BUKAN CINTA KONTRAK

BUKAN CINTA KONTRAK
BAB: 17. KECURIGAAN NADIA


__ADS_3

saat membuka pintu Alisa terkejut saat iya medapati seseorang memandang nya dengan tatapan curiga yg nyata


"bak nadia" ucap Alisa gugup


Nadia memandangi penampilan Alisa dari ujung kaki sampai ujung kepala, iya mengerutkan dahi nya saat melihat penampilan Alisa yg sedikit berantakan, berbeda dengan penampilan nya saat mereka baru memasuki ruangan ini pagi tadi,


Nadia melangkah mendekat, kening nya mengkerut, mengawasi penampilan Alisa yg berantkan, melihat bibir ranum dan lipstik yg sedikit lutur


iya melirik lagi kearah lelaki yg baru saja pergi menuju lif itu, dan kembali memandang Alisa dengan pandangan menohok dan mencela


sebenar nya Nadia tadi sudah pergi dengan tim nya ,namun karna iya meninggalkan satu berkas yg penting iya kembali untuk mengambil nya,


namun tanpa di sangka saat iya akan membuka pintu itu, tiba tiba pintu bergerak dan terbuka terlebih dahulu, lalu keluarlah sosok lelaki gagah nan tampan, siapa lagi kalau bukan presider mereka, pak Boby.


iya tersenyum semanis mungkin di depat pria tampan, dengan seribu karisma yang luar biasa itu, niat hati untuk mencari perhatian nya , tapi lelaki itu justru mengabaikan nya begitu saja, jangan untuk membalas senyum nya, memandang nya pun tidak,


dan lebih terkejut lagi, saat iya baru akan membuka pintu itu ke dua kali nya, dan yg ke luar berikut nya adalah sosok wanita dengan penampilan yg mencurigakan, siapa lagi kalau bukan Alisa


.


Nadia langsung mencekal tangan Alisa, saat wanita itu akan melewati nya, iya menarik wanita itu kembali masuk ke dalam ruangan itu, dengan mata nyalang penuh curiga, dan pandangan mencemooh yg nyata,


"heh.. Apa ini? apa kau berusaha merayu pak Boby barusan?


"maksud nya apa bak? aku gak ngapa ngapain"


apa bak Nadia melihat nya barusan? gawat kalau sampe dia liat bisa bisa dia salah faham sama aku


Alisa mengulas senyum nya, berusaha meyakinkan, bahwa yidak ada yg terjadi apa apa.


"gw blum buta, lo kira gw bakal percaya? liat penampilan lo!" Nadia menelisik penampilan nya dari atas hingga ke ujung kaki dengan pandangan curiga


Nadia melipat tangan nya di dada, "jadi lo mau sok cantik disini? lo mau coba coba ngerayu big bos?" wanita itu mendekat dan menempelkan bibir nya di telinga Alisa dan membisikan sesuatu


"perempuan kaya lo tu,, gak pantes sama big bos, jd jangan berharap,"


setelah mengucapkan itu seringai jahat muncul di bibir Nadia, iya lalu mengambil berkas yg tertinggal di meja kaca itu dan pergi


Nadia sengaja menyenggol bahu Alisa dengan keras yg membuat wanita itu mundur kebelakang beberapa langkah untuk menyeimbakan pijakan nya


"minggir jangan menghalangi jalan gw" ucap Nadia ketus, lalu pergi meninggalkan Alisa sendiri


.


Alisa menyendik bakso yg iya pesan di kantin kantor, karna waktu sudah siang, saat nya jam makan siang maka iya memutuskan langsung menghampiri rekan rekan nya di kanting

__ADS_1


"cin,, lo lama bingit sih kita nunggu lo gak nongol nongol" Ari menegur nya saat wanita itu sudah duduk di antara mereka,


"sory ada yg harus gw beresin tadi" jawab nya santai


"semoga aja tim kita yg terpilih" Eva mengatakan dengan semangat berkobar


"yes bener bingit, bonus nya besar sahyyyy"


Ari bersemangat


" semoga, karna kalau di lihat tadi, tim lain juga prisentasi nya bagus bagus"


Angkasa menjawab santai,


Angkasa adalah teman satu tim mereka, namun pria satu ini sangat. jarang bicara hanya seperlu nya saja, namun iya memiliki karisma, dan senyum yg manis, iya juga pria yg hebat dalam tim mereka, iya selalu bisa di andalkan untuk menghadapi klayen yg rumit untuk di hadapi,


namun karna pembawaan nya yg berwibawa dan cool, walaupun iya tidak banyak bicara namun saat menjelaskan model, disain dan perincian bangunan, kelebihan dan kekurangan sebuah properti itu kepada castemer, iya bisa menjelaskan nya dengan detail dan kompeten dan itulah yg menjadi nilai plus dari se orang Angkasa


"iya mereka juga gak akalah bagus, semoga aja bisa lolos, tapi kalaupun yg ini gak lolos siapa tau kan nanti ada yg lebih bagus dari ini, jadi kita juga gak boleh nyerah, yg penting sudah memberikan yg terbaik yg kita bisa"


Alisa berucap penuh semangat meyakinkan rekan rekan nya yg lain


dan yg lain kompak memgangguk setuju


.


Alisa,Eva,Ari dan Angkasa yg baru keluar langsung menoleh saat mendengar pintu lif VIV berdenting menandakan ada seseorang yg akan keluar dari dalam situ


posisi Alisa yg sedang merangkul tangan Eva sebelah kanan sontak mengeratkan pegangan nya, Eva mengernyit saat merasakan remasan atas tangan nya, namun iya memasang wajah tersenyum saat sang bos besar mereka terlihan memperhatikan mereka


Alisa mempererat pegangan nya di tangan Eva saat mata nya bersitatap dengan mata elanh milik Boby,


sangat terlihat ada kemarahan di mata wanita itu, danbtanpa sadar dengan gemas iya justru menyalurkan kekesalan nya ke lengan sahabat nya,


"sore pak" sapa mereka kompak ke cuali Alisa , dia hanya diam saja


dan mereka kompak menundukan kepala sopan, saat Boby hanya mengangguk dan sedikit menipiskan bibir, tersenyum sambil lalu, setelah itu pergi mendahului mereka, di ikuti helen di belakang nya


"yaampun,, gw wk salah liat ni big bos senyum? ya tuhan senyum setipis itu aja udah keliatan luarbiasa banget" Eva dan Ari kompak histeris


sedangkan Alisa dan Angkasa hanya mampu memutar bola mata nya jengah


"heboh deh, pa nya sih yg luar biasa, ada nya luga kalian yg luar biasa, luar biasa lebay" omel nya, lalu kembali menarik lengan sahabat nya melanjutkan perjalanan mereka


di luar kantor Alisa dan eva melambaikan tangan kepada Ari dan Angkasa yg sudah mulai menjauh saat mereka pamit duluan, dan pergi menaiki motor mereka masing masing

__ADS_1


kini Alisa dan Eva sudah duduk di bangku halte bus yang tidak jauh dari kantor mereka


"kok tumben dah sesore ini bus belum ada yg lewat ya " Eva mengomel dengan gusar


"sabar lah, Va siapa tau lagi macet, tunghu aja dulu"


"kita naik taxi aja yuk" Eva memberikan ide agar mereka cepat sampai rumah,


"ogah mahal" Alisa mengomel


"lama ni lengket rasa nya pengen cepet cepet berendem, terus rebahan" Eva membayangkan kasur empuk nya yg nyaman


"sabar napa bentar lagi juga datang" omel Alisa


tidak lama suara tlakson yg kencang mengejutkan mereka, terlihat mobil mewah berwarna hitam menepikan mobil nya di hadapan mereka,


dan semakin terkejut saat seseorang menurunkan cendela kaca yg ada di mobil itu, dan menampilkan sosok yang ternyata .....


.


.Bersambung..................... ....


.


.


.NETIZEN: thor kirimin gambar pemeran nya dong😲😲


.


.AUTHOR: boleh tapi sabarya aku tu lagi nyari yg passsπŸ˜‰πŸ˜‰


.


NETIZEN: emang mau cari yg kaya gimana sih biar aku cariin dahπŸ™„πŸ™„


.


AUTHOR: aku tuh gak cari yg muluk muluk, gak cari yg cuantik luar biasa kaya orang orang korengan gitu, up korea maksud nyaπŸ˜…πŸ˜…


untuk sosok Alisa aku mau nya yg manis, yg ala ala negara +62 aja,, wajah wajah asia lah pokok nya yg manis gitu kaya gulaliπŸ˜€πŸ˜€


dan untuk sosok Boby nya Aku mau yg berkarisma gimana gitu😍😍😍😍😍


jadi ada yg mau bantu kasih aku refrensi tokoh gak ni,, aku menunggu saran kalian semua yups kira kira yg cocok sama karakter merekaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2