
"bentar lagi pak, tinggal belok"ucap supir
"bagus lah,kalau begitu karena aku sudah tidak tahan lagi naik di mobil butut ini"ucapan laki-laki yang di sebut bos itu..
"din gimana ini, kan jalan kenanga ada bangunan kosong aku takut"ucap ameera berbisik
"iya meera jangan² kita mau di bawa ke rumah kosong itu lalu di jual"ucap dinda ketakutan.
"harus gimana dong"ucap dinda
"iya udah kamu ngomong aja sama mereka"ameera
"engga mau meskipun mereka ganteng,tapi aku takut liat wajahnya,kamu aja plis"dinda memohon..
"maaaf om jangan culik kita ,aku mohon"ucap ameera kepada kedua pria itu
"apaan si loe ga jelas banget"ketus pria yang di sebut bos itu.
"pliss om jangan culik kita,karena semua organ tubuh kita itu sudah rusak apalagi ginjal"ameera
"bener² gilaa ini bocah"ucapanya sambil nujuk muka ameera dengan wajah kesal.
"pliss om jangan jual kita"adinda dengan memohon.
"ehhh emang muka saya dan bos saya mirip penculik apa"tanya laki² satu lagi dengan muka jengkel..
"kan sekerang banyak penculik ganteng om"ucap ameera
"om om om emang saya nikah sama tante kamu,ayo turun disini aja bisa gila kalau kita deket dengan mereka"ucapan lelaki yg di sebut bos itu sambil turun dari angkot.
"engga usah kembalian pak"ucap lelaki itu
dua lelaki itu berlalu pergi sebelum pergi mereka menatap ameera dan dinda yang masih melongo..
"kok mereka tidak menculik kita sih meera"ucapan dinda dengan muka oonya.
__ADS_1
"dek mereka itu bukan penculik,tadi mobilnya mogok jadi naik angkot ini"ucapan pak supir.
"ahhh yang bener"ucap dinda dan ameera bareng.
"bener tadi saya mau ngasih tau,liat muka nya langsung takut jadi saya engga berani ngomong"ucap pak supir
"utung aja ,om tadi tidak ngamuk pada kita"ucapan ameera legaa
"iyaa kalau di pikir² mana ada penculik seganteng mereka hahaha"ucapan dinda
"dasarr genit"ameera sambil terkekeh mendengar ucapan sahabatnya itu..
"neng sudah sampai"pak supir menyadarkan mereka berdua..
"ahh iya pak"ucap dinda, mereka pun turun dari angkot..
setelah sampai di mall.
"kita mau apa dulu nih makan,nonton apa nongkrong di cafe"dinda antusias
"boleh ayo kita cari makanan enak dan murah"dinda sambil menggandeng tangan ameera..
"ayo let's go"ameera..
mereka berdua pun berjalan mencari restoran yang lumayan ramah di kantong, maklum anak yang baru lulus hihihi..
"makan di sana aja yuk,nyobain makanan korea gitu"dinda
"ayoo kita kesana"ucap ameera,sambil menuju restoran yang baru opening beberapa hari lalu..
"kamu mau makan apa din"ucap ameera sambil melihat daftar menu..
"aku mau ramen,sama kimbab aja soalnya belum pernah makan hihihi, minumanya es jeruk aja"dinda
"aku juga ramen,sama suki aja minumnya sama es jeruk"ameera,
__ADS_1
setelah memesan makanan mereka lanjut ngobrol,sambil menunggu makanan datang..
"ehh din kira² kita mau melamar kerja di mana setelah ijasah di terima"ucap ameera.
"engga tau katanya ada pabrik di dekat kampung sebelah kita ngelamar aja disana giman"dinda.
"boleh tuh, semoga kita keterima disana"ameera
"amiin, semoga saja"dinda.
makanan yang telah di pesan pun datang dan mereka makanan dengan lahap..
"makan orang kaya beda yah din"ucap ameera
"ini mah bukan makanan orang kaya meera,tapi orang Korea"jelas dinda
"ahhh sama aja dinda"ameera tak mau kalah..
"jelas beda lah,tapi terserah kamu aja deh"dinda karena tidak mau berdebat..
setelah makan mereka pun melanjutkan perjalanan yaitu membeli tiket buat nonton..
"ehh din kamu liat engga orang yang pake baju putih itu"ucap ameera sambil menunjuk dua orag yang sedang duduk di sebuah cafe..
"yang mana sih"ucap dinda celingak-celinguk
"tuuh yang itu,yang ngeliat kita"sambil memberi kode pada dinda
"owh itu"ucap dinda cuek
"iyaa itu"balas ameer
"ya allah din gawat"ucap dinda panik
see you next part bey bey🌷🌹
__ADS_1