
"wihh kamu hebattt,punya ide dari mana tadi buat ngerjain dua pria itu"tanya dinda
"itu sepontan aja,dan akhirnya mereka berdua percaya kalau aku anak polisi"ameera
"iya lihat saja mukanya mereka langsung panik"dinda
"iya,tadi mukanya seperti nahan berak"ameera dan mereka pun kembali tertawa membayangkan wajah dua pria tadi.
setelah beberapa saat mobil yang mereka pesanan akhirnya datang dan mereka pun naik menuju hotel terdekat untuk beristirahat.
***
pagi_pagi sekali rio sudah bangun, Karena dia ingin mencari istrinya.karena pencarian kemarin tidak mebuahkah hasil jadi hari ini rio harus mancari istrinya lagi, setelah mandi dia langsung turun ke bawa untuk sarapan setelah sarapan baru berangkat.ketika rio makan tiba-tiba hpnya berdering
"ada apa"rio dengan malas
"ehh loe dimana,gue tadi ke kantor loe pas gue tanya sama Farhat loe lagi liburan,enak bener loe"cerocos rey
"iya gue lagi liburan,loe mau kesini nyusul gue"rio sambil memasukkan makanan dalam mulutnya
"emang loe liburan dimana,kalau masih di luar kota yang dekat² gue nyusul"rey
"gue lagi di Bandung"ucap rio
"wow itu Deket,gue nanti nyusul serlok aja,udah dulu gue mau meeting dulu"rey pamit dan langsung memutuskan sambungan teleponnya
"mudah sekali memanfaatkan teman satu ini,ah senang sakali akhirnya ada temennya untuk mencari ameera"guman rio pada dirinya sendiri.
rio meminta Farhat mengirimkan foto pernikahanya dengan ameera supaya lebih mudah mencari ameera karena kalau di sebutkan ciri-ciri saja itu kadang orang² tidak pernah melihatnya kerena mungkin banyak perawakan yang seperti ciri² tersebut.
setelah makan rio langsung pergi mencari istrinya tapi saya sudah hampir siang rio tidak satu orang pun yang mengenal istrinya.
__ADS_1
"bagaimana ini sudah hampir jam dua siang aku belum juga menemukan ameera meskipun aku menujukan fotonya tadi orang² disini tidak ada yang kenal maupun melihatnya"ucap rio sambil memukul setir,rasanya dia sudah sangat putus asa.
"lebih baik cari makan dulu,soalnya cacing di dalam perut sudah mulai demo"rio pun mencari makanan pinggir jalan untuk menganjal perut karena dia hanya sarapan tadi pagi,hingga akhirnya rio berhenti di sebuah tukang bakso,rio langsung memesan dua porsi bakso dan minumnya es jeruk,dan akhirnya pesanan pun datang.
"kenapa baksonya bikin ngiler sekali,pasti rasanya sangat enak"rio langsung melahap bakso yang begitu menggoda.
"basko Bandung memang enak dan mempunyai ciri khas tersendiri apalagi ini bakso cuangki rasanya tidak kalah enak"rio sambil terus makan,tiba tiba hpnya berdering dan ternyata itu rey.
"ada apa huh,loe selalu saja mengganggu saat gue makan"rio dengan kesal
"maaf gue kan engga tau loh sedang makan,loe ada dimana gue lagi di hotel nih"rey dengan Santai
"gue lagi di luar,loe pesan kamar aja dulu nanti gue kasana, soalnya gue lagi ada perlu dulu sebentar paling nanti sore gue ke hotel lagi"ucap rio
"iya sudah kalau begitu,nanti kalau loe sudah sampai kabarin aja"rey lalu mematikan teleponnya
"kebiasaan nih anak, langsung matiin aja,lebih baik lanjut makan lagi"ucap rio.
***
"kenapa kamu tidak memohon ketika rio memutuskan hubungan dengan agar dia memaafkan kamu,kalau kamu putus dengan rio kita punya uang dari mana"johan dengan emosi
"kok kamu ngomong kaya gitu sih,aku itu cintanya sama kamu,dan anak yang ada di perut aku itu anak kamu,aku tidak cinta sama rio"sabrina sambil menangis
"iya aku tau itu anak aku,aku juga tau kamu cinta sama aku,tapi kalau begini kan kita tidak punya pemasukan lebih"ucap johan
"terus kamu maunya bagaimana,aku harus memohon_mohon pada rio agar dia memaafkan aku dan aku harus pura² mencintai dia"Sabrina
"iya,gimana caranya kamu bisa kembali lagi sama rio aku tidak mau tau,kalau kamu engga balikan sama rio kita putus saja"johan sambil berlalu pergi.
sabrina yang mendengar ucapan johon langsung nangis histeris, bagaimana dia bisa pura² mencintai rio sedangkan hatinya untuk johan, setelah apa yang terjadi selama ini apa rio akan memaafkanya Sabrina sangat bingung.
__ADS_1
"aku harus melakukan sesuatu agar johan tidak marah lagi,aku punya ide"ucap sabrina sambil berlalu pergi dan menghapus air matanya.
sabrina sekarang ada di depan rumah megah dia sebenarnya deg²an takut rio mengusirnya tapi demi johan dia akan melakukan apapun meskipun harga dirinya di pertaruhkan.
"maaf mau mencari siapa ya"tanya petugas kemanan
"saya temennya rio, katanya tadi suruh datang kesini"ucap sabrina
"silahkan masuk mbak"ucapnya dengan ramah
"terimakasih pak"sabrina sambil memasukkan mobilnya ke dalam.
"permisi,rio rio rio"sabrina sambil nyelonong masuk ke dalam rumah
"maaf cari siapa ya mbak"tanya mbok inem
"saya mau cari rio,rio rio"teriak Sabrina
"maaf taun rio sedang tidak ada di rumah"mbok inem
"alah bibi pasti bohongkan,rio pasti ada di dalam"sabrina dengan suara yang keras
"bener tuan rio engga ada di rumah"mbok inem
"ada apa sih mbok kok berisik baget"tanya jalita dia turun ke bawa karena mendengar ke ributan di rumahnya.
"ini nyonya ada yang cari tuan rio,saya sudah kasih tau bawa tuan rio engga ada di rumah,tapi dia tidak percaya"mbok inem
sabrina yang mendengar suara mamahnya rio langsung membuat wajah ramah.
"ehh tante apa kabar sudah lama tidak ketemu, sekarang tante sudah sehat,maaf waktu di Singapore aku engga nungguin tante cuma nengokin tante sebentar soalnya aku ada kerjaan"sabrina sambil menyalami jelita namun jelita menolak, Sabrina sangat jengkel tapi dia harus pura² tersenyum.
__ADS_1
"ada apa kamu datang kesini"jelita tanpa basa basi
"langsung saja Tante, Karena rio tidak ada saya harus sampaikan ini pada tante"Sabrina dengan air mata buaya pura² menangis..