
"aku mau menengok calon mertua aku lah sayang,apa peduliku tentang kakak kamu yang cerewet itu"sabrina, langsung memutuskan sambungan telponnya,dia langsung siap_siap menyusul pacarnya.
rio sedang pusing di tambah lagi sabrina kana menyusul ke sini kalau kak.arman tau bisa kena omel dia pasti kakaknya itu marah..
.
kedaan ibu ameera semakin parah sekarang dia sibuk mengurus kedua orang tuanya.,
setelah di beberapa hari di rawat akhirnya ibu ameera meninggal karena penyakit komplikasi yang di deritanya,duni a ameera terasa hancur ketika orang yang sangat ia cintai pergi meninggalkan selaman_lamanya..
"meera sabar ya ikhlas, semoga ibu kamu.di terima di sisi allah"dinda
ameera hanya mematung pikiranya kosong,mengapa ujian hidupnya sangat berat di usia dia mulai dewasa.
"jangan berlarut dalam kesedihan yang berlebihan, lihat bapak kamu kalau kamu seperti ini beliau pasti sedih"bijak dinda
"iya din, terimakasih kamu selalu ada"ameera langsung memeluk sahabatnya itu..
sedangkan bapaknya setelah beberapa hari kepergian ibu,dia kelihatan sangat sedih namun berusaha menutupi dari ameera dia berusaha tega,ameera tau bapak pasti sangat kehilangan,dia juga sering melihat bapaknya nangis diam_diam..
"pak makan dulu,ameera mau pamit kerja dulu"ameera,dia harus bekerja karena sudah di terima kerja,.
__ADS_1
"iya hati_hati di jalanya"bapak
"bapak jangan lupa minum obat"ameera,pamit sambil mencium tangan sang bapak.
"din maaf ya nunggu lama"ameera pada sahabatnya itu yang dari tadi menunggunya di teras rumah.
"engga kok santai aja,jam masuk kerja masih lama,nanti kita cari sarapan dulu ya"dinda
"iya,aku juga masih lapar padahal tadi habis sarapan"ameera
mereka pun berangkat ke tempat kerja, menggunakan motor ameera setelah sampai mencari bubur untuk mereka sarapan..
setelah selesai sarapan mereka berdua langsung masuk karena sudah waktunya bekerja.
"kamu ngertilah aku di sini untuk, menunggu kedua orang tuaku bukan buat jalan_jalan"rio kesal setelah kedatangan Sabrina kesini membuat dia pusing.
"kok kamu jadi marah sih sama aku,kamu itu cuma mementingkan keluarga kamu terus"Sabrina marah kerena kesal kepada rio yang tidak peduli padanya.
"bukan begitu,coba kamu di posisi aku pasti kamu juga akan seperti ini"rio
"ya sudah kalau kamu engga mau ikut sama aku, transfer ke atm aku soalnya aku mau belajar"sabrina dengan entengnya.
__ADS_1
"iya aku tansfer sekarang,"rio sambil mengambil gawainya dan tersfer pada sabrina.
"sudah ada sayang, terimakasih aku pergi dulu"pamit sabrina
ketika keluar sabrina berpapasan dengan arman tapi dia buru_buru pergi takutnya arman akan mengomel pada dia..
arman dengan wajah merah padam buru_buru nyamperin adiknya.
"rio,apa kamu bertemu dengan wanita matre itu"tanya arman
"eeengga kok kak"rio menyangkal
"kamu jangan bohong,tadi kak melihat wanita dan kakak berpapasan langsung"arman
"iya kak,tadi dia datang kesini melihat ayah dan bunda"rio, percuma bohong pun karena kakaknya sudah tau
"rio kamu itu udah punya istri kamu mikir dong,bukanya nyariin istri kamu malah ketemu sama wanita matre itu"arman
"kakak lihat kan aku disini nunggu ayah dan bunda,aku juga engga tau dia akan nyusul ke sini,kenapa kak engga suka banget sama Sabrina dia itu wanita baik dia engga matre,soal istri aku itu urusan rumah tangga aku kakak engga berhak ikut campur"rio marah pada sang kakak yang terlalu ikut campur kehidupanya..
"kalau bukan matre apa namanya huu,di kasih tau malah nyolot,iya kamu memang sudah dewasa tapi kamu masih saja seperti anak kecil tidak tau mana yang baik dan mana yang buruk buat hidup kamu,soal rumah tangga kamu memang kakak tidak perlu ikut campur,tapi kalau soal kamu menelantarkan istri kamu yang entah dimana sekarang, kakak perlu ikut campur untuk mengingatkan kamu bawa kamu sekarang punya tanggung jawab karena kakak tidak mau punya adik yang tidak bertanggung jawab pada istri, sudahlah sana kamu pulang ke Indonesia,biar kak yang menuggu ayah bunda sekarang ,kerena besok ada orang yang menjaga di sini jadi kamu tidak perlu hawatir ,soal perkembangan kesehatan orang tua kita nanti kakak kasih tau Lewat chat atau telpon"arman
__ADS_1
rio pun pamit pada kedua orang tuanya untuk pulang meskipun tidak ada jawaban kerena merek sedang koma,.