BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 39


__ADS_3

Dion yang melihat kepergian ameera hanya membuang nafas kasar, apakah perjuangannya untuk membuat ameera menjadi miliknya cukup sampai disini, kenapa rasanya berat sekali melepaskan cinta Pertamanya ini, padahal dia ingin menikahi ameera dia tidak peduli ameera sedang hamil anak orang,dia akan menerima ameera apa adanya karena cintanya Sangat tulus,tapi ameera lebih memilih ayah dari anak yang menurut dion tidak bertanggungjawab..


ameera terus berjalan dengan cepat karena dia ingin cepat sampai ke rumahnya.


"maafkan aku kak dion,pasti kak sakit hati mendengar omongan dari aku,tapi ini aku berbicara seperti itu buat kebaikan kita semua"ameera dalam hati.


***


"nak bangun sudah siang,kamu itu tidur jam berapa sehingga jam segini belum bangun,emang kamu engga masuk kantor"omel jelita


rio yang sedang tidur,tiba² mendengar kata kantor langsung bangun karena dia pagi ini ada meeting dengan klien,dia langsung bangun lari ke kamar mandi.


"engga sadar udah nikah kalakuan kaya anak kecil"jelita menggeleng² kepala melihat tingakah anaknya.sambil berlalu kerluar.


rio di kamar mandi tiba² mual dan dia langsung muntah muntah,rio heran dengan tubuhnya akhir² ini kenapa harus tiap pagi dia muntah padahal tidak ada yang salah Dengan makanan yang dia makan.setelah dia mengeluarkan semua makanan yang ada di perutnya.akhirnya dia mandi setelah semuanya beres dia langsung pergi ke bawah untuk sarapan.


"selamat pagi semuanya"sapa rio


"selamat pagi juga"balas jelita dan Abdullah


"semalam kamu kemana, pulang jam berapa sampai susah di bangunkan"cerocos jelita


"aku semalam makan di luar sama rey juga Farhat, pulang jam 11 kerena kami ngobrol hingga lupa waktu"jelas rio


"iya udah ayo makan"Abdullah


"kenapa kamu bengong rio"tanya jelita heran


"hmm aku engga mau sarapan ini"kata rio pelan


"kan ini makanan kesukan kamu semua"jelita


"aku kurang suka,aku omlet telur pake daging giling"ucap rio

__ADS_1


"kan kamu engga suka omlet kenapa sekarang mau itu"Abdullah heran


"sekarang aku suka pih"rio


Jelita pun memanggil mbok inem untuk membuatkan omlet.karena itu makanan simple yang gampang di buatkan.


setelah makanan matang mereka pun makan dengan tenang tanpa pembicaraan,


setelah selesai makan rio pamit untuk berangkat kerja sekalian dia juga pamit dia tidak akan pulang ke rumah,dia akan pergi ke Bandung untuk mencari istri,


"semoga kamu berhasil menemukan istri kamu"Abdullah sembil menepuk punggung sang anak.


"kamu hati² di jalan"jelita langsung memeluk rio


"papih sama mamih juga jaga kesehatan,do'akan aku supaya berhasil menemukan istri aku"rio mebalas pelukan sang ibu.


***


"permisi tuan" Farhat mengetuk pintu


farhat mun masuk sambil membawa beberapa berkas yang harus di tanda tangani.


"dan nanti jam sembilan anda ada meeting sama klien di restoran kenanga"Farhat


"aku sudah tau, untuk beberapa hari ini aku mau ke Bandung,soal pekerjaan kamu tangani semuanya"rio


mendengar itu semua farhat sudah pusing,kalau bosnya itu pergi untuk beberapa hari berarti dia harus siap lembur setiap hari rasanya Farhat ingin perotes tapi dia engga bisa.


"baik tuan,saya akan menangani semua pekerjaan anda tenang saja"Farhat dengan senyum terpaksa


"bagus kau sangat bisa di andalkan,aku akan memberikan bonus dua kali lipat bulan ini"ucap rio


farhat yang mendengar bonus dua kali lipat langsung,berbinar senyum yang tadinya di paksa sekarang menjadi senyum bahagia.

__ADS_1


"terimakasih tuan,kalau begitu saya permisi dulu"Farhat keluar dengan wajah ceria.


***


ameera masuk ke dalam sambil membawa kerek.dia juga langsung membersihkan ayam yang tadi dia beli dan memarinasi biar nanti pas di bakar bumbunya meresap,ketika ameera membayangkan ayam bakar dia langsung ngiler pasti rasanya sangat enak.


setelah selesai semuanya ameera langsung selojoran sambil nonton tv tiba² pintu ada yang mengetuk dengan kencang.


"siapa sih,ngetuk pintu kenceng banget"ameera sambil berjalan untuk membuka pintu.


ketika membuka ternyata ada ibunya dion yaitu ibu siti datang dengan beberapa tetangga di depan rumahnya.


"eh ibu ada apa, silahkan masuk dulu"ameera dengan sopan


"engga usah"ketus siti


"ada apa yah,kok banyak orang disini"ameera


"kata ibu² dion suka datang kesini sambil membawa makanan,apa bener"siti


"iya bener tapi kak dion engga sering kok,cuma pernah dua kali"ameera jujur


"sama aja,tadi juga ibu² liat dion sama kamu"siti


"iya tadi aku tidak sengaja ketemu kak dion ibu"ameera


"kamu itu jangan menggoda anak saya,untuk meminta menikahin kamu,karena kamu pasti malu ya sama orang² bawa anak kamu hamil tanpa ayah,makanya kalau mau berbuat yang tidak bener itu harus dipikirkan pakai otak,dasar wanita murahan"siti dengan wajah murka


"stop ibu,anak saya punya ayah dan saya bukan wanita murahan,ibu boleh menghina saya tapi jangan anak saya,dan satu lagi saya tidak menggoda anak ibu,dia yang datang ke saya menawarkan diri untuk menikahi saya tapi saya menolaknya kerena saya punya suami"jelas ameera sambil menahan air mata.


"cih anak saya tidak akan mau sama orang yang tidak berpendidikan,jika kamu tidak menggodanya duluan say juga tidak akan sudi anak saya menikah dengan kamu,kalau bener kamu punya suami buktikan"siti dengaan suara lantang.


ameera diam ketika ibu siti meminta membuktikan bawa dirinya punya suami, karena dia tidak punya poto pernikahan dengan suaminya.

__ADS_1


"jika ibu ingin membuat kerusuhan di rumah saya,lebih baik ibu pergi sekarang"usir ameera


"dasar perempuan murahan tidak tau diri,awas kalau kamu mengganggu anak saya,dan kamu pergi dari sini karena kita tidak mau punya tetangga hamil di luar nikah"bu siti sambil berlalu pergi.


__ADS_2