BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
menolak


__ADS_3

"buu ameera bawa ibu periksa ya"ameera membujuk sang ibu..


"engga usah nak,ibu baik² saja"ucap ibu


"tapii ibu kan"meera


"engga usah sebentar,lagi ibu sehat kok,"ibu dengan suara lemah.


"iya sudah ibu istirahat ya,meera mau mandi dulu"ucap ameera sambil berlalu pergi ke kamar.


beberapa hari ini kesehatan ibu ameera semakin menurun dan sering bulak balik rumah sakit, kadang ibu selalu menolak tapi ameera selalu memaksa hingga akhirnya ibu mau di periksa.


"bu Ameera tinggal dulu kedepan"ameera


ibu hanya mengangguk,ameera pun kedepan untuk menemui dion karena dion dari tadi menunggunya di depan..


"kak mau minum apa"ameera


"engga usah repot²"dion


"engga kok,mau minum kopi apa teh"ameera


"teh aja meera"dion.

__ADS_1


ameera pun langsung membuatkan minum untuk dion..


"ada apa ya kak,engga biasanya pagi² udah kesini"ameera


"hmm gini,aku cuma mau nanya kenapa setiap aku chat engga di balas,dan aku telpon juga engga pernah di angkat,aku punya salah ya sama kamu"dion dengan serius..


"engga kok kak,aku lagi sedikit sibu soalnya ibu dan bapak kan sedang sakit"ameera.


semoga saja alasan ini membuat kak dion mengerti,ucap ameera dalam hati.


"owh begitu ya, sebenernya ada yang mau aku omongin sama kamu semoga "dion


"iya udah ngomong aja kak"ameera.


"tapi kamu jangan marah ya,"dion dengan ragu


"sebenernya aku itu suka sama kamu,kamu mau engga jadi pacar,aku udah dari dulu suka sama kamu cuma kamunya engga peka"dion


ameera hanya mematung mendengar ucapan dion, sebenarnya dia suka sama dion tapi dia sadar sekarang sudah menjadi istri orang meskipun suaminya entah kemana..


"hmmm begini kak ,maaf aku engga bisa menerima kak"Ameera langsung pergi ke dalam rumah, bukan dia benci sama dion tapi dia sadar jika terus bersama dion perasaan sulit di kendalikan..


ameera ke kamar langsung mengis, kenapa harus seperti ini, hatinya untuk dion sedangkan raganya punya suami,rasanya dia ingin bebas dengan pernikahan aneh ini,tapi ini salahnya kerena menerima pernikahan itu.

__ADS_1


.


rio sedang melihat kedaan ayah dan bundanya,belum ada perkembangan dengan kedaan orang tuanya, tiba² handphone berdering..


"hallo ada apa"rio dingin


"sayang kenapa beberapa hari ini kamu susah sekali aku hubungi"suara manja Sabrina di sebrang sana..


"maaf aku lupa menghubungi kamu"rio


"kamu lupa sama aku pasti gara² istri itu"tuduh Sabrina


rio lupa sama istri itu bagaimana kedaan istrinya setelah rio tinggalkan begitu saja,nanti saja setalah kedua orang tuanya sembuh mungkin rio akan menjemput istrinya rip dalam hati,


"tuh kan kamu engga jawab pertanyaan aku,pasti kamu takut ke tahunan telpon sama aku"cerocos sabrin


"apaan sih kamu,aku sedang di Singapure kedua orang tua aku kecelakaan,kalau mau marah_marah matikan saja"rio kesal,dia sangat pusing di tambah lagi sabrina marah_marah engga jelas jadi tambah pusing..


"ya tuhan,kapan orang tua kamu ke celakan"tanya Sabrina


"udah beberapa hari"rio


"ya sudah aku akan kesana menyusul kamu"Sabrina

__ADS_1


"mau ngapain kamu kesini, nanti kak arman liat bisa gawat"rio


"aku mau menengok calon mertua aku lah sayang,apa peduliku tentang kakak kamu yang cerewet itu"sabrina, langsung memutuskan sambungan telponnya,dia langsung siap² menyusul pacarnya..


__ADS_2