
Apa urusanya sama gue"rio
"ehh engga ada urusanya sama loe sih,gue cuma mau ngajak loe makan mau apa engga nih"rey mulai kesal
"pesan aja engga usah kesana,nyuruh Farhat saja kesana"ucap rio
"hmmm ide bagus"rey pun menghubungi Farhat.
dengan rasa malas Farhat langsung menuju ke lantai bawa lewat lif,kalau bisa menolak dia ingin sekali menolak tapi apa daya tangan tak sampai, setelah di lantai bawah dia langsung menuju ke gerbang.
"untung wartegnya dekat,tinggal melangkah"farhat sambil berjalan.
"permisi mba"ucap Farhat.
"ada yang bisa saya bantu pak"ucap pia.
"saya mau pesan masakan paling enak disini nasinya tiga"ucap farhat ketus,dia kesal karena di sebut pak,emangnya dia setua itu apa.
"sombong sekali itu orang"ucap pia dalam hati sambil mengambil beberapa menu favorit pelanggan.
farhat sambil melihat² warteg baru ini, meskipun kecil tapi nyaman dan bersih,pantaan ruangan juga pas jadi engga kelihatan sumpek.
"pasti yang punya wareg ini orangnya rapih"guman Farhat.
"maaf pak ini makannya"ucap pia.
"owh iya,berapa semunya"ucap farhat sambil mengambil kantong keresek.
"sartus sepuluh ribu"ucap Pia.
"ini engga usah di keblikan" farhat memberikan dua kembar warna merah dan langsung pergi.
farhat langsung menuju ruangan bosnya karena takut menunggu terlalu lama.
"permisi bos"ucap Farhat.
"masuk aja,engga di kunci kok"jawab rey.
"coba buka makanannya"ucap rio.
Farhat pun membuka,satu persatu maknanya.
__ADS_1
"ayo kita makan bareng², keliatanya enak"ucap rey langsung duduk di sofa tamu
"katanya ini menu favorit di sana"ucap Farhat sambil memasukkan makanan.
"enak semua makananya,engga kalah sama yang di restoran iya kan"ucap rey sambil menyenggol lengan rio yang dari tadi fokus makan.
"iyaa enak"ucap rio sambil melahap makanan dengan rakus.
"lo seperti orang kelaparan rio"ucap rey.
"diam lo..makan aja engga usah banyak ngomong"rio sambil melanjutkan makanya.
"sambal cuminya bakal jadi makanan favorit gue"ucap rey.
sedangkan kedua orang yang berada di sana tidak menanggapi omongan rey.
setelah beres makan rio berkutat dengan pekerjaanya, sedangkan Farhat kembali ke ruangannya dan rey pulang ke kantornya.
setelah para karyawan pulang rio rasa tidak mau pulang,dia selalu memikirkan istri dan anaknya yang dalam kandungan yang sekarang entah kemana,dia sudah mencari kesana kemari tapi tidak menemukan petunjuk,.
”semoga kamu baik² di sana"lirihnya.
setelah beberapa lama duduk di kursi kebesaranya dia langsung pulang karena hari sudah semakin larut.
"assalamualaikum"suara dinda.
"waalaikumsalam"jawab ameera.
"kok belum tidur sih jam segini"tanya dinda.
"belum lagi nunggu kamu,kok jam segini baru pulang"ameera.
"iya tadi jalan² dulu sebentar,ini aku bawa makanan buat kamu"ucapnya.
"bawa apa nih"dinda dengan wajah antusias.
"martabak telor,sama boba"sambil menyodorkan keresek.
"wihhh enak kayanya"ucap ameera.
"ya udah kamu makan,aku mau bersih² dulu"dinda sambil berlalu pergi.
__ADS_1
setelah kepergian dinda,ameera langsung melahap makanan yang di bawakan dinda.
dinda beres mandi langsung bergabung dengan ameera sedang fokus nonton tv sambil mengelus² perutnya yang sudah buncit.
"udah makanya"tanya dinda.
"udah itu martabaknya sisa dua potong,tadinya mau di habisin tapi keburu kenyang"ucap ameera.
"ihhh kok aktif banget sih keponakan aunty di perut bunda"dinda sambil mengelus² perut ameera yang menonjol dan gerak².
"iyaa aunty aku kan sehat"ameera menirukan suara anak kecil.
mereka berdua tertawa sambil mengobrol,ameera sangat bersyukur mempunyai dinda di hidup setelah kedua orang tuanya,dinda sangat berarti baginya.
"ameera handphone kamu berdering terus"dinda pada sang pemiliknya.
"biarain saja paling tidak penting telpon malam²"ucap ameera cuek.
"coba lihat nih siapa yang telpon"dinda menyodorkan handphone, sedangkan matanya fokus melihat sinetron yang dia gemari.
"ciiik mau ngapain sih dia telpon gangguan aja"ucap ameera Sambil mengakat telpon.
"hallo"suara doli sebrang sana.
"ya"ameera malas, setelah kejadian orang tua memakai² dirinya dan memfitnah dirinya ameera jadi malas dan sebal pada sosok lelaki ini.
"apa kabar, kenapa aku chat engga pernah di balas,di telpon juga engga pernah di angakat"ucapnya lagi.
"kabar aku baik,aku lagi sibuk jangan pernah menghubungi aku lagi kak"ucap ameera langsung memutuskan sambungan telpon.
"dari siapa sih,kok ketus amat"dinda penasaran.
"dari kak dion."ameera.
"owh"dinda.
"din tidurnya di kamar aku yah"ucap ameera.
"asiappp bos,ya udah kita tidur sekarang ini sudah malam kasian baby di dalam perut"dinda sambil menuntun Ameera yang mulai ke susahan untuk bangun.
mampir ya kakak ke novel baru aku❤️❤️❤️
__ADS_1