BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 34


__ADS_3

"kamu keluar sekarang atau aku suruh security untuk mengusir kamu,dan satu lagi aku sudah tau kebusukan kamu yang selingkuh dari aku,dan kamu juga lagi hamil Sekarang,jadi mulai hari ini jauhin aku,jangan pernah deketin aku lagi apalagi meminta uang padaku"rio


mau tidak mau sabrina pun pergi dari ruangan rio, karena dirinya tidak mau di usir sama security.


"sial ternyata rio sudah tau semuanya,gagal dong aku mau morotin dia"gerutu sabrina sambil keluar dari rumah sakit.


wajah rio seperti di tekuk setelah kedatangan sabrina dan Farhat yang melihat raut wajah rio Sangat heran.


"bos ayo kita pulang,apa bos tidak mau pulang"tanya Farhat


"siapa yang tidak mau pulang"rio sambil bangkit dari tempat tidurnya lalu pergi keluar


"sensitif banget kaya pantat bayi"farhat heran bos nya ini kaya orang yang memiliki riwayat darah tinggi.


***


rio pun sampai di rumah utama,tapi sepertinya dia melihat mobil kakaknya apa dia masih menginap di rumah utama pikirnya,rio pun masuk dengan farhat yang membawa barang_barangnya.


”assalamuikum"acup rio


"walikumsalam,kok kamu pulang engga ngabarin kakak sih,emang udah di bolehin pulang sama dokter"arman


"maaf kak pulangnya ngedadak, Alhamdulillah udah sembuh kak makanya aku pulang"jelas rio


"iya udah kamu istirahat dulu"arman pada sang adiknya


"kakak tumben ada di rumah utama"rio


"emang tidak boleh aku ada disini"canda arman


"bukan begitu kak"rio


"aku kesini nganterin mamih sama ayah dari bandara ke rumah"arman santai


"oh begitu"rio belum sadar


"iyaa"arman singkat


"apaaaa mamih sama ayah udah pulang"rio dengan raut wajah bahagia

__ADS_1


"iya dasar ade gila,baru nyadar"arman


"kakak dimana mereka sekarang"tanya rio


"di kamar sedang istirahat,kan kondisinya masih pemulihan"arman


"kalau begitu aku juga mau istirahat"rio berlalu pergi


setelah sampai kamar rio, langsung merebahkan tubuhnya sambil berpikir nanti jawaban apa yang dia berikan pada kedua orang tuanya, apa dia berbohong tentang keberadaan istrinya itu.


ameera yang sedang sibuk memasak untuk menyiapkan makanan tidak mendengar orang yang sedang mengetuk pintu,hingga orang itu masuk.


"ameera"suara lembut pria, membuat yang punya nama menoleh


”astgafirulloh,kak dion ngagetin aku aja"ameera kaget


"tadi aku udah ketuk pintu beberapa kali engga ada yang nyahut,jadi aku masuk takut kamu kenapa_kenapa”jelas dion


"ya udah kakak duduk aja dulu,tanggung ini masakan aku sebentar lagi matang"ameera


dion pun duduk di ruang tamu, Dion berasa lagi nungguin sang istri masak.


"assalamualaikum"suara dinda di luar


"walikumsalam"jawab dion


"wahh ada kak dion disini"dinda sambil tersenyum sopan


"iya lagi nunggu ameera,dia tanggung lagi masak"dion


"kalau begitu aku ke kamar dulu mau bersihin badan"dinda pamit


"ciee yang kedatangan arjuna"ledek dinda


"apaan sih, sana mandi bauu nih"ameera


"mana ada,wangi begini"dinda sambil mencium badanya.


"maaf nunggu lama iya"ameera tidak enak pada dion

__ADS_1


"engga apa-apa kok,engga ada yang lama buat nungguin kamu mah"dion sambil terkekeh


ameera yang mendengar ucapan dion hanya tersenyum.


"kak ada apa yah datang kesini,apa ada hal yang penting"tanya ameera, karena tidak biasanya dion datang ke rumahnya waktu malam hari.


"engga ada yang penting kok,aku kesini cuma mau nganterin ini,pas aku makan liat ini aku ingat kamu"dion sambil memberikan paper bag


"apa ini kak"ameera sambil mengambil paper bag


"coba liat aja"dion


ameera langsung membuka,isinya adalah susi,ameera sangat terharu kenapa pria yang ada di depannya sangat tau apa yang ameera suka,bahkan tanpa ameera bicara pun dia memberikan yang ameera mau,andai saja suami ameera seperti dion pasti dia sangat beruntung.


"kenapa melamun apa kamu tidak suka"tanya dion


"engga kok aku sangat suka kak"ameera tersenyum


"kalau gitu aku pamit pulang dulu"rio


"kenapa pulang,lebih baik makan malam bareng sama kita"ameera


"engga usah takut ngerepotin"dion, sebenarnya dalam hati dia mah bahagia di ajak makan bareng sama orang yang dia sayang hihihi


"engga boleh nolak,anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih karena kadion sudah ngasih sushi sama mangga muda"ameera


"iya udah kalau kamu maksa"dion


ameera dan dion pun duduk di meja makan sambil menunggu dinda yang sedang mandi.


setelah dinda beres mandi langsung keluar dan bergabung dengan ameera dan dion.


"kenapa belum pada makan"tanya dinda


"kita itu nunggu kamu, kenapa lama sekali"protes ameera


"maklum perawan kan mandinya lama"dinda sambil nyengir


"ya udah kita mulai makanya"ameera

__ADS_1


mereka pun makan bertiga, dengan hening dengan pikiran masing-masing.


__ADS_2