BUKAN CINTA KONTRAK

BUKAN CINTA KONTRAK
BAB;7. BUTUH DANA


__ADS_3

dan saat itu Boby hanya bisa memandang dr kejauhan


.


.


.


.


brak.. bruk...


"Lisa....." teriakan kanjeng mami, yg membuat gadis itu terlonjak kaget,


"KAMU NGAPAIN?? LIAT SEMUA BERANTAKAN... BERESIN......."


dengan emosi yg ber api api sang bunda mendekati, dan langsung


"AAaaaawwww!! bunda, bunda sakit... "


Alisa mengeram keras saat satu jeweran yg di rasa ingin membuat telinga nya hampir saja putus


"kenapa kamu berantakin? kamu ini lagi nyariin apa sih??


" bunda liat kalung aku gak? " panik


"kalung? emz... kalung yg mana ?" binggung


"bunda itu yg ayah kasih waktu aku ulang tahun!!"


"ouh iya yg liontin hijau??"


"iya bun, bunda liat?" semangat


"emz..." sok berfikir keras "Gak tuh"


"BUNDA".. dan jawaban sang bunda benar benar membuat Alisa mengerang frustasi..


"sayang tenang, coba kamu ingat ingat dulu pelan pelan kamu taru di mana"


"aku gak yakin, karna aku ingat aku bahkan gak pernah ngelepasin kalung dr ayah itu bu"


"yaudah kita cari pelan pelan" ucap bunda, sayang"


"aku udah cari di semua tempat bun, bunda liat kan aku bahkan udah berantakin semua nya tpi tetap gak ketemu"


Alisa mengis tergugu di pelukan sangbunda

__ADS_1


bunda mengecup kening putri nya dengan sayang dan ter senyum teduh menguatkan


"tenang dong sayang nanti kita cari pelan pelan oke!! "wanita paruh baya itu mengangkat wajah sang putri dan mengusap air mata nya pelan


"bunda tau kan itu hadiah dari ayah sebelum beliaw pergi selama nya"


"bunda tau,, tpi kalau memang itu masih rizki, dan milik kamu sayang, nanti pasti akan kembali ketangan kamu"


wanita itu mengucapkan dengan senyuman yg hangat, dan itu membuat Alisa merasa damai dan tenang


"bunda.. maafin Alisa ya.. Lisa ceroboh"


gadis itu menundukan kepala dalam karna ada rasa penyesalan yg dalam di dalam hati nya


"gk pp, sekarang kita beresin dulu kekacauan ini, oke" sang bunda tersenyum manis memberi semangat.


.


.


kring... kring....kring .. ..


Alisa terbangun saat bunyi telpon genggam nya berbuyi,


iya mencari benda persegi itu dengan mata yg enggan terbuka, meraba raba nya asal bunyi tersebut


"(.........)"


"dirumah lah, siapa sih"


"(......)"


dan suara teriakan dari seberang sana membuat nya menjauhkan henpon nya, dan melihat nama yg ada di layar itu


"iya iya sori, lagi pagi pagi gini lo nelfon, ada apa?"


"(.......... )"


"oke, lo dah pulang?"


"(........ )"


"oke jam berapa?"


"( ....... )"


"iya.. jam 9 ya, gw siap siap dulu bay..."

__ADS_1


Alisa dengan malas membangunkan tubuh nya dan melihat jam di atas nakas yg masih menunjukan 6:30 pagi


tok...tok...tok...


dan ketukan di pintu kamar nya membuat nya beralih dr menuju kamar mandi ke pintu kamar, dan membuka nya


iya melihat sang adik sudah berdiri di depan kamar nya dengan gusar


"kenapa"


Aris terlihat ragu mengatakan nya namun tak urung iya tetap mengutarakan maksud nya


"bak.., ini" Aris menyodorkan sepucuk surat yg dari tadi iya genggam dengan gusar


Alisa menerima nya dengan alis yg mengerut, dari sorot mata nya iya meminta kejelasan namun tak urung iya mumbuka nya,


gadis itu mengerutkan kening nya dan menghembuskan safas berat,


iya tau ini pasti akan terjadi, karna memang saat iya memutiskan untuk berenti bekerja pemasukan keluarga tidak bisa mencukupi,


karna biaya sekolah yg kian meningkat,


apa lagi sang ibu hanya menjahit pakaiyan yg hasil nya tidak menentu,


dan kini iya harus memutar otak nya untuk menutupi biaya sekolah adik nya


"udah 3 bulan bak SPP nya" Aris mengatakan nya dwngan wajah yg nampak sedih, iya sebenar nya tidak ingin merepotkan kaka nya lagi tapi iya juga tidak tau harus mendapatkan uang itu dr mana


iya tau hanya kaka perempuan nyalah yg selama ini selalu memenuhi kebutuhan nya, setelah sang ayah tiada.


Alisa terlihat menghela nafas, dan tersenyum meyakinkan "tenang aja bak usahain besok ada, oke"


"sekarang berangkat sekolah gih"


.


.


.Author: maaf gais yg ini memang agak dikit ya


tpi Author janji bakal secepat nya up lagi,


bonus deh 2 bab di episode selanjut nyaπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜


.Netizen: boong dosa loh thorπŸ™„πŸ™„


.Author: siap doain aja author nya csehat yea love you 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2