BUKAN ANAK HARAM

BUKAN ANAK HARAM
hanya sendiri..


__ADS_3

Rio pun pamit pada kedua orang tuanya untuk pulang meskipun tidak ada jawaban kerena merek sedang koma,.


tapi setelah beberapa hari ada sedikit perkembangan menurut dokter saraf_sarafnya sudah merangsang semoga saja kedua orangtuanya cepat bangun dari komana.


rio memesan tiket untuk kepulanganya ke Indonesia dia juga tidak memberi kabar kepada sabrina bawa dirinya sudah pulang ke tanah air.


ameera baru saja keluar dari tempatnya bekerja bersama dinda.


"din kita cari tukang rujak yuk"ameera pada temenya itu


"tumbenan kamu pengen rujal biasanya paling anti makan rujak"dinda heran


"engga tau nih akir_akhir ini aku suka makanan aneh_aneh di yang biasanya aku engga suka jadi suka"ameera


"aneh banget,badan kamu juga aga gemoy sekarang"dinda

__ADS_1


"masa sih,tapi baju aku masih muat berarti badan aku tetap langsing ah"ameera engga percaya sama ucapan sahabatnya itu


"iya udah kalau engga percaya,coba ngaca aja di rumah nanti"dinda


"iya nanti kalau pulang aku ngaca,ya udah ayo cari rujak sama nasi Padang saolnya aku malas masak di rumah"ameera sambil menggandeng tangan sahabat ke parkiran,


setelah naik motor mereka langsung mecari tukang rujak.


"meer kita udah keliling tapi belum nemu tukang jaulan rujak,mana ada tukang rujak sore begini"dinda dengan nada kesal,giman engga kesal dari tadi keliling hampir setengah jam engga nemu_nemu tukang rujak


"tapi aku mau rujak din"ameera dengan suara hampir nangis,


"ya udah deh,kita pulang sambil nyari warung nasi"ameera pasrah kerena yang di ucapkan dinda juga ada benernya


"nah gitu dong"dinda,

__ADS_1


ameera masuk ke dalam rumah dengan menenteng keresek yang isinya makanan ke sukaan bapaknya.


"assalamualaikum pak"ameera tapi tidak ada jawaban ameera pun masuk dan mulai hawatir,lalu masuk ke kamar yang biasa pake istirahat,ternyata bapaknya ada sedang sedang tertidur,namun beberapa kali ameera membangunkan tidak ada jawaban sama sekali,dia langsung menyentuh badannya tapi dingin semua, seketika itu dunia ameera sangat hancur diapun menangis sejadi-jadinya hingga para tetangga yang mendengar tangisan ameera langsung masuk ke dalam rumah ameera.


"inalillahi, telah meninggal pak sahrul,yang sabar nak ameera"ucap salah satu warga


ameera yang mendengar bapaknya meniggal langsung pingsan.


setelah pemakaman beres ameera hanya melamun sambil menangis rasanya tidak ada lagi alasan dia hidup di dunia ini,dunianya sudah hancur.


"meera sabar ya kamu harus kuat,kita do'akan saja"dinda, menghibur ameera karena pasti berat untuk menerima ini semua,


ibu dan bapak ameera meninggal dengan jarak yang dekat selain itu suami ameera juga tidak pernah menampakkan batang hidungnya padahal ini udah hampir 2 bulan,kenapa di saat dia butuh tempat bersandar justru suaminya tidak ada mungkin suaminya tidak peduli dengan kedaanya.


"dinda antar aku kemar"ameera,kerena untuk berdiripun dia tidak kuat harus di bantu,dinda membantu sahabat itu.

__ADS_1


"kamu istirahat ya,jangan banyak pikiran aku kedepan dulu,dan untuk beberapa hari kedepan aku akan menemani kamu"dinda


ameera hanya menganguk,rasanya lelah dia langsung istirahat.


__ADS_2