
Alisa baru saja keluar dari kamar mandi, iya sedang menggosokkan handuk kecil di rambut nya, dan suara ketukan di pitu mengalihkan perhatian nya
krekk... Alisa membuka pintu kamar, nya dan terlihat Eva memasang wajah cemberut di luar sana,
"kenapa sih lo? " tanya nya, sambil berjalan masuk kembali ke dalam kamar,
"lo tuh.. dari tadi tau gak, gw nungguin di luar, hampir aja gw ngakar di sana." omel nya
"gw baru aja kelar mandi jadi ya gak denger lah" bela gadis itu
Alisa terlihat sedang membalas pesan di hanpon nya, dan saat iya melihat sahabat nya iya iya terkejut mendapatkan tatapan ingin tau dari wanita itu,
"apa sih lo kepo deh" iya segera menjauhkan hanpon nya saat Eva melongokan kepala nya ingin tau siapa lawan chat nya
Alisa melewati nya yg sedang berdiri di samping ranjang, dan duduk di depan kaca rias, lalu iya meletakan hanpon nya di atas nakas, dan mulai menyisir rambut nya
"jadi .. gimana"
Alisa mengalihkan perhatian nya ke sahabat nya yg kini sedang melipat tangan nya di dada , dan bersandar di diding menghadap nya, dengan tatapan yg sulit di artikan
" apa " memasang wajah polos
"lo jangan sok gak tau deh,, lo berhutang penjelasan sama gw"
Eva berucap serius dengan memperi tekanan di kata penjelasan
Alisa merebahkan tubuh nya di ranjang, mata nya menatap langit langit kamar nya
" tentang itu, gw gak tau harus mulai ngejelasin nya dari mana "
"mulai dari awal, dari pertama lo bisa kenal sama pak Boby" Eva ikut merebahkan diri di ranjang
" gw, " Alisa ragu menceritakan nya. "gw ketemu dia di, di kantor lah" jawap nya bohong
"bohong" jawap Eva cepat, dan kini gafis itu sudah mendudukan tubuh nya, iya menarik Alisa duduk menghadap nya
"kita udah sahabatan berapa lama sih Al? dari kecil Al, dari kita sama sama ingusan, gw dah kenal lo, jadi gw tau kapan lo boong, dan kapan lo jujur!" sarkas nya
melihat keseriusan sahabat nya iya binggung harus menjawap apa, "gw, gw gak boong kok" jawap nya meyakin kan
Eva menggenggap tangan sahabat nya meyakinkan. " lo jangan bohong Al, gw dah curiga dari awal, saat kita pertama ketemu pak Boby saat itu lo kabur kan!
Eva jadi teringat saat pak Boby baru datang dari Tugas nya di luar, saat itu Alisa sama sekali tidak mengenal big bos mereka, dan baru hari itu lah seharus nya mereka bertemu, tapi saat iya menoleh ke belakang Alisa sudah tidak ada di belakang nya
dan saat mereka selesai briving lalu membubarkan barisan, saat itu iya mengira Alisa sudah pergi, tapi saat iya akan pergi keruangan nya, iya melihat dari jauh sahabat nya itu sedang berbicara sesuatu pada big bos mereka, dan parah nya semakin lama di lihat posisi mereka semakin membuat orang lain salah faham,
__ADS_1
padahal sebelum nya Boby tidak pernah melakukan hal seperti itu kepada kariawan nya yg lain, bahkan yg senior sekalipun
lalu iya mengingat kejadian saat di ruang di ruang rapat, Boby bahkan terlihat tidak pernah melepaskan pandangan nya dari Alisa sepanjang rapat usai, awal nya Eva mengira bahwa itu mungkin karna Boby menyukai presentasi yg di bawakan Alisa saat itu
tapi saat siang hari, saat iya menunggu Alisa di luar ruangan rapat dan berniat menyusul nya ke dalam tapi, tiba tiba Helen datang dan mengatakan "kalian duluan saja, pak Boby sedang ada yg ingin di bicarakan dengan Alisa"
mendengar itu iya lalu memutuskan untuk pergi kekantin duluan bersama yg lain, iya masih menepis kecurigaan nya, dan berfikir mungkin ada sesuatu yg harus mereka bicarakan tentang pekerjaan
