BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 36


__ADS_3

"begiiini mih pih, aku dan istriku hidup masing²,dan aku juga engga tau keberadaan dia dimana sekarang"rio sambil menunduk.


Abdullah yang mendengar pernyataan anaknya langsung naik pitam dan menampar rio, karena dia merasa gagal mendidik anaknya untuk menjadi lelaki tanggungjawab.


"sabar pih, ingat kita baru sembuh tahan emosinya"jelita menangkan suaminya


"cari manatuku sampai ketemu,awas saja kamu tidak menemukanya,papih tidak akan memaafkan kamu,bukan tanpa alasan kami menikahan kamu dengan anak sahabat papih,tapi sebagai orang tua papih tau perempuan yang pantas menjadi istri kamu,ameera adalah gadis baik dia pasti tidak banyak menuntut ini itu dari kamu meskipun kamu sukses"Abdulloh pada sang putra


rio hanya diam , meskipun dia tidak mencintai istrinya tekadnya sudah bulat akan mencari istrinya itu,mungkin suatu saat dia bisa jatuh cinta pada istrinya seiring berjalannya waktu.


pepatah juga mengatakan CINTA DATANG KARENA TERBIASA begitu bukan.


"rio akan mencarinya besok"ucap rio


Abdullah yang mendengar itu hanya mengangguk sebenarnya dia tau alamat rumah ameera tapi dia ingin anaknya berjuang mencari istrinya tanpa bantuannya, namun jika nanti rio sudah mulai lelah tidak menemukan ameera pasti dia akan memberi tahu alamat rumahnya dia hanya memberikan pelajaran pada anakanya agar tidak menyia_nyiakan orang yang berharga dalam hidupnya.


”rio pamit dulu mau keluar”rio pada kedua orang tuanya


”ya sudah sana”jelita pada sang anak


"emang mau kemana jam segini"tanya Abdullah


"aku mau cari tukang rujak pih,soalnya pengen banget"tutur rio


"tumben kamu suka rujak, emang ada jam segini jualan rujak"tanya jelita heran pada anaknya


"iya nyariii aja dulu,kalau engga ada cari makanan apa aja"rio langsung menyalami kedua orang tuanya dan pergi, dengan pakaian santai tidak mengurangi ketampananya.

__ADS_1


setelah mutar_muter dia tidak menemukan penjual rujak, akhirnya rio membeli bakso pinggir jalan dengan level yang lumayan pedas padahal dari dulu dia ping anti makan pedas tapi entah sejak kapan dia suka pedas.


gawainya dan mengubungi farhat dan rey untuk menemani dia makan bakso, rey adalah sahabat rio tapi beberapa bulan ini rey sedang bertugas ke luar kota jadi dia jarang bertemu.


"ada apa rio"tanya rey males, biasanya rio kalau mengubungi dia paling meminta bantuan seperti ban mobil bocor dan nyuruh dia menjemputnya.


"temenin gue makan bakso,farhat juga ada disini"ucap rio padahal mereka masih di jalan, meskipun farhat adalah asisten nya tapi rio sudah menganggap Farhat sahabatnya kerena mereka bertiga suka nongkrong bareng.


”tumben ngajakin makan,ya udah serlok nanti gue kesana”balas rey


setelah beberapa menit rio menunggu akhirnya Farhat datang tinggal menunggu satu lagi.


”udah pesen sana"ucap rio


farhat langsung mesan beberapa menu,ada soto tongseng dan juga Basko dan es teh manis,


"iya tenang aja gue telaktir,pesan aja yang kamu suka"rio sambil memasukan bakso


"bos baik baget,"puji Farhat


"emang gue baik baru nyadar kamu"rio


"menyesal gue muji bos"Farhat dalam hati


"bos itu sambel engga kebanyakan apa"farhat melihat bosnya memakan bakso dengan sambel yang banyak, padahal dia engga suka pedas


"engga ini enak,engga pedas juga,kamu mau nyobain"tanya rio

__ADS_1


"ehhh engg bos,makan aja sama bos saya kan lagi pesan juga"farhat,dia tidak mau sakit perut jadinya dia menolak.


"hey bro apa kabar"sapa rey


"kabar baik gue"balas rio,farhat hanya tersenyum sanggung meskipun mereka sudah menganggap dirinya sahabat mereka berdua tapi Farhat kadang_kadang Canggung mungkin belum terbiasa.


"bro loe masih betah Kerja sama dia,engga ada niat apa ganti bos"canda rey pada Farhat


"sebenernya pengen ganti bos,"canda Farhat, langsung mendapat tatapan tajam dari sang bos


"bercanda bos, jangan potong gajih


saya"farhat memohon.


"potong aja rio,engga usaha kasian sama Farhat"rey sangat bahagia melihat wajah Farhat tertekan.


"tuan kenapa anda ini mejadi provokator" Farhat sangat kesal ingin rasanya dia mencakar wajah rey.


rey hanya tertawa dia sangat senang melihat farhat kesal.


"kenapa jadi kalian yang bertengkar,sana rey loe pesan makanan,dari tadi hanya ngercokin orang aja"gerutu rio


rey langsung memesan basko dan jus,dan dia pun langsung duduk.


"tumben loe makanan di pinggir jalan"tanya rey


"lagi pengen aja, emang masalah"rio sewot

__ADS_1


"engga gue cuman nanya"rey


__ADS_2