
"Duhh si ameera,berutung banget udah dapat laki ganteng kaya lagi"ucap ibu² saling berbisik.
"ternyata yamg di bilang ibu tiri si dinda itu salah"ucap yang lain
"iya kita udah nuduh ameera yang engga²"ucap yang lainya
"iya saya berasa bersalah pada ameer"ucap salah satu ibu.
siti yang mendengar ucapan ibu² langsung pergi begitu saja dengan muka masam,.
siti masuk dengan wajah masam,rasanya dia di permalukan tadi.
"kenapa kenapa sih mamah mukanya ditekuk kaya gitu"dion
"rio kamu jujur sama,apa kamu masih mencari si ameera"siti
"ehh engga,kapan aku cari ameera"dion dengan suara gugup, sejak kapan mamahnya tau bawa selama beberapa hari ini dia mencari ameera.
"kamu jangan bohong ,mamah tau kok selama beberapa hari ini kamu cari ameera,aa hebatnya si ameera itu hingga kamu tergila² padahal dia wanita lulusan SMA yang pengguran"ucap siti
"mamah jangan menjelekan ameera dong"dion dengan suara tinggi.
"berani²nya kamu meninggikan suara pada mamah,hanya untuk membela wanita itu"ucap siti
"maafkan aku mah"dion
"mulai saat ini lupakan ameera,mamah tidak mau kamu di gosipkan yang tidak², apalagi ameer sudah bersuami kamu mau di cap lelaki perebut istri orang"siti dengn tegas
"mamah tau dari mana ameera punya suami."dion penasaran
"kerena suaminya ada di rumah bibi minah,kalau engga percaya kamu datang saja kesana,dia kesini mau jirahan ke makam orang tua Ameera,mamah mohon lupakan ameera cari wanita yang sederajat dengan kita"ucap siti.
__ADS_1
dion yang mendengar ucapan mamahnya tidak percaya,dia langsung pergi ke rumah bibi minah dia juga pengen tau lalaki yang menjadi suami ameera,apa lebih unggul darinya atau di bawah dirinya.
setelah sampai di depan jalan depan rumah ameera,dion langsung mencari sosok yang mamahnya ceritakan yaitu suami ameera,di melihat dua lelaki asing yang bertubuh sixpack dan ganteng di atas rata², meskipun dirinya juga ganteng tapi dua lelaki itu lebih ganteng seperti aktor² turki atau arab,dua orang sedang mengobrol di depan rumahnya bibi minah apakah itu lelaki yang mamahnya maksud nyali dion langsung menciut melihat lelaki yang kelihatan sukses dan mapan dari penampilannya.dion pun langsung putar balik takut mereka melihat dion.
sedangkan rio dan rey sedang berbincang² setelah ke ziarah mereka akan langsung pulang ke Jakarta dan memberi tahu pada kedua orang tuanya tentang semua yang terjadi termasuk mertuanya yang sudah meninggal.
mereka bertiga pun bersiap² untuk pergi ke makam orang tua ameera, setelah sampai di makam rio tidak bisa membendung air matanya, perasaan bersalah pasti mertuanya sangat kecewa pada dirinya, karena tidak bertanggungjawab kepada anak mereka.
"ibu bapak, maafkan rio kerena selama ini tidak pernah datang ke rumah,maafkan semua kesalahan rio selama ini,rio janji akan mencari ameera dan membahagiakan ameera"ucapan rio di atas pusaran mutuanya.
setelah selesai berdoa mereka pun pamit karena rio dan rey harus pulang ke Jakarta, setelah mengantarkan bibi minah rio langsung pamit pulang.
****
sabrina tengan membujuk sang pacar,agar tidak marah lagi padanya.
"sayang aku punya kabar gembira, pasti kamu seneng dengernya"sabrina sambil memeluk snag kekasih.
"aku datang ke rumah rio,dan bilang bawa anak di dalam perut ini anaknya rio,aku juga minta tanggungjawab agar rio nikah sama aku"ucap sabrina dengan wajah gembira.
"kamu beneran melakukan itu,bagus deh kalau begitu nanti kalau kamu menikah dengan rio,keruk semua hartanya rio setelah hartanya habis kita akan kabur ke luar negri dan hidup bahagia bersama anak kita"johan memeluk sabrina sambil mengusap perut yang kelihatan buncit.
"ide bagus itu sayang,tapi aku belum ketemu dengan rio aku hanya bertemu dengan orang tauanya"ucap sabrina
"tidak masalah,bahkan lebih bagus kamu berteu orang tuanya suapaya langsung menikah,untuk merayakan ini kita akan bersenang²"johan menggendong sabrina ke atas kasur dan melakukan hubungan suami istri.
setelah menempuh perjalanan dari Bandung ke Jakarta akhirnya rio sampai di rumah orang tuanya bersama rey.
”mamih papih,rio sudah pulang"rio sambil berlari mencari orang tuanya.
"kok udah pulang,mana ameer"jelita sambil melihat kesana kemari.
__ADS_1
"ameera engga ada mih"ucap rio
"emang kamu engga pergi ke rumah orang tua ameera"tanya jelita
"udah mih,tapi engga ada"ucap rio
"kalau bicara yang jelas rio,biar kami itu paham"ucap Abdullah yang dari tadi diam.
"ya sudah kita ngobrolnya sambil duduk,ehh ada kamu rey"ucap jelita
"iya tante rey ikut rio ke Bandung"ucap rey
"ya udah ayo kita sambil duduk ngobrolnya"jelita, mereka ber empat pun duduk di ruang keluarga.
setelah duduk rio menceritakan semuanya,dan Abdullah yang mendengar sahabat baiknya meninggal langsung shock.
"tenang papih,do'akan saja semoga mereka di terima amal ibadahnya, sekarang kita harus fokus cari ameera"ucap jelita sambil mengusap punggung sang suami.
"iya mamih aku akan cari ameera,aku juga lupa memberi tahu bawa ameera sedang hamil anak aku mih"ucap rio
membuat kedua orang tuanya shock takut terjadi apa² sama ameera yang sekarang tidak tau dimana,.
"kamu harus menemukan menantu dan cucu mamih rio"jelita menangis.
"iya mih rio akan cari ameera dan anak rio"ucap rio.
"dan masalah sabrina aku tidak pernah menghamilinya,ini bukti² semua tentang Sabrina"rio sambil memberikan hp pada kedua orang tuanya.
"kami percaya sama kamu rio"ucap Abdulloh.
"sekarang kamu dan rey istirahat dulu,pasti kalian cape"ucap jelita.
__ADS_1
rio dan rey pun masuk ke kamar masing²,rey juga punya kamar khusus di rumah rio termasuk juga Farhat juga punya kamar khusus kerena mereka kadang nginep di rumah rio.