BUKAN CINTA KONTRAK

BUKAN CINTA KONTRAