BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
rumah sakit.


__ADS_3

"yang bener meera,aku bakal punya keponakan"dinda langsung memeluk tubuh sahabatnya itu dia menangis bahagia,.


"iya bener din,kamu bakal punya keponakan"ameera membalas pelukan dinda.


"kamu engga usah banyak pikiran sekarang udah ada untun di perut kamu"dinda sambil mengusap perut ameera.


"iyaa aku engg akan banyak pikiran kok,besok kamu liburkan anter aku ke dokter ya"ameera


"siap mamah muda"canda dinda


setelah makan dinda dan ameera masuk kamar untuk beristirahat.


di kamar rio tidak bisa tidur,dia kepikiran ucapan arman membuat dia kepikiran terus pada istrinya dia merasa bersalah telah menelantarkan istrinya yang sekarang entah dimana mulai sekarang dia akan cari informasi tentang istrinya itu, setelah pikiran berkelana dia pun akhirnya tidur.


pagi-pagi kamar rio sudah di ketuk oleh arman.


"rio bangun ini sudah siang,ayo sarapan dulu ke bawah"arman


"iya kak sebentar"rio bangkit dari tidurnya badanya terasa lemes dan pusing,dia langsung ke kamar mandi untuk cuci muka setelah itu sarapan ke bawah,.


"tumben kamu bangun jam segini biasanya juga bangun pagi"Arman


"engga tau kak mungkin kecapean kali"rio

__ADS_1


"mbok makananya sudah siap belum"tanya arman pada art.


"udah tuan ini mau saya bawa ke meja"mbok inem.


ketika sang art membawakan makanan tiba_tiba kepala rio pusing mual mencium bau makanan yang di bawa art nya.,


"rio kenapa muka kamu pucat sekali"tanya arman hawatir


"engga apa-apa kak"rio


"beneran kamu engga apa-apa,ayo makan dulu nanti zuela sama bundanya nyusul"arman


ketika arman menyedokan makanan tiba_tiba rio lari ke kamar mandi langsung muntah,arman yang melihat itu langsung mengikuti adiknya itu ke kamar mandi dan melihat rio sudah tergeletak pingsan.


"mbok tolong panggil ardi untuk ke rumah sakit sekarang"arman,


"iya tuan sebentar"mbok inem langsung pergi sang supir pribadi majikanya itu..


"papih kenapa teriak_teriak ini itu masih pagi,kasian rio itu sedang tidur pasti terganggu"nadia yang baru turun dari tangga.


"rio itu bukan sedang tidur tapi dia pingsan makanya papih terik pagi_pagi gini"arman


"hah kok bisa pingsan"nadia

__ADS_1


"engga tau,pas papih mau makan dia lari ke kamar mandi pas papih kesana udah pingsan"arman


"mamih oom cenapa kok masih bobo"zuela


"om kan kemerin kerja jadi ngantuk"dinda bohong kerena dia engga mau putrinya banyak bicara..


"pak ardin tolong bawa rio ke mobil dulaan saya mau bicara dulu sama mbok"pinta arman


"baik tuan"ardi pun membawa rio.


"mbok saya mau nanya"arman


"silahkan tuan"mbok inem


"apa rio selalu muntah ketika mau makan,"arman


"iya taun hampir dua minggu ini den rio seperti itu ketika mau makan,dia juga engga pernah makan lagi masakan mbok katanya bau bikin pusing dan mual,persaan mbok selalu masakan ke sukana den rio tiap kali masak biar den rio makan,tapi hasilny seperti itu den rio engga mau makan"jelas mbok inem


"ya udah kalau begitu saya kerumah sakit dulu,titip zeula"arman


"iya tuan"mbok inem


"ayo sayang kita ke rumah sakit takut penyakit rio serius"arman berjalan menuju mobil untuk pergi ke rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2