BUKAN CINTA KONTRAK

BUKAN CINTA KONTRAK
BAB 35. AWAL HUBUNGAN BARU


__ADS_3

emz... suara lengkuhan Alisa mengusik malam yang sepi yang di depenuhi bintang malam


tangan nya mulai memukul mukul tubuh kokoh yang memenjara tubuh nya saat ini,


"ah.. " dengan nafas yang terputus putuh Alisa berhasil mendorong tubuh kokoh Bobby, dan melepaskan panggutan nya yang di rasa kian lama kian menuntut


"apa kau gila, bagai mana jika aku mati ke habisan nafas" omel gadis itu kemudian, dengan wajah yang mulai memerah


"apa kemampuan berciuman mu sejelek itu," dengan tawa penuh ejekan "seperti nya aku harus mengajarimu, agar kau lebih pandai" seringai tipis muncul di bibir nya,iya mengedipkan satu mata nya dengan senyum menggoda, dan mulai mencondongkan kembali tubuh nya,namun dengan gesit Alisa mendorong wajah Bobby dengan telapak tangan nya pelan


"jangan coba coba" ancam gadis itu kemudian, dan malah mendapatkan kekehan mengejek dari pria itu


"tapi aku masih mengiinkan nya"


"pak nanti bunda liat" rengek Alisa


Bobby menggeleng tidak suka mengdengar ucapan Alisa "cex.. kenapa panggil bapak lagi sih?"


"terus manggil apa dong?" jawab gadis itu polos


"aku mau kamu memanggil ku, sama seperti saat kau memanggil ku di depan bunda mu tadi" ucap Bobby tegas pertanda tidak ada bantahan lagi untuk itu


"oke baik lah mas Bobby"di iringi senyum cantik nya bahkan gadis itu mengedipkan satu mata berniat menggoda prua itu,


namun sesaat kemudian iya tau itu kesalahan fatal karna kini pria itu sudah menempelkan kembali bibir mereka dan melumat nya


dengat cepat Alisa mendorong tubuh Bobby dan memberi tatapan penuh ancaman kepada pria itu, namun bukan nya takut iya justru terkekeh melihat tingkah Alisa yang menggemaskan di mata nya


"nanti Bunda liat mas" ucap gadis itu penuh penekan, sambil menekuk bibir nya kesal


"oke oke baiklah" jawab Bobby mengalah di iringi gelak tawa yang menjengkel kan versi Alisa


entah mengapa tapi Bobby memang selalu merasakan kesan yang berbeda pada wanita itu, sellu ada hal yang membuat nya betah berlama lama dengan nya


.


Bobby berdehem, dan membenarkan posisi duduk nya, tiba tiba wajah nya menjadi lebih serius kali ini, dan mengamati wanita cantik yang ada di hadapan nya itu lamat lamat


"apa aku boleh bertanya?"


melihat ekspresi serius yang Bobby tunjukan, Alisa segera membenarkan posisi duduk nya agar mereka saling berhadapan

__ADS_1


"apa?" tanya Alisa penasaran


"kenapa harus berbohong"


"maksud nya?"


"tentang bunda mu, kenapa kita harus berbohong? kenapa tidak mengatakan hal yang sebenar nya saja? bukankah setiap orang tua mengiinkan anak nya mendapatkan pasangan yang mapan? tutur Bobby kemudian dari mata nya sangat terlihat rasa penasaran yang besar di sana


"karna..." menghela nafas berat "karna belum waktu nya aja"


"kenapa? apa ada alasan khusu?" tanya Bobby


Alisa menatap lelaki itu dengan senyum simpul di bibir nya, iya tidak ingin menginggat kenangan buruk perlakuan keluarga ayah nya kepada mereka saat kecil


"kamu tau cuma di cerita dongeng, yang bilang pangeran dan upik abu, bisa berahir super bahagia selama nya, tapi di dunia nyata gak akan semudah itu kan" Alisa mengalihkan pandangan nya lagi ke atas langit memandang bintang bintang yang bertebaran indah di atas sana


"kenapa? bukan kah dengan menikah semua akan baik baik saja"


