BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
part 44


__ADS_3

Bagaimana dengan ameera,apakah kam suah menemukannya"jelita


"aku belum menemukanya mih,kau sudah mencarinya tapi aku tidak berhasil"rio dengan lirih


"coba kamu besok bujuk ayah kamu,biar dia memeberi tahu dimana ameera tinggal”jelita


"iya besok aku mau ngomong sama ayah"rio


"ya sudah kamu tidur sana,ini sudah malam"ucap jelita


rio pun pamit untuk istirahat.


***


pagi hari menyapa kini dua insan yang seperti saudara namun beda rahim dan ayah sedang sibuk,yang satu sedang siap siap ingin melamar pekerjaan dan yang satu sibuk menyiapkan sarapan.


"dinda ayo sarapan nanti kesiangan"teriak ameera pada dinda,jika orang lain melihat mungkin mereka akan mengira adik dan kakak, kerena ameera memang sangat dewasa dan mengayomi dinda jadi itulah yang membuat dinda nyaman bersahabat dengan ameera.


"iya sebentar"dinda sambil lari ke meja makan yang ada di dapur.


"ayo nanti kesiangan"ameera sambil menganil nasi dan beberapa lauk.


"besok aku aja yang masak pagi,kamu sore aja takutnya kamu cape kasian bayi kamu"dinda tidak enak.


"engga usah,biar aku aja yang masak tidak akan cape kok bayi aku kuat"balas ameera


"iya sudah kalau itu mau kamu"dinda pasrah karena dia tau sikap ameera seperti apa.


"dinda aku mau buka warteg, menurut bagaimana,saolnya aku jenuh di rumah terus"ameera


"itu ide bagus kita, apalagi masakan kamu kan enak meera,nanti kita cari tempat yang pas"dinda antusias


"iya,aku mau coba hal baru mumpung ada uang tabungan"ucap ameera

__ADS_1


"iya udah aku mau berangkat dulu,do'akan aku semoga di terima,bayi do'akan aunty ya sayang semoga aunty di terima"dinda pamis sambil mengusap perut ameera.


ameera hanya tersenyum melihat kepergian sahabat itu.


"semoga kamu di terima dinda"ameera.


***


"selamat pagi semuanya"ucap rio menyaapa kedua orang tuanya


"pagi sayang"ucap jelita


"kapan kamu balik dari Bandung,pagi_pagi kok ada di sini"tanya Abdulloh heran


"tadi malam ayah"ucap rio


"ya sudah makan dulu,nanti abis makan lanjut bicaranya"jelita


"setelah kamu menemukan ameera,apa kamu tidak akan meninggalkan dia"tanya Abdullah


"tidak akan ayah,aku akan menjaga ameera meskipun aku belum mencintainya"ucap rio


"ini alamat rumah orang tua ameera,jika mereka belum pindah pasti kamu akan bertemu dengan ameera,"Abdullah


rio pun mengambil kertas yang di berikan Abdullah,dia langsung pamit untuk pergi,dia juga ingin ke Bandung menjemput rey.


ketika di menuju perjalanan hp rio berdering.


"hallo bos, semua bukti_bukti yang bos inginkan tadi malam.sudah saya kirim lewat email"ucap orang kepercayaan rio


"kerja bagus, nanti uang nya aku kirim"ucap rio langsung memetikan telpon.


"Sabrina sabrina kamu mau main_main sama ,dia belum tau siapa aku"rio sambil menyeringai

__ADS_1


setelah beberapa jam akhirnya rio sampai di Bandung,dan langsung ke hotel.


ketika rio masuk ke kamar hotel dia melihat rey sedang tertidur pulus.


"dasar kebo,siang_siang begini masih enak tidur"rio sambil melempar bantal yang ada di sofa.


rey yang sedang bermimpi di peluk seorang wanita seksi langsung kaget,tiba_tiba ada yang melempari dirinya Dengan bantal.


"sial loe ganggu gue tidur aja,baru saja gue mau mimpi basah loe gangguin"gerutu rey dengan wajah kesal.


"suruh siapa tidur siang_siang begini, antar gue cari alamat ini"rio sambil menyodorkan sebuah kertas


"malas gue.mau lanjut lagi mimpi yang barusan tertunda"rey


"bener loe engga mau anter gue,berarti hubungan persahabatan kita putus dan kontrak kerja sama juga putus"acam rio


"ehhh jangan begitu,tadi aku cuma becanda,tunggu sebentar aku mau ke kamar mandi dulu"rey sambil berjalan menuju kamar mandi.


setelah salsai kedua menuju mobil.sekarang rey yang mengemudi mobil kerena rio sangat lelah.


"mau apa kita ke alamat itu"tanya rey


"mau cari seseorang.loe jangan banyak omong kalau udah sampai ke alamat itu loe bangunin gue oke"rio sambil memejamkan matanya


"enak bener loe"sebenarnya rey tau rio pasti cape bulak balik Jakarta Bandung,dia membiarkan sahabatnya itu untuk tidur.


setelah hampir dua jam akhirnya rey sampai di tempat yang dia tuju.


"apa benar ini alamatnya,desa yang sangat sejuk masih asri tidak seperti di jakarta"lalu dia membangunkan rio yang teridur pulas.


"rio ini sudah sampai,loe mau bangun engga"rey sangat kesal karena rio tidak mau bangun dari tadi


mendengar sudah sampai rio langsung bangun dan merapikan pakaiannya.

__ADS_1


__ADS_2