BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 33


__ADS_3

Ibu_ibu saya permisi dulu"ameera pamit setelah menghitung belanjaannya.


setelah ameera sampai rumah dia nangis sejadi_jadinya dia sangat amarah tapi dia tidak punya bukti bawa dirinya sudah menikah hanya dinda dan orang tuanya yang tau pernikahannya itu.


"sayang sabar iya kamu harus kuat mendengar omongan mereka,kamu baik_baik di dalam perut mamah"ucap ameera sambil mengusap perutnya.


***


"gimana Farhat, apa aku udah bisa pulang sekarang "tanya rio


"sudah bisa tuan tapi,tunggu dokter memeriksa Anda dulu"Farhat


"baguslah kalau begitu,sudah bosa. sekali aku disini"rio sambil merebahkan badanya.


"sebel kali aku pada bos satu ini,dari tadi ngerengek minta pulang sudah seperti bocah saja"Farhat dalam hati, sambil berlalu keluar dia sangat pusing dengan tingakah bosnya ini.


"apa permintaan aku yang kemarin sudah beres"tanya rio


"yang mana bos"Farhat lupa lagi


"yang kemarin,apa kamu lupa Farhat"rio

__ADS_1


"engga kok aku ingat bos,sudah aku kirim lewat emil semuanya"Farhat.


rio mengambil leptop nya dan memeriksa email yang farhat kirim


sudah tau alamat terakhir istrinya menarik uang,mungkin nanti rio akan mencari istrinya itu demi orang tuannya.


"permisi taun ijinkan saya memeriksa tuan sebelum pulang"ucap dokter


"silahkan dokter"jawab Farhat,kerena dia tau bawa bosnya itu tidak akan menjawab jadi dia yang mewakili.


"semuanya normal, jadi anda boleh pulang,nanti resep obatnya akan di antar oleh suster kalau begitu saya pemisi dulu"pamit dokter


"iya silahkan dokter, terimakasih"ucap farhat, sedangkan yang di periksa oleh dokter hanya sibuk dengan gawainya bahkan dia tidak tau apa yang dokter sampaikan.


di ruangan rio sedang berpikir begitu keras tentang pernikahan,dia sangat ragu antara menceraikan istrinya atau bertahan.


"mungkin ini yang terbaik setelah aku berpikir dengan baik aku akan mempertahankan istriku dan besok aku akan mencarinya sediri jika belum menemukanya dia akan minta bantuan pada farhat"ucapan rio dalam hati.


rio yang sedang sibuk dengan hpnya tidak menyadari bahwa ada sabrina masuk ke ruangannya,lalu memeluk rio dan membuat rio kaget.


"kenapa kamu melihat aku kaget seperti melihat hantu saja"sabrina cemberut

__ADS_1


"lebih dari hatu, ngapain kamu kesini"ketus rio


"aku kangen sama kamu,aku kirim pesan kenapa engga di balas"sabrina sambil memeluk rio


"engga usah dekat_dekat"bentak rio sambil nyengkirkan tangan sabrina.


sabrina yang tidak terima dengan penolakan rio sangat emosi,rio yang selalu bucin padanya kenapa sekarang jadi sangat berubah, pasti ini ulah istri rio pikir Sabrina.


"kenapa kamu berubah pasti istri kamu yang sudah mencuci otak kamu sayang,makanya kamu kaya gini sama aku"Sabrina sambil menangis


"heh kamu jangan nyalahin istri aku,kenapa aku berubah tanyakan pada diri kamu,dan sebaiknya kamu jauh_jauh dari aku karena aku jijik dengan kamu,lebih baik hubungan kita sampai disini,satu lagi jangan pernah memperlihatkan muka kamu di hadapan aku"rio dengan murka


"sayang maafkan aku kalau aku punya salah,tapi aku engga mau pisah sama kamu aku sayang sama kamu"Sabrina sambil menangis


"kamu sayang sama aku apa sayang sama uang aku"rio dengan senyum sinis


"kok kamu ngomongnya seperti itu sih,kita pacaran udah lama kenapa kamu tidak percaya sama aku"sabrina emosi, sebenarnya yang di katakan rio bener dia hanya sayang sama uang saja,tapi dia tidak mau kalau rio memutuskan hubungan dengannya sakarang ini karena di butuh uang untuk masa depan anak yang dia kadung.


"kamu keluar sekarang atau aku suruh security untuk mengusir kamu,dan satu lagi aku sudah tau kebusukan kamu yang selingkuh dari aku,dan kamu juga lagi hamil Sekarang,jadi mulai hari ini jauhin aku,jangan pernah deketin aku lagi apalagi meminta uang padaku"rio


mau tidak mau sabrina pun pergi dari ruangan rio, karena dirinya tidak mau di usir sama security.

__ADS_1


"sial ternyata rio sudah tau semuanya,gagal dong aku mau morotin dia"gerutu sabrina sambil keluar dari rumah sakit.


__ADS_2