BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
mengambil keputusan


__ADS_3

"pak gimana ini,apa ameera harus menikah sama lelaki yang belum ameera kenal,ameera belum siap untuk menikah karena ameera masih kecil,tapi kalau ameera engga nikah sama anaknya om Abdullah, bapak engga bisa operasi"ucap ameera pada bapaknya yang tengah berbaring..


"tapi jika dengan aku menikah dengan anaknya om Abdullah,bapak bisa operasi aku akan melakukanya"sambungnya lagi..


lalu ameera mengambil hp nya untuk menghubungi ibunya..


"assalamualaikum,apa bapakmu baik² saja"ucap ibu di sebrang sana..


"walaikumsalam bu, Alhamdulillah bapak baik,besok bapak akan melakukan operasi"balas ameera


"Alhamdulillah ya allah,.apa bener itu nak"ibu.


"bener bu semoga semua lancar"ameera.


"amiin ya allah,kamu punya uang sebanyak itu dari mana"ibu khawatir,


"ibu tenang aja jangan banyak pikiran,aku mendapat uang dari mana yang pasti uangnya halal kok"ameera menengkan sang ibu..


"Alhamdulillah kalau begitu"ibu.


"bu ada yang mau aku omongin sama ibu"ameera sebenarnya dia ragu,tapi bagaimanapun dia harus memberi tahu ibunya.


"ngomong aja nak,ibu akan mendengarnya"ucap ibu..


"hmmm lusa ameera akan menikah,dengan anaknya om Abdulloh temen bapak dulu,supaya bisa melakukan operasi itu syaratnya menikah dengan anaknya,ibu jangan larangan,ameera mohon ini jalan satu²nya untuk kesembuhan bapak"ucap ameera.


"ya Allah nak,kamu jangan mengorbankan masa depan kamu,masih banyak kok jalan lain untuk kesembuhan bapak kamu"ibu sambil menangis..


"engga buu ini sudah menjadi keputusan ameera,pokonya ibu tenang aja ya"ucap ameera menenangkan ibunya..


"jika kamu sudah memutuskan ibu bisa apa,semoga ini keputusan yang terbaik yang kamu ambil"ucap ibu, karena dia tau sifat anaknya keras kepala seperti ayahnya.

__ADS_1


"terimakasih ibu sudah mengerti,tolong kasih tau dinda bahwa aku mau menikah lusa disini,ibu juga kesini ya"ucap ameera..


"iya ibu pasti kasih tau dinda,ibu akan kesana lusa"ucap ibu..


setelah beberapa lama telepon dengan sang ibu, akhirnya ameera pamit karena dia harus membersihkan badannya yang sudah lengket dari datang ke RS belum mandi..


"rasanya segar setelah mandi, kepala juga lebih dingin,saatnya ke kantin untuk makan"guman ameera pada dirinya.


setelah sampai di kantin dia memesan beberapa menu,karena harus banyak makan untuk menghadapi kenyataan hidup.


beres makan ameera langsung pergi menuju ruangan dimana bapaknya dirawat,rasanya sangat ngantuk setelah makan,..


..


di sisi lain Abdulloh sedang menghubungi anaknya, membicarakan pernikahan anaknya itu,.


"kenapa ayah selalu mengambil keputusan sebelah pihak,bahkan aku belum melihat perempuan yang akan aku nikahi"ucap rio marah..


"ini sudah jadi keputusan ayah, segeralah pulang karena lusa,kamu akan menikah"ucap abdulloh dengan tegas tidak bisa di ubah..


rio arrsyid adalah anak dari pasangan abdullah sayid dan jelita sayid, mereka mempunyai dua anak semuanya laki-laki,.


Rio adalah anak bungsu sedangkan amran arrsyid anak pertama..


sifat arman hambel dan ceria, sedangkan sifat rio sangat berbeda dingin dan kaku..


arman sudah menikah dengan salah satu anak sahabat ayahnya dan di karuniai 1 anak perempuan..


"ayah kenapa, terburu-buru menikahkan anak kita"ucap jelita membujuk suaminya..


"aku hanya ingin, cepat² anak itu menikah mah,takut aku keburu meninggal dan belum menepati janji"ucap Abdulloh

__ADS_1


"kenapa ayah berbicara seperti itu"jelita.


"iya karena umur siapa yang tau"Abdullah.


"tapi mamih bahkan belum mengenal calon menantu mamih yang sekarang itu"ucap jelita


"mamih pasti suka,kalau sudah mengenal dia ,anaknya baik dan sopan meskipun dia lahir dari keluarga sederhana"ucap Abdulloh meyakinkan istrinya..


"iya harta bukan tolak ukur untuk kita,mamih yakin pilihan ayah pasti yang terbaik untuk anak kita"jelita bijak,.


ameera juga sudah menghubungi abdulloh bawa dia bersedia menikah dengan anaknya..


ketika ameera tertidur di sofa,hp miliknya dering..


"hallo,siapa ya"ucap ameera


"ini aku dion,emang kamu engga save nomer aku"ucap dion disana..


"ehh maaf,aku engga lihat siapa yang telpon"ameera langsung duduk,yang tadinya ngantuk jadi segar..


"owh gitu,ruangan bapak kamu no berapa,aku sudah ada di lobi mau kesana"ucap dion


"em_emm nomer 120 lantai dua"ucap ameera


"owh ya udah,kamu tunggu ya aku kesana"dion.


"iya kak aku tunggu"ameera,


dia langsung ke kamar mandi cuci muka engga mau dion, melihat nya dengan muka bantal, dia juga memakai sedikit make up tipis biar keliatan enak di pandang dion..


ameera terus mundar mandir sambil menunggu dion,hatinya degdegan,rasanya lama banget dion nyampe..

__ADS_1


beberapa saat kemudian pintu ruangan ada yang mengetuk mungkin itu dion,ameera langsung membuka nya..


see you next part by by 🌷🌷🌷


__ADS_2