BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
lapar..


__ADS_3

Apa kamu cuma beli satu"tanya rio


"iyaa bos,maaf saya tidak tau kalau bos mau membeli banyak"Farhat


"tidak masalah,nanti kalau beli makanan buat saya kamu juga harus beli,tenang pake uang saya kok"rio


"owh iya bos saya mengerti,kalau gitu saya permisi dulu"farhat langsung pergi


setelah kepergian farhat rio langsung memakan bubur sumsum.


"emm enak pantesan food vlogger kalau makan lahap benget ternyata enak,engga kalah sama yang di lestoran"pada dirinya sediri, setelah makananya habis dia langsung ngambil pulang kerena sudah waktunya pulang.


di perjalanan rio mampir beli beberapa makanan, seperti cilor,seblak dan beberapa jenis gorengan,tidak tau kenapa akhir_akhir ini rio selalu lapar terus dan makanan yang dulu di hidari karena menurutnya tidak higienis kini jadi makanan favorit.


setelah sampai dia langsung masuk dan melihat mobil kakaknya di rumah.


"kak sejak kapan ada kesini,kenapa engga ngabarin aku dulu"rio sambil duduk di sebelah arman


"barusan kakak mau nginep disini besok kan weekend,kakak juga mau ngasih tau bawa bunda dan ayah udah siuman nunggu pemulihan dulu beberapa bulan"arman


"syukur kalau begitu,nanti aku tlpn sama yang jaga bunda aja,kapan kak akan bunda lagi?"rio

__ADS_1


"tadinya sih besok,tapi kata bunda kamu dan kakak engga usah kesan fokus aja disini ngurusi perusahaan,tadi juga bunda menyakan istri kamu tapi kak engga ngomong apa-apa"jelas arman


"kalau soal istri aku biar aku aja yang ngomong ke bunda, ngomong_ngomong kemana zuela sama kak nadia"rio


"lagi di kamar bentar lagi juga turu"arman


"iya udah kalau begitu aku ke atas dulu mau bersih_bersih"rio sambil menaruh makanan yang dia beli tadi di atas meja,nanti setelah mandi dia akan makan


"itu apa,kok banyak banget rio"arman heran


"makanan kalau mau ambil aja sekalian tawarin kak nadia"rio sambil berlalu pergi


setelah selesai mandi rio langsung turun ke bawah karena takut kakaknya itu menunggu dia lama.


"rio sejak kapan kamu suka seblak,sama makanan pinggir jalan"tanya nadia


"sejak hari ini kak,zuela sini sayang peluk soalnya om kangen banget sama.kamu"rio pada sepupu yang sangat gemas.


"uela au edong om,acal uela minta akanan om"zuela Dengan muka polos


"om sih boleh aja,tapi kamu minta izin sama mamih papih,boleh engga zuela makan"rio

__ADS_1


"mih,mpih oleh engga uela akan itu"zuela sambil menunjuk makanan yang sedang di nikmati oleh rio dan mamihnya itu.


"boleh sayang asal jangan terlalu banyak dan jangan makan yang pake saus soalnya pedas"arman sambil mengusap kepala anaknya itu,


"hore uela bolehin akana ceuanya acal agan yang pedas,cini om uela peluk"zuela sangat bahagia lalu dia langsung memeluk dan mencium pipi omnya tanda terimakasih.


"rio kenapa kamu beli banyak sekali kaya untuk dimakan lima orang"nadia


"soalnya aku gampang lapar kak akhir_akhir ini,kalau makan masakan di rumah engga nafsu aku belakangan ini"jelas rio


"aneh kamu itu rio"mendengar ucapan arman hera.


"sayang udah makanya jangan banyak-banyak nanti sakit perut"bujuk rio pada keponkanya Karena dari tadi tidak berhenti makan.


"om elit cekali,aku kan baru makan cikit"zuela marah


"kan masih anak_anak engga boleh makan kaya gini banyak_banyak"jelas rio


"awas uela aduin cama mamih"zuela lari pada mimihnya yang sedang makan malam.


sedangkan rio tidak peduli dengan ancaman keponakanya itu dia fokus makan sambil nonton tv.

__ADS_1


__ADS_2