BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
banyak..


__ADS_3

Rio pun mengguk karena dia sangat lelah hari ini, sedangkan arman langsung pamit pada rio karena dia mau menginap di hotel dekat bandara supaya besok bisa langsung berangkat ke Jakarta..


pagi_pagi ameera sudah membersihkan rumah dan memasak membantu sang ibu, setelah sarapan dia akan berangkat melamar kerja di sebuah pabrik bersama dinda kerena tadi malam sudah menghubungi dinda tentang dia yang sudah ada di rumah..


"ibu ameera pinjam motor bapak boleh kan,"ucap ameera


"emang kamu mau kemana,pagi_pagi udah rapi begini"ibu


"ameera mau ngelamar kerja ke pabrik bu, kebetulan hari ini ada lowongan"ucap ameera


"tuh kunci motor,di atas tv,emangnya kamu sudah ijin sama suami kamu"ibu


Ameera hanya diam,gimana mau minta ijin nomer hp suaminya aja dia tidak punya,alamat rumah juga tidak tau,memang kedengarannya sangat konyol,tapi itulah kenyataannya dia bahkan tidak tau apapun tentang suaminya..


"hmm nanti kalau dia kesini,meera minta ijin pasti dia bolehin kok ameera Bekerja"ucap ameera meyakinkan sang ibu..


"ya sudah jika itu keinginan kamu ibu bisa apa,semoga kalian di terima"ucap ibu


"amiin terimakasih ibu"ucap ameera..


"meera uang mahar kamu mau kamu belikan apa"ucap ibu..


"buat ibu aja, kebutuhan sehari_hari"ameera..


"ibu tidak akan menerimanya itu hak kamu,kamu simpan aja atau kamu bikin tabungan takutnya suatu saat kamu butuh uang kamu tidak perlu pusing"ucap ibu


"ya sudah nanti ameera buat tabungan bu,ameera pamit dinda sudah nunggu tuh di depan"ucap ameera


"hati_hati di jalan jangan ngebut ya"ucap ibu,ameera mencium tangan sang ibu lalu berangkat..


"ayo naik din takut ke siangan nih"ucap meera sambil menyalakan motor..


"oke siapp bos, berangkat"ucap dinda semangat..


selama perjalanan mereka tidak banyak mengobrol, setelah sempai di sebuah pabrik mereka langsung mengantri, mereka berdua langsung memberikan berkas lamaran setelah itu pergi, semoga besok ada panggilan untuk interview..


"meera gimana kalau sekarang kita makan bakso,langganan kitu "ucap dinda


"ayo,sakalian nongkrong sebentar,aku yang telaktir deh"ucap ameera

__ADS_1


"yang bener nih"dinda bersemangat..


"beneran sepuasnya"ucap ameera


mereka pun sampai di tukang bakso langganannya,dinda mencari tempat duduk di belakang biar leluasa ngobrolnya..


"bang bakso yang ukuran satu kilo,sama es teh emapat"ucap dinda


"siap neng,tuben nih yang besar"ucap kang baso


"iya soalnya temen saya lagi mau mukbang,nanti bakso akang viral"ucap dinda


"wahhh beneran neng"ucap kang baso


"engga kang cuma becanda"ucap dinda Sabil pergi, dan nyamperin ameera..


"meera kemarin kamu pulang sendiri"tanya dinda..


"iya din"ameera


"kenapa engga di anterin sama laki kamu yang ganteng itu"dinda penasaran..


"owh seperti itu,coba cek kartu ATM nya takut kosong,apa jangan-jangan mereka tukang tipu meer"ucap dinda


"kok kamu ngomong gitu sih din"ameera


"iya semoga saja mereka tidak nipu kamu,apa maharnya uang asli"ucap dinda


"asli kok din,ibu aku sudah memeriksanya,kalau mereka tukang tipu ngapain coba bayarin operasi bapak aku,terus bapak aku juga kenal sama mereka"ucap ameera.


"iyaa juga sih,coba nanti kamu cek aja ATM nya sebelum kita pulang"ucap dinda.


pesanan mereka pun datang bakso besar dan empat es teh..


"wah besar sekali ini untuk kita berdua"ucap ameera kaget,gimana tidak kaget itu porsi untuk 5 orang..


"iyaa ini untuk kita,kan kamu punya suami kaya jadi engga apa-apa kan aku minta di teraktir ini"ucap dinda..


"iya engga apa-apa kok"ucap ameera..

__ADS_1


"ayoo meera kita makan"ucap dinda antusias..


mereka pun makan bakso dengan semangat meskipun pedas mereka terus memakanya..


"aku nyerah din,aku engga kuat perutku terasa mau beledak"ucap ameera dengan muka yamg mereka antra kepdasaan dan kenyang..


"meera ini sedikit lagi tangung,kita habiskan berdua yah"bujuk dinda,


Sebenarnya dinda juga sudah sangat kenyang tapi maksa untuk memakannya..


"kamu aja deh yang habisin nanti aku muntah kalau di paksa"ucap ameera


terpaksa dinda menghabiskan bakso, setelah bakso habis mereka pun pulang, meskipun dinda sangat engga untuk pulang kerena perut kenyang..


"din disana ada atm"dinda sambil menunjuk ke supermarket..


"ahh iya ayo kita berhenti,"ucap ameera..


mereka pun berhenti dan menuju atm dan langsung cek saldo..


"ini berapa sih din,satu juta apa sepuluh juta"ucap ameera


"satu juta nol nya enam meer,kalau sepuluh juta nol nya tujuh,itu berapa nol nya"tanya dinda..


"ini nol nya delapan din"ucap ameera polos


"berarti itu 100 juta Ameera"ucap dinda terkejut


"masa sih din sebanyak itu"ucap ameera tidak percaya


"coba aku lihat meera"dinda, melihatnya matanya hampir copot..


"gimana, sepuluh juta,atau satu juta"tanya ameera


"ameera demi apa,saldo suami kamu memenang 100juta"ucap dinda


"yang bener kamu,kok banyak banget sih"ucap ameera tidak percaya..


"coba cek google, seratus juta nol nya berapa kalau tidak percaya"ucap dinda..

__ADS_1


__ADS_2