap ameera


"udah dana kamu siapa² dulu,aku mah pakai kaya gini aja"Dinda


ameera pun pergi ke kamar untuk mengganti baju, setelah selesai mereka pun berangkat.


"iya kalau nanati aku keterima kerja,tiap istirahat aku pasti makan disini meera,nanti ku juga ajak teman² aku kesini"dinda


"semoga saja kamu di terima kerja"ameera


"coba kamu hubungan nomer yang punya rukonya"saran dinda


ameera pun menghubungi,hingga akhirnya orang yang punya ruko pun datang mereka berbicang² mengenai haraga dan ruko ini sudah resmi ameera sewa.


"pak nanti saya teransfer kurang"ucap ameera setelah deal


"iya saya percaya pada mbak,semoga lancar usahanya mbak biar kita untung sama²"ucap bapaknya


"amiin pak"ameera


"ini kuncinya mbak,kalau ada apa² hubungi saya"bapak sambil menyerahkan kunci dan pamit pergi.


"haraga segitu terjangkau lah meer,ini juga tempatnya luas,ada empat istirahat juga."ucap dinda


"iya semoga aja semuanya lancar"ameera.


"setelah ini kita kamana lagi"ucap dinda


"kita cari alat² untuk aku jualna mumpung disini biar sekalian"ameer

__ADS_1


"emang kamu tidak cape meera,kita kan tadi habis dari dokter terus kesini,terus Sekarang nyari alat² eman kamu engga lelah aku hawatir loh"dinda


"aku engga bakal kecapean kok,kata dokter tadi bayi di dalam perut aku sehat"ameera


"iya sudah kalau begitu,kalau kamu ke kurang uang boleh pake uang tabungan aku"ucap dinda


"hey dinda..kamu tidak perlu hawatir uangku masih banyak kok"ameera sambil nyengir,hingga mereka berdua pun tertawa.


***


rio dan rey sedang tertidur pulas meskipun sudah siang rasanya mereka tidak mau bangun di tambah susana mendukung dan sejuk alami khas pedesaan membuat siapapun betah di tempat tidur meskipun tempatnya sangat sederhana membuat mereka nyaman.kerena jarang sekali mereka merasakan suasana seperti ini.


"nak rio nak rey bangun, sekarang sudah jam 10 ayo sarapan dulu, nanti sudah makan kalian tidur lagi"ucap bibi lembut,bibi menganggap mereka seperti anakanya kerena suami dan anakanya sudah meninggal jadi dia hidup sebatang kara.


mereka berdua pun keluar dari dalam kamar dengan wajah bantalnya.


"maaf yah bibi,kita kesiangan"ucap rey


"engga apa² kok nak rey,bibi membangunkan kalian hanya untuk kalian makan,nak rio gimanan sekarang apa udah mendingan"tanya bibi


"udah bibi, sekarang badan aku udah baikan"ucap rio.


"ya sudah kalian makan aja,bibi mau keluar sebentar"ucap bibi sambil pergi ke luar.


di luar bibi mau membersihkan rumah milik ameera tiba² segerombol ibu² datang..


"permisi bi minah"tanya bu siti


"ada apa yah,"ucap bibi


"yang di rumah bu minah itu siapa kaya orang kota"siti


"ibu juga pasti tau dia siapa,dari ibu² yang lain"balas bibi malas.


"apa banar itu suaminya ameera"tanya siti


"iya apa bener itu suami ameera"yang lain dengan penasaran


"iya dia suami ameer,yang ibu maki² dan menuding ameera menggoda anak ibu"ucap bibi pada siti,karena dia mendengar makian ibu siti pada ameera.katika bibi mau mengusir di cegah oleh ameera agar tidak ikut campur takut bibi kena masalah.


siti yang mendengar ucapan bibi inah sangat geram tapi dia tahan, untuk menggali informasi selanjutnya.


"mau ngapain dia kesini"tanya siti.


"mau jiarah ke makam mertuanya,karena dia belum sempat jiarah"bibi berbohong kerena dia tidak mau mereka tau tentang masalah rumah tangga ameera takut jadi bahan gunjingan..


"kalau begitu saya permisi dulu"bibi langsung pergi.


"duhh si ameera,berutung banget udah dapat laki ganteng kaya lagi"ucap ibu² saling berbisik.


"ternyata yamg di bilang ibu tiri si dinda itu salah"ucap yang lain.


"iya kita udah nuduh ameera yang engga²"ucap yang lainya

__ADS_1


"iya saya berasa bersalah pada ameer"ucap salah satu ibu.


siti yang mendengar ucapan ibu² langsung pergi begitu saja dengan muka masam,.


__ADS_2