BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 48


__ADS_3

Kami percaya sama kamu rio"ucap Abdulloh.


"sekarang kamu dan rey istirahat dulu,pasti kalian cape"ucap jelita.


rio dan rey pun masuk ke kamar masing²,rey juga punya kamar khusus di rumah rio termasuk juga Farhat juga punya kamar khusus kerena mereka kadang nginep di rumah rio.


***


pagi² ameera mau sedang sibuk menyiapkan barang² untuk di bawa ke ruko dia juga sudah mendapatkan 2 karyawan dari sosial media, sedangkan dinda sibuk untuk bersiap² berangkat ke kantor karena dia mendapatkan pesan bawa dirinya di terima bekerja.


"din ayo sarapan dulu,nanti keburu siang"ameera berteriak di dapur


"iyaa bentar"dinda di kamar


"dasar anak perawan,dari subuh engga beres² pake make up"ameera


"kedengaran loh, ngedumelnya sampe kamar"dinda sambil mendudukan bok*ngnya.


"masa sih.. perasaan aku ngomong pelan loh"ameera


"widih makan besar nih"dinda dengan mata berbinar..


"iya kan buat nanti makan di ruko,kamu kalau istirahat ke ruko kita yah makan bersama"ucap ameera sambil mengambil nasi


"iya nanti aku kesana,"dinda, mereka pun makan sambil mengobrol ringan.


setelah sarapan dinda pamit untuk bekerja.


"ameera beneran engga mau bareng"ucap dinda ketika melangkah keluar


"engga kamu duluan aja, semangat Kerjanya"ameera

__ADS_1


"kamu di rumah hati²,kalau ada apa² langsung hubungi aku"dinda


"iyaa siapp,sana kamu berangkat"ucap ameera


setelah ke pergiaan dinda ameera ke kamarnya dan duduk di tepi ranjang sambil mengelus² perutnya yang sudah buncit Karena usia kandungan memasuki 7 bulan,dia mengambil sebuah poto di meja rias.


"ibu bapak,do'akan ameera semoga usaha yang ameera mau rintis sekarang berhasil dan juga semoga lahiran ameera lancar"ameera sambil menitikkan air mata,rasa kangen terhadap orang tuanya tiba² membuncah, setelah puas menangis ameera langsung siap² pergi untuk berangkat karena hari sudah siang mungkin dua pegawainya lagi menunggunya sekarang.


setelah sampai di ruko mereka berifing untuk beres² dan yang lainya, karena peralatan sudah lengkap semua jadi warteg akan di buka besok, siangnya mereka makan siang bersama dan dinda juga ikut makan.


****


di pagi hari rio dan kedua orang taunya sedang menikmati sarapan dengan tenang.


"rio dimana rey kok engga ikut serapan."tanya jelita


"rey masih ngantuk dia mih"rio sambil memasukan roti


"mih pih,rio mau tinggal di apartemen dan rio ke kantor juga dekat"ucap rio


"iya engga apa² asal kamu bisa jaga diri,kamu juga harus cari istri kamu,kasian dia sebatang kara sekarang"ucap jelita lembut


"aku juga lagi berusaha mencari istri aku,do'akan saja semoga aku bisa cepat menemukannya"ucap rio.


ketika mereka sedang mengobrol tiba² rey datang dengan muka bantal.


"eh tuan rumah sudah bangun"canda rio


"iya nih, apakah tamu² ini sudah makan"balas rey


"sudah tuan,tamu tidak tau diri ini sudah makan"balas rio

__ADS_1


"sudah² ayo rey kamu makan,pasti lapar kan"ucap jelita,menjadi penengah dia tau kalau diam diam saja urusanya bakal panjang.


rey bun duduk dan mengambil nasi,kerena makan roti tidak akan membuat kenyang menurut rey maklum,meskipun ayah dari Turkey tapi soal selera makan rey lebih mirip ibunya yang Indonesia benget.


"rey gimana kabar ayah dan bunda kamu"jelita


"Alhamdulillah tante baik,tapi sekarang mereka lagi di turkey bisnis ayah disana sedang ada sedikit Kendal"jawab rey


"syukurlah kalau mereka baik,kapan kamu mau menikah"lanjutnya lagi.


"ukhuuuu."rey langsung tersedak.


"pelan² rey makanya"jelita sambil menepuk punggung anak sahabatnya itu.


"pernyataan macam apa itu,engga bunda engga tante pasti pernyataan hal konyol itu,gimana mau nikah calonya juga belum ada"rey dalam hati.


"ini tante hilalnya belum kelihatan,do'akan saja"jawab rey


"engga usah pake hilal rey,tinggal comot aja"ejek rio.


"udah lanjut lagi makanya"ucap Abdullah.


"mih urusan Sabrina aku serahkan pada mamah,aku males banget ke temu dia"ucap rio


"tenang aja urusan wanita kunti itu, serahkan semuanya sama mamih"ucap jelita dengan bangga.


"terimakasih mamih"rio langsung memeluk.


"hmmm mesra banget"rey


"sana loe mandi,jangan ikut nimbrung"rio

__ADS_1


rey pun beranjak pergi ke atas untuk bersih² karena rencananya dia mau ikut mencari istrinya rio,soal kantor dia sudah memberi tugas pada asitenya..


__ADS_2