BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 40


__ADS_3

"jika ibu ingin membuat kerusuhan di rumah saya,lebih baik ibu pergi sekarang"usir ameera


"dasar perempuan murahan tidak tau diri,awas kalau kamu mengganggu anak saya,dan kamu pergi dari sini karena kita tidak mau punya tetangga hamil di luar nikah"bu siti sambil berlalu pergi.


ameera langsung menangis rasanya dirinya tidak kuat dengan semua ini,


"nak kamu sabar nanti ayah kamu pasti ke sini untuk menjemput kita,biarkan orang berkata seperti itu jangan di dengar sama kamu"ameera sambil mengusap perutnya.


setelah kejadian tadi ameera rasanya dia malas ngapa-ngapain.


***


pulang kantor rio langsung pergi ke Bandung untuk mencari sang istri,dia pun memesan hotel yang sama dan kamar yang sama, setelah sampai di kamar yang di pesan.rio pun mematung sambil melihat kamar ini tidak ada yang berubah sama sekali,rio langsung ingat tentang kejadian malam pertama bersama ameera,hatinya merasa sedikit sakit jujur sangat merindukan tubuh sang istri meski dia melakukanya dua kali tapi ketika mengingatnya tubuh rio langsung panas dan yang sedikit sesak di bawah sana.


"maafkan aku, meninggalkan kamu disini"lirih rio


setelah merenung dan menyesali semua yang dia lakukan pada istrinya,rio langsung ke kamar mandi untuk membersihkan padanya setelah itu dia akan mulai mencari istrinya.


rio bertanya kepada orang apakah melihat ciri² istrinya yang rio sebutkan pada orang² namun semua orang yang rio tanya tidak ada yang kenal dengan ciri² seperti itu.rio sangat putus asa dan dia ingat dengan daerah dimana istrinya terkahir menarik uang rio.karena ini sudah malam dia memutuskan untuk pergi ke hotel dan istirahat dia akan kesana besok.


***


ameera tengah duduk sambil makanan cemilan untuk melampiaskan kekesalan dia makan banyak cemilan,sambil menunggu dinda pulang karena tadi telpon akan telat pulang karena lembur.


"assalamualaikum"dinda datang dengan wajah lelah


"walaikumsalam"balas ameera


"lagi makan apa nih"dinda sambil duduk

__ADS_1


"makan kacang, padahal udah tau tapi masih nanya"ameera sebal


"kiarain makan kulit kacangnya"ameera sambil nyengir.


"sana mandi bau ketek"canda ameera


"idihh,orang aku wangi seperti minyak kasturi"dinda tidak terima.


"iya deh iya,yang wangi minyak kasturi sana mandi"ameera


dinda langsung masuk ke dalam kamar untuk membersihkan badanya, sedangkan ameera menyiapkan untuk makan malam.


"widih enak banget kayanya"dinda dengan wajah ngiler


"pasti enaklah,makanan buatan aku"ameera dengan bangga


"hahhaahah"ameera tertawa melihat wajah dinda


mereka langsung makan dengan lahap.


"meera kamu harus buka rumah makan atau warteg soalnya makanan kamu enak banget"puji dinda karena setiap ameera masak makan tidak pernah gagal selalu enak


"kamu bisa aja bikin orang bahagia,"ameera


"serius makanan kamu enak²,kamu punya bakat "ucap dinda dengan serius


ketika ameera dan dinda sedang makan tiba-tiba pintu ada yang menggedor dengan keras.


"siapa sih malam² ganggu aja"ketus dinda

__ADS_1


"lanjutkan aja makan kamu,biar aku yang membukanya"ameera sambil pergi.


ameera langsung membuka pintu rumahnya dan ternyata disana ada ibu siti dan suaminya pak didi dengan wajah masam


"ada apa lagi, silahkan masuk"ameer


mereka pun duduk tanpa memperdulikan ucapan ameera, sedangkan ameera yang melihat tingah suami istri itu hanya menggeleng_geleng kepala.


"ameera saya kesini mau menyakan,apa yang di sampaikan istri saya terhadap anak saya yang suka kesini dan kamu selalu menggodanya apakah itu benar"tanya pak didi dengan nada tinggi


"begini pak kak dion pernah datang kesini memang benar,tapi soal saya yang menggoda anak bapak itu tidak benar"ameera


"dia tidak akan ngaku ayah,apalagi dia lagi hamil bapaknya engga mau tanggung jawab pasti dia akan menggoda anak kita"bu siti


"ameera saya minta tolong kamu jangan ganggu anak saya yang sedang kuliah dan saya juga tidak akan menerima kamu sebagai menantu saya, carilah pria yang sepadan dengan kamu seperti tukang kuli panggul pasti dia mau menerima kamu dan anak kamu jangan terus menggoda anak saya"pak didi


ameera yang mendengar ucapan pak didi langsung emosi sebegitu rendanya ameera di mata mereka padahal ameera tidak pernah penggoda anak mereka.


"maaf ya pak ibu,saya tidak pernah menggoda anak kalian tanyakan saja pada anak kalian, malahan dia yang menawarkan diri untuk jadi suami saya tapi saya tidak mau,dan satu lagi jangan pernah datang lagi kesini kalau untuk mencari masalah atau keributan"ameera tegas


"alah dia engga bakalan ngaku kalau dia menggoda anak kita karena pasti malu,dan kamu sebaiknya pergi dari kamu ini karena kamu hanya membuat aib saja disini"siti


"ehh ibu jaga ya ucapan ibu terhadap teman saya,tuh anak ibu urusin jangan sampai lepas dan datang kesini lagi untuk menggoda ameera"dinda dengan marah,dia tidak rela sahabat baiknya itu di hina.


"dasar kalian berdua sama aja, sebaiknya kalian pergi dari sini sebelum kalian di usir karena hamil di luar nikah oleh warga,dan kamu apa kamu juga ikutan hamil seperti si ameera"pak didi dengan senyum meremehkan.


"maaf saya mau tegaskan saya tidak hamil di luar nikah,dan kenapa saya harus pergi ini rumah saya,dan satu lagi apa saya merugikan kalin disini, bahkan saya makan di tanggung saya sediri kenapa kalian harus repot ngurusin saya,jika kalian sudah tidak ada lagi urusan dengan saya silakan pergi dari rumah saya"ameera


"awas saja kalian tidak pergi dari kampung ini kalian tau akibatnya,ayo pak kita pergi dari rumah jelek ini"siti sambil pergi ke luar.

__ADS_1


__ADS_2