
"apa benar ini alamatnya,desa yang sangat sejuk masih asri tidak seperti di jakarta"lalu dia membangunkan rio yang teridur pulas.
"rio ini sudah sampai,loe mau bangun engga"rey sangat kesal karena rio tidak mau bangun dari tadi
mendengar sudah sampai rio langsung bangun dan merapikan pakaiannya.
lalu rio turun dari mobil karena ingin menanyakan rumah ameera kepada ibu² yang sedang berkumpul.
"heran pagi² udah pada kumpulan,emang engga ada kerjaan apa mereka"rio berbicara dalam hati,sambil mendekat pada ibu².
"permisi bu mau nanya"rio sopan
"silahkan mau tanya apa"salah satu ibu² pake gincu merah seperti cabe
"kalau rumahnya pak Sahrul atau ibu Khodijah dimana"rio
ibu yang saling berbisik melihat penampilan rio dari atas sampe bawah lalu ke atas lagi, membuat rio risih.
"wih orang kota kayanya, ganteng banget"bisik ibu ibu
"iya kaya yang di filem² pake baju kaya gitu"bisik yang lain, meskipun suara meraka pelan tapi rio mendengarnya
"bu maaf rumah ibu Khodijah dimana"tanya rio dengan wajah menahan rasa kesal.
"owh iya²,rumahnya lurus dari sini trus belok ada rumah warna biru itu rumahnya.tapi ibu Khodijah sama suami sudah meninggal tinggal anaknya yang lagi bunting aja yang tinggal di rumah sana"jawab ibu gincu merah.
"pasti itu mau nagih hutang,sama bu Khodijah makanya anaknya jual diri"ibu² sambil berbisik²
"owh seperti itu kalau begitu terimakasih,saya permisi dulu"rio pamit kerena dia sudah gedeg mendengar obrolan ibu² yang so tau.
rio langsung menutup mobil dengan wajah masam.
"kenapa wajah loe seperti orang kalah lotre"rey
__ADS_1
"diam loe,jalan lurus terus belok ada rumah warna biru berhenti di situ"rio, sedangkan rey hanya mengangguk sambil menuju jalan yang rio kasih tau.
setelah samapi di rumah sederhana rio langsung turun. hatinya sang deg degan takut mertuanya murka karena dirinya mencampakkan anakanya dan pergi begitu saja.dia juga takut bertemu istrinya dan kecewa kepada dirinya.
rey ikut turun dia melihat raut wajah sahabatnya itu dengan tidak baik² saja.
"apakah rio menabrak lari seseorang hingga meninggal,dan ini rumah keluarganya"rey dalam hati,sambil mengikuti langkahnya sahabatnya
"assalamualaikum,permisi"ucap rio tapi tidak ada jawaban.
"pada kemana ya,kok sepi banget rumah ini"lanjutannya.
"mungkin orangnya lagi pada pergi,tunggu aja dulu"ucap rey
lima belas menit berlalu tiba² ada ibu datang.
"maaf mau cari siapa yah"ucap bibi
"saya mau cari pak Syahrul sama ibu Khodijah"ucap rio dengan sopan
mereka bardua mengikuti ke dalam rumah yang ada di sebelah rumah ameera.
"di minum dulu,pasti kalian lelah"ucap bibi
"terimakasih ibu"ucap rey
"beneranya kalian kesini ada perlu apa mencari keluarga pak Syahrul,saya tetangganya beliau"tanya bibi
"saya kesini mau melihat istrinya saya, setelah saya menikah saya tidak sempat mengantarkan pulang istri saya, karena kedua orang tua saya kecelakaan saya harus ke Singapura,dan sekarang orang tua saya sudah sembuh,jadi saya mau menjemput istri saya yang bernama ameera"ucap rio.
pengakuan rio membuat rey kaget karena dia tidak tau tentang pernikahan sahabatnya itu, sedangkan bibi hanya mengguk² tanda mengerti dengan yang rio jelaskan.
"tenyata ameera tidak berbohong”ucap bibi
__ADS_1
"maksudnya apa bibi"tanya rio
"ketika ameera di tuding hamil di luar nikah, atau jadi simpanan om²,dia selalu bilang bawa dirinya sudah menikah dengan seseorang, berarti ameera tidak pernah bohong dengan ucapanya, meskipun orang tidak pecaya dengan ucapanya.apakah kamu bener suami ameera ,apakah kamu punya bukti bawa kamu suami ameera"ucap bibi dengan mata berkaca² karena dulu sempat mergukan ucapan ameera.tapi melihat sifat ameera dan keperbadianya dia yakin bawa ameera tidak berbohong dengan ucapannya itu.
"aaapa dia sedang hamil"rio shock, apalagi medengar dari bibi bawa ameera selalu di gujing oleh orang² tentang dia yang hamil di luar nikah dan menjadi simpanan om² dia merasa sangat bersalah, seharusnya rio ada di samping istrinya disaat seperti ini pasti istrinya sangat membutuhkannya.
dan rey yang tadi hanya diam mendengarkan dua orang berbicara ikut shock tentang kehamilan istri sahabatnya,ameera pasti sosok wanita luar biasa rey dalam hati dia jadi penasaran pada istri sahabatnya itu.
"loe hutang penjelasan sama gue"rey berbisik pada rio
"apakah kamu tidak tau kalau istri hamil"selidik bibi
"iya saya tidak tau bibi,dan ini foto pernikahan saya dan ameera"rio sambil menunjuk banyak foto di hp.
"sekarang tolong antar saya ketemu istri saya"rio lirih.
"begini nak, orang tau ameera sudah meninggal beberapa bulan yang lalu,dan ameera pergi ke Jakarta kemarin malam² dia juga pergi mendadak pas bibi tanya mau kemana,dia bilang mau nyusul suaminya,dia hanya menitipkan rumah sama bibi.kalau ada yang mau mengontrak atau menyewa bibi yang suruh ngurus semuanya"ucap bibi
rio hanya diam mendengarkan ucapan bibi dirinya,rasanya semua badannya lemas,dia tidak tau keadaan istrinya dan calon anaknya sekarang apakah mereka makan dengan lahap dan tidur dengan nyenyak memikirkan itu rio langsung tidak sadarkan diri.
"rio bangun,rioo"teriakan rey teredengar samar² hingga matanya tertutup.
"bibi disini apakah ada rumah sakit"tanya rey dengan panik.
"tidak ada nak,hanya ada puskesmas saja"ucap bibi dengan wajah hawatir
"antarkan saya kesan"rey sambil menggandeng rio ke luar..
ketika di keluar banyak tetangga yang sedang bergosip di sebuah warung langsung mendekati rey yang sedang menggandeng rio kedalam mobil.mereka bertanya pada bibi dua pemuda itu siapa karena penampilanya yang mencolok menggambarkan bawa mereka kota.
"itu suaminya ameera"jawab bibi membuat semuanya bengong dan saling berbisik.
"yang mana bibi"tanya salah satu ibu².
__ADS_1
"yang pingsan,kalau gitu saya permisi dulu mau ke puskesmas"ucap bibi langsung naik ke dalam mobil..