
Tenang aja urusan wanita kunti itu, serahkan semuanya sama mamih"ucap jelita dengan bangga.
"terimakasih mamih"rio langsung memeluk.
"hmmm mesra banget"rey
"sana loe mandi,jangan ikut nimbrung"rio
rey pun beranjak pergi ke atas untuk bersih² karena rencananya dia mau ikut mencari istrinya rio,soal kantor dia sudah memberi tugas pada asistennya..
***
hari berganti hari urusan rio dan sabrina sudah selesai, kerena jelita setelah bertemu dengan sabrina dia mengancam kalau dia terus mengganggu anaknya maka dia akan melaporkanya sebagai mencemaran nama baik karena sudah memfitnah rio hingga membuat sabrina takut.
sedangkan rio dalam sebulan ini mencari ameera tapi tidak pernah menemukanya hingga dia pasrah jika dia di jodahkan dengan ameera pasti dia akan bertemu tapi dia akan tetap menunggu ameera.
sedangkan ameera ushanya sudah lumaya maju melanggan nya sudah lumayan banyak karena memang masakan ameera rasanya enak harganya juga ramah di kantong,dan meskipun kandungannya sudah besar taoi di tetap membantu pegawainya.
ameera yang baik dan ramah membuat pegawainya betah dia juga royal kepada mereka..
"kalian makan aja dulu santai,kalau ada yang beli biar saya yang hendle"ucap ameera pada pegawainya
"iya teteh,kami berdua makan dulu"ucap pia salah satu pegawainya.
ameera memang di panggil teteh oleh pegawainya karena itu panggila yang paling cocok untuk ameera berasal dari sunda dan berwajah ayu pas sekali seperti mojang sunda..
"hai meera"panggil dinda yang baru nongol bersama beberapa teman kantornya..
"kalian pesan aja duluan,aku nanti pesenya belakang"ucap dinda, dia juga membantu ameera karena dia tau ameera sedang keteteran karena pegawainya pasti sedang makan, setelah beres melayani pembelian merka duduk..
"meera gimana jualan hari ini"ucap dinda sambil menyeruput es teh manis.
"Alhamdulillah seperti biasa"ucap ameera
"meera gimana kalau nambah 2 pegawai lagi aku lihat warung ini sangat rame,di tambah lagi perut kamu semakin besar butuh waktu untuk istirahat jangan terlalu cape"dinda
"iya aku juga sudah memikirkan ini sebelum,aku akan menambah orang 2 lagi, karena kalau aku nanti melahirkan pia dan silvi tidak terlalu cape dan ke kerepotan"jelas ameera
"baguslah kalau begitu"ucap Dinda.
__ADS_1
"ya sudah kamu makan sana,takut nanti keburu masuk lagi kerjamya"ucap ameera
"iyaa deh,aku ngambil makan dulu"ucap dina.
"kok makanya sedikit sih dinda"ucap ameera
"mana ada segini sedikit,ini itu. banyak masa aku harus mengeduk semuanya sih meera"dinda cemberut.
"haha kalau perut kamu muat,tidak masalah mengeduk semua makanan"ucap ameera.
"dasar kamu ini,ehh meera aku mau cerita sama kamu"ucap dinda heboh.
"cerita apa heboh banget"ameera penasaran.
"begini,aku beberapa kali ketemu sama asisten peribadi pemilik perusahaan tempat aku bekerja"ucap dinda
"terus masalah nya apa,kalau ketemu dengan dia"ameera
"ihh dengar dulu, setelah aku ketemu dia beberapa kali wajahnya sangat familiar karena pernah ketemu dimana gitu selain di kantor"dinda sambil memasukan makananya.
"ahh mungkin karena ganteng,kamu jadi merasa pernah ketemu"ameera, karena dia tau sahabatnya itu kalau liat yang ganteng dikit selalu bilang sepertinya aku pernah melihat dia di masa depan aku..
"beneran Ameer,pas aku ingat² dia itu seperti orang yang bersama suami kamu waktu kamu nikah"ucap Dinda..
"kamu jangan ngaco ya dinda"ameera menutupi rasa ingin tau nyaa karena takut kecewa.
"tapi mungkin saja aku salah lihat meera"ucap dinda,dia takut sahabatnya itu kepikiran soal ini dan mengingat suami yang entah kemana..
"iya mungkin seperti itu"ameera tersenyum.
"ya udah aku pamit dulu,sebentar lagi masuk kerja"dinda pergi bersama tiga temannya..
"dinda aku boleh tanya engga"anya teman kerja dinda
"boleh dong"ucap dinda
"teteh ameera itu janda apa buka soalnya aku tidak pernah melihat suaminya"ucap anya
"iyaa kalau janda aku nikahin deh"pian
__ADS_1
"mana ada teteh ameera,yang cantik dan ayu itu mau sama kesed lantai"anya sewot
"kenapa jadi kamu yang sewot"balas pian
"bukan sewot. tapi aku tidak terima aja teh ameera nikah sama kesed dapur"balas anya
"udah² kenapa kalian jadi berantem"ucap dinda
"dia tuh yang mulai" ucap pian
"udah jangan berantem,ameera itu sudah nikah suaminya lagi bekerja jauh"dinda terpaksa berbohong karena dia tidak mau orang lain tau.
"aduuh gagal dong"ucap pian
"ayo ah,jangan ngobrol terus sebentar lagi masuk kerja"ucap anya, mereka bertiga pun mulai bekerja..
*****
di ruang kerja rio sedang sibuk menandatangi beberapa berkas karena dia, beberapa minggu ini selalu bolos kerja..
"hay bro, sibuk amat sih"ucap rey
"ngapain loe kesini, gangguan aja"rio ketus
"biasa aja dong,jangan sewot begitu"ucap rey
"engga liat orang lagi sibuk"ucap rio
"jangan terlalu sibuk lebih baik kita makan dulu"ucap rey
"males gue keluarnya"ucap rio
"ehh gue liat di sebrang sana ada warteg baru,kata teman aku makananya enak kebanyakan yang mereka jual makanan khas sunda, ditambah lagi pegawainya daun muda semua"ucap rey
"apa urusanya sama gue"rio
"ehh engga ada urusanya sama loe sih,gue cuma mau ngajak loe makan mau apa engga nih"rey mulai kesal
"pesan aja engga usah kesana,nyuruh Farhat saja kesana"ucap rio
__ADS_1
"hmmm ide bagus"rey pun menghubungi Farhat.
apakah farhat bertemu dengan ameera?kalau penasaran tunggu part selanjutnya.