tapi yg lebih mencurigakan dari yg lain adalah saat sore tadi, tiba tiba Boby dengan baik hati menawarkan tumpangan, dan itu sangat.. sangat luar biasa, karna bahkan itu tidak pernah terfikirkan sebelum nya oleh Eva, mereka bisa duduk di mobil yg sama dengan Big Bos mereka, itu jelas di luar kebiasaan Boby sebelum nya
.dan yg lebih gila adalah saat iya melihat bagai mana Boby memandang sahabat nya dengan pandangan yg sulit di artikan,
saat itu Eva ingin memecah keheningan saat mendengar bunyi notifikasi pesan singkat yg ada di hanpone sahabat nya
"siapatuh yang cahat seru banget kayak nya"
begitu kira kira lelucon yg ingin di utara kan nya, namun tecekat saat melihat Boby melihat Alisa dengan pandangan tajam, bahkan iya melihat adegan yg membuat nya semakin binggung karna lelaki itu mencondongkan tubuh nya begitu dekat dengan sahabat nya
, apalagi saat Boby mengulurkan tangan nya menekan tombol pembatas, yg membuat nya tidak bisa melihat apa yg terjadi di belakang sana,
itu membuat fikiran nya meracau ke mana mana
.
"jadi apa lo masih mau bohong" Eva berucap sambil memberikan tatapan pembunuh yg nyata"
"di pandang sepertin itu dengan sahabat sendiri , pasti dong rasa nya gimana begitu, Alisa
"oke gw cerita! tapi lo janji ini hanya antara kita" gadis itu mengacungkan tangan nya ke arah sahabat nya
"iya sumpah deh" Eva mengacungkan tangan nya membentuk huruf V
"jadi waktu itu.....
dan Alisa mulai menceritakan semua nya, dr awal mereka bertemu, saat iya di tolong dr supir taxi yg ingin melecehkan nya
.dan saat dia bertemu untuk ke 2x nya, yg justru membuat nya kehilangan mahkota nya, sampai alasan kenapa iya berhenti bekerja di mini market itu dan terahir bisa apes, hingga justru sekarang 1 kantor pula,
.
"Apa??? " pekik gadis itu tidak percaya. "naas banget sih nasip lo!, tapi dia hebat kagak di ranjang, gw bisa bayangin, pasti seru banget"
dan sial nya justru Gadis itu kini sedang berhayal liar,
"sialan lo" pekik Alisa, yg langsung memukul sahabat nya dengan bantal
__ADS_1
" gw di lecehin, dan sekarang gw harus ketemu dia setiap saat, gw rasa nya pengen mati aja" tambah nya frustasi, sambil membenamkan wajah nya di bantal
.
.
haaa.hhaaa Alisa tertawa riang mendengar cerita lucu dari Kris, ya kini mereka memang ada di salah satu lestoran mewah, setelah tadi Kris menyusul nya di kosan sesuai janji mereka sore tadi
" lucu banget kisah cinta kamu, pantesan kemarin ketemu lagi bawa kamera ternyata lagi nostal gia," masih tertawa
"hemm di tinggal pas lagi sayang sayang nya huu..huuu" Kris pura pura menangis bombay
"sabar... " Alisa menepuk bahu Kris pelan dan berusaha menghentikan tawa nya, dan wajah nya berubah murung
" aku malah lebih sial, aku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seseorang yg menyelamat kan ku, aku bahkan menganggap nya sebagai pangeran berkuda putih seperti yang ada di dongeng,
eh ter nyata..dia tidak lebih dari seorang pria bedebah" sambung gadis itu, sambil tersenyum getir
.
.
.bersambung.....
.
.kalau kalian suka πbantu aku, ya yok sheer ke temen teman kalian , ππππ
BOBY HARTANTO HALIM
COWOk cool luar bisa yg pasti bikin kalian ngang nga dan klepek..klepek , kaya ikan ke habisan air. πππ
.
ALISA PUTRI
cewek manis dari kota B, yg selalu semangat dan optimis, dia manis kan yeaππ
EVA
__ADS_1
sahabat ter thebess di duniaπ
tipe tipe sahabat yg langka di dunia nyata π