
Kenapa sih bos kamu itu banyak nanya sekali seperti wartawan,farhat dalam hati.
"itu namanya tahu gejrot bos,kalau begitu saya permisi dulu"farhat takut bosnya itu semakin tanya yang aneh_aneh.
setelah kepergian farhat dia langsung melahap makananya itu sampai dia tidak memperdulikan keberadaan sabrina..
"sayang kamu makan apa sih, kayanya tidak higienis baget"cibir sabrina
"kata siapa engga higienis,emang kamu liat peroses pembuatanya"rio
"iya engga kasih tapi itu keliatan makanan orang kampung deh, sepertinya kamu setelah menikah dengan wanita kampung itu selera makan kamu juga jadi kampung"sabrina
"kamu jangan suka mengihina orang atau makanan,kalau kamu engga suka diam aku lagi makan"rio kesal
"nyebelin baget sih kamu itu setelah menikah dengan wanita kampung,kamu tidak perduli lagi sama aku di ajak ketemu engga mau di ajak makan engga mau,kamu berubah"sebrina sambil pura_pura menangis
"sayang kok kamu ngomong seperti itu,kan kamu tau setelah aku nikah aku ngurusin orang tua aku yang sedang di rumah sakit,bahkan aku belum bertemu dengan istriku yang entah keberadaanya dimana"jelas rio
"maafkan aku tadi aku emosi,kamu jangan cari istri kamu itu ya, setelah orang tua kamu sembuh kita bakalan nikah kamu janjikan"sabrina
__ADS_1
rip tidak mengatakan apapun dia hanya diam,tidak mungkin dia berjanji untuk menikahi sabrina sedangkan semua keluarganya tidak suka dengan hubungan mereka berdua.
"iya sudah kamu pergi dulu yah,takut kakak kesini melihat kamu,nanti malam kita makan"bujuk rio, sebenarnya bukan takut arman datang tapi dia males ketemu sabrina entah kenapa
"ya sudah kalau begitu,tapi sekalian shopping ya soalnya ada barang baru yang aku mau beli"sabrina,rio hanya mengangguk tanda setuju
kadang rio berpikir bawa sabrina hanya mencintai uang rio saja,tapi dia menepis semua pikiran itu dari otaknya..
ameera bangun dari ranjang kepalanya sangat pusing mungkin karena dia nangis semalam.
"meera mau sarapan apa,biar aku yang masak"tanya dinda
"sejak kapan kamu suka telor setengah matang"dinda heran karena ameera paling engga suka telor setengah matang.
"sejak hari ini"jawabnya enteng
ameera langsung ke kamar mandi untuk bersih-bersih kerena badanya mulai lengket setelah itu baru sarapan.
"meera besok aku udah mau masuk kerja,kamu engga apa-apa aku tinggal kerja"dinda
__ADS_1
"engga apa-apa kok,kamu tinggal aja disini sama aku disini juga aku sendirian daripada sama ibu tiri kamu"ameera
dinda memang tinggal bersama ibu tirinya bapaknya telah meniggal sedangkan ibunya menikah lagi dengan orang lain sejak dinda smp, meskipun ibu tirinya sedikit bawel dan suka marah_marah dinda harus kuat karena tidak punya tempat tinggal selain bersama ibu tirinya,ibunya bahkan tidak peduli dengan dirinya.
"beneran meera engga apa-apa aku tinggal disini"Dinda
"beneran malahan.aku senang benget ada yang nemenin,kita itu sudara bukan hanya sahabat"ameera
"terimakasih meera,kamu sangat berarti bagi aku"dinda memeluk sahabatnya itu.
"biar aku beresin sana kamu berangkat kerja nanti kesiangan,pake motor aku aja"ameera
dinda pun pergi bekerja,
ameera pun langsung membersihkan cuci piring bekas makan mereka berdua.
setelah itu pergi ke kamar untuk,melihat tanggal soalnya hampir dua bulan lebih dia tidak setelah menikah dengan rio.
"hmm udah lama,apa bener yang di katakan dinda aku hamil,tapi kita kan cuma dua kali hubungan suami-istri,masa sih hamil"gumanya pada diri sendiri, setelah itu ameera ngaca melihat dirinya di cermin kok aga gemoy dan perutnya sedikit buncit..
__ADS_1
follow IG @nksofyah_96