BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 60 istri idaman..


__ADS_3

"tuhh anak gue lagi di puji sama mereka,katanya cantik mirip ibunya"ucap rio sambil menunjuk ke arah ruang tamu yang sangat rame oleh kaum perempuan.


"iya lah pasti mujinya ke ibunya kerena anak loe cewe"ucap rey.


"iya juga sih"rio sambil menggaruk kepala.


"namanya siapa boss"ucap Farhat.


"belum di kasih nama,nanti aja diskusikan sama ameera"ucap rio.


setelah mereka pulang ke rumah masing_masing sekarang tinggal rio dan ameera yang sedang duduk bersama bayinya.


tangan rio mengusap kepala sang bayi sedangkan matanya terus menatap ameera yang di tatap menjadi salah tingkah.


"mas kenapa sih ngeliatin aku terus"ameera malu.


"ehhh engga"rio yang baru sadar mantap ameera langsung mengalihkan pandangannya.


"owh kirain ngelihatin aku"ucap ameera.


"ayo kita ke kamar lagi"ucap rio sambil menggendong sang bayi.


ameera pun mengikuti langkah sang suami.


"mas kamu mandi sana"ucap ameera pada sang suami.


"iyaa bentar lagi"rio malas.


"ehhh anak kita mau di beri nama apa"tanya rio.


"emmm kira-kira siapa yah,aku belum ada nama"ucap ameera.


"gimana kalau namanya cahaya zahra Ar-Rasyid"ucap rio,kerena nama itu sangat cocok untuk anaknya karena setelah kehadirannya seperti cahaya dalam hubungan rumah tangga mereka.


"nama yang bagus,aku sangat setuju"ucap ameera.

__ADS_1


entah dorongan dari mana rio tiba-tiba memeluk ameera sambil berbisik.


"terimakasih sudah mau melahirkan malaikat kecil kita,dan maaf kesalahan aku selama ini"bisik rio, membuat bulu kuduk ameera berdiri.


"sana mandi bau"ameera mengalihkan pembicaraan dengan wajah merona.


rio yang melihat ameera malu malu kucing hanya terkekeh.


hubungan ameera dan rio semakin hari membaik seperti suami istri pada umumnya.


hari ini rio mau pindah rumah karena dia ingin tinggal dengan keluarga kecilnya ingin belajar hidup manadiri begitu alasan yang rio berikan pada orang tuanya, awalnya kedua orang tua tidak setuju tapi akhirnya setuju karena rio terus memaksa agar mereka setuju.


"ya sudah kalian hati-hati di rumah baru nanti kapan-kapan kita berkunjung kesana"tutur jelita kepada menantu dan anaknya.


"iyaa mih"ucap rio..


"uhh sayang omah pasti kangen sama kamu"jelita menetaskan air mata sambil menciumi cucunya itu.


"mamih kaya mau pindah kemana aja sih,pake nangis segala"rio sebal pada sang ibu.


"mas "ameera menyenggol lengan suaminya takut ibu mertua tersinggung.


"iya sayang hati-hati,nanti kalau rio nakal bilang aja sama mamih"ucap jelita.


"beres mihh"jawab ameera.


"dinda aku pamit yah ,kapan-kapan main sama rey kesana,tolong jaga mamih sama ayah"ucap ameera sambil memeluk sahabatnya itu.


"iyaa pasti aku jagain,kamu tenang aja"ucap dinda.


"sayang aunty pasti kangen banget sama kamu"ucap dinda sambil mencium pipi gembul cahaya.


setelah pamit dengan penuh drama akhirnya mereka sampai di rumah baru,perjalanan dua puluh menit dari rumah utama,.


turun dari mobil ameera di suguhkan dengan rumah yang sangat indah, tidak terlalu besar dengan halaman yang asri membuat siapapun betah,rumah yang berjauhan dari tentang yang biasa di sebut kompleks elit.

__ADS_1


"yang apa kamu suka"ucap rio sambil merangkul pinggang ameera.


"ehhh iya sangat suka mas"ucap ameera.


"ayo masuk jangan berdiri terus"rio sambil menggandeng ameera.


mereka masuk kedalam rumah yang bernuansa putih itu, semuanya sudah lengkap tidak ada yang perlu di beli lagi.


"kapan kamu menyiapkan semua ini mas"tanya ameera.


"sudah lama waktu kamu datang ke rumah mamah"ucap rio.


"ayoo kita masuk ke kamar,kasian cahaya ngantuk,"rio


setelah menidurkan cahaya,ameera pergi ke dapur sedangkan rio langsung ke kamar mandi untuk membersihkan badan.


ketika ameera masak rio memeluk ameera dari belakang sambil mencium rambut sang istri.


"mas duduk dulu disana"ameera menunjuk mini bar..


"engga ahh mau Disni aja"terus mencium rambut ameera membuat ameera geleng kepala melihat tingkah suaminya itu


"mas kapan membeli?12 bahan masakan,yang lengkap seperti ini"ucap ameer


"kemarin nyuruh mbok inem, karena dia paham"ucap rio.


"hmmm iya,ya udah sebentar lagi mateng mas duduk dulu disana,kalau mas nempel terus engga akan kelar"ameera lembut ambil mencium pipi rio .


mau tidak mau akhirnya rio duduk, apalagi sudah dapat ciuman dadakan rasanya dia akan menurut ketika ameera menyuruh apapun.


" dia tau aja kelemahan suaminya"rio sambil melihat ameera yang lincah sekali memainkan alat dapur..


"benar-benar istri idaman,kenapa baru nyadar sekarang"rio pada dirinya..


see you next part 🌹🌹

__ADS_1


untuk beberapa part khusus untuk rio dan ameera, selanjutnya pasti ada sedikit kerikil dan komplik..


terimakasih sudah membaca❤️🫂🫂


__ADS_2