
Alisa membuka menekan pasword apartemen yang iya tinggali bersama Bobby,
iya menyeret kaki nya masuk ke dalam rumah, wajah nya begitu pucat dan terlihat tidak bergairah,,
iya ingin segera berendam, dan merileks kan otot otot nya yang terasa kencang, mungkin air hangat dan sedikit wewangian aroma bunga akan merileks kan tubuh dan otak nya
iya segera menanggalkan pakaiyan nya, dan bergerak memasuki betaf yang sudah terisi air hangat, lalu membuat busa yang banyak tidak lupa menambahkan cairan pewangi aroma mawar grentea
hari ini adalah hari yang melelahkan untuk nya,
siang tadi saat iya baru akan keluar kantor untuk mencari makan siang dengan Arie, Eva dan Angkasa iya bertemu dengan Nadia dan teman teman nya yang mengatakan bahwa istri dari CEO mereka alis Bobby, adalah Enggel, belum lagi saat mereka ber gosip ria mengenai betapa serasi nya mereka, dan Enggel adalah model terkenal yang di perhitungkan, jadi sangat pantas jika mereka berdua benar benar menikah
memang tidak banyak yang tau tentang siapa sebenar nya istri dari bos mereka, hanya beberapa kariawan senior dan para kolega bisnis saja yang tau
dan itu menguntungkan bagi nya setidak nya iya masih bisa bekerja dengan tenang,,
namun perkataan Nadia dan rekan rekan nya itu sedikit banyak mengusik nya, untung saja Eva segera membawa langkah mereka lebih cepat sampai ke kantin kantor
setelah sampai mereka segera memesan makanan, dan duduk di salah satu pojok ruangan itu yang terlihat sedikit lengang
"Lo jangan peduliin mereka" Bisik Eva lembut
"gw gak papa, cuma kalau di fikir lucu juga yea, dia bisa cari perempuan yang ribuan kali lebih baik dan sederajat sama dia, tapi kenapa malah milih gw?"
"itu keberuntungan lo, kalau dia milih gw, gw gak akan nolak sih" jawab Eva sambir terkekeh
"hah" memutar bola mata nya jengah
" ALisa" Alisa mendongakan kepala nya saat Ari memanggil nya
"apa"jawab nya datar,
"kata nya lo udah menikah yea, menikah sama siapa sih, kok gak ngundang eke?" ucap lelaki kemayu itu sok merajuk
" memang kalau di undang lo mau datang, gw kan nikah nya di Bandung"
"emzz" pira pura berfikir "gak juga sih jauh soal nya" jawab nya sambil cengengesan
"hah, udah gw tebak jawaban nya"
tidak lama kemudian pesanan mereka datang
"ngmong ngomong liat dong poto pernikahan lo" Angkasa menyela
__ADS_1
dan pertanyaan itu membuat Alisa hampir saja tersedak minuman yang baru saja sedikit iya minum
"iya dong gw juga mau liat ni" tambah Ari heboh, sambil menepuk tangan nya riang dan langsung menggapai hanpon yang Alisa taru di atas meja
"yah pake sandi" ujar Ari lesu, saat melihat hanpon Alisa ter nyata terkunci
"tanggal lahir nya kali coba tekan" Angkasa memberi ide
dengan sedikit panik Alisa langsung menyambar hanpon nya dari tangan Ari secepat kilat hingga membuat lelaki itu terperanga dengan mulut yang terbuka
"yah,,, pelit banget si,,, liat doang" ujar Ari merajuk
"ehem,, bukan gak boleh cuma..
dering hanpon nya membuat semua ucapan nya terhenti, iya mengerutkan kening nya saat nama penelpon di layar ponsel nya
"Halo" suara dari sebrang sana membuat nya mengerutkan kening nya, suara serak dan sedikit bergetar membuat nya panik
dan menduga duga
tanpa pikir panjang iya langsung bangkit dari duduk nya dan meninggalkan , pertanyaan dan ke bingungan trman teman nya saat melihat iya dengan terburu buru pergi begitu saja
apa lagi Alisa meninggalkan makanan yangbiya pesan tanpa sempat menyentuh nya sedikit pun
.
dan disinilah iya sekarang terkapar kelelahan, dan memilih langsung pulang setelah lelaki itu memuaskan hasrat nya dan melepaskan nya setelah hampir menjelang sore
"aku sangat lelah" gumam nya,
iya segera menuju ruang gannti dan mengambil baju tidur sekena nya, dan langsung membaringkan tubuh nya di atas ranjang
.
.
"waw indah sekali" teiak Alisa saat mereka ada di bibir pantai nan sejuk
ya,, hari ini memanglah hari minggu jadi hari ini di gunakan nya untuk bersenang senang,
awal nya iya berencana hanya berbaring di atas ranjang namun Bobby memaksanya ikut, dan mengatakan tempat yang mereka tuju akan sangat indah, dan iya akan rugi jika memutuskan yidak mau ikut
"mas aku mau main itu" tunjuk nya dengan semangat ke salah satu permainan motor air,
__ADS_1
Bibby mengerjitkan dahi nya, melihat ke arah yang di tunjukan gadis itu
"apa kau bisa mengendarai nya?"
Alisa menolehkan kepalanya, memandang dengan senyum penuh semangat
"tentu saja tidak"
"hah"
"aku memang tidak bisa tapi bukan kah kau bisa" memasang senyum penuh harapan, dengan mata berbinar, sudah seperti anak kucing kecil yang minta di elus,
yang sudah pasti mana bisa di tolak dengan Bobby
Bobby menarik nafas nya dalam dan menghembuskan nya perlahan
"hahhh,,, oke baik lah, AYo" teriak nya semangat dan langsung menarik tangan gadis itu menghampiri beberapa penyewa motor air yang memang banyak menyewakan nya di sana
Aaaaaaa Huuuuu Waaaaaa
teriakan girang Alisa membahana, sambil memeluk tubuh suami nya erat karna ini adalah pertama kali bagi nya
.
.
lelah menghampiri mereka dan memutuskan menepi untuk mengisi perut mereka yang kosong karna lelah, setelah puas memainkan berbagai permainan air yang mereka coba, kali ini Alisa terlihat sangat bersemangat melebihi biasa nya, dan itu membuat Bobby tidak tega untuk mengatakan tidak, untuk semua pemainan yang ingin iya coba
"aku mau itu, itu , dan itu yang itu juga dan minum air dugan seperti nya enak"
sambil bertepuk tangan heboh gadis itu menunjukan sederet hidangan yang tersedia di angkringan maka. sederhana itu.
namun memiliki banyak menu makanan yang menggugah selera, dan Bobby hanya bisa menggelengkan kepala akan tingkah istri nya
mereka makan dengan hikmat, entah ada angin apa tapi Alisa hari ini terlihat begitu manja sekaligus perhatian,
iya sesekali menyuapi makanan nya ke dalam mulut suami nya itu, bahkan saat di pantai tadi gadis itu terlihat lebih agresif dengan bergelayut manja pada Bobby di sepanjang hari ini
mereka hanyut dalam keceriaan dan tawa,
tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dengan kamera di tangan nya, memperhatikan semua gerak gerik ke dua nya
dan saat orang itu mendapatkan gambar yang paling menarik yang iya dapat, seringai iblis muncul di bibir nya, terlihat kilatat senyum licik memenuhi wajah orang itu
__ADS_1
"Bersenang senanglah saat ini, karna setelah itu Aku akan menghancurkan mu, lihat dan tunggu saja"
senyum licik kembali mucul di bibir nya menyiratkan sesuatu yang berbahaya..