Alisa tersenyum kecut mendengar pernyataan lelaki itu "jika begitu maka tidak akan ada kisah menyedihkan di balik nya,"


"menyedihkan?" Bobby memicingkan mata nya menanti jawaban lugas dari wanita itu


"aku tau mungkin nasip ku akan lebih buruk dari itu, bunda benar walau seberapa kuat keyakinan atas satu hubungan, tapi jika tidak di dasari cinta itu tidak akan bertahan" Alisa menghentikan sejenak kata kata nya, entah mengapa mengatakan dan memikirkan hal ini membuat hati nya menjadi sedikit goyah


"tapi selama aku menjadi istrimu, selama kau tidak benar benar meminta ku keluar dari kehidupan mu, aku akan bertahan untuk itu, walau mungkin tidak akan mudah " lanjut nya kemudian, Alisa mengukir senyum meyakinkan di sana, sebernar nya senyum itu di peruntukan untuk diri nya sendiri, iya berusaha meyakinkan diri nya bahwa setelah ini semua masih akan baik baik saja


mungkin jalan yang akan dia lewati akan sangat sulit, perbedaan nya adalah jika ayah dan bunda nya menikah dengan sejuta cinta yang kedua nya miliki dan berjuang bersama sampai tuhan yang memisahkan


maka dalam kisah Alisa adalah perjanjian, tidak ada cinta di sana, mungkin untuk Bobby,


karna bagi Alisa sendiri iya telah menjatuhkan hati nya kepada Pria itu saat pertama kali mereka bertemu


hal selanjut nya tidak lagi membahas tentang hal itu,


kali ini Alisa berhasil mengalihkan pembicaraan mereka dengan membahas hoby dan kesukaan masing masing, tentang kebiasaan dan tempat pavorit mereka,


di selingi canda dan tawa kini masing masing dari mereka bisa saling mengenal satu sama lain


.


" jika benar jalan itu adalah pilihan

__ADS_1


maka, penyesalan....


bukan lagi sebuah ke salahan


penyesalan memang selalu datang terlambat


tapi akan selalu ada resiko dalam setiap keputusan.


.


.


hari yang di tunggu telah tiba,


di sebuah Villa mewah, yang telah di dekorasi dengan begitu cantik dengan kesan dan nuansa romantis


banyak tamu berlalu lalang yang hadir memenuhi undangan, walau bukan termasuk pesta yang mewah, dan besar tapi bagi Alisa ini adalah pesta termegas untuk nya


bagai mana tidak semua nya tampak sangat indah, dengan begitu banyak menu makanan yang tersaji rapih, dan dekorasi yang luar biasa cantik membuat mata siapapun terpukau


ter nyata benar yang Boby katakan malam itu bahwa kakek Halim telah mengubah tempat sederhana ini menjadi begitu mewah dan elegan


disini Alisa sekali lagi memandangi pantulan diri nya di cermin besar di salah satu kamar di Villa itu, setelah pagi tadi iya dan keluarga di jemput orang orang suruhan kakek Halim menggunakan rombongan mobil mewah yang berhasil mencuri perhatian dan kehebohan tetangga di sekitar rumah nya.


ada begitu banyak spekulasi di antara mereka, ada yang mengatakan Alisa di nikahi om om kaya, ada pula yang mengatakan gadis itu sangat beruntung mendapatkan pangeran bak negri dongeng


tapi semua itu tidak mengusik nya, justru ekspresi sang bunda lah yang membuat nya kawatir,


pasal nya Alisa harus memutar otak nya, dan terpaksa mengatakan beberapa kebohongan untuk menjawab pertanyaan sang bunda yang kian lama di rasa kian menuntut.


ke bohongan akan selalu jadi kebohongan


dan ke jujuran akan selalu ada perdabatan


maaf jika terlihat egois


maaf jika ke jujuran akan datang terlambat


tapi kali ini biarkan aku menjadi pemeran anta gonis


karna walau bagaimana kebenaran akan selalu terungkap, walau sedikit terlambat

__ADS_1


__ADS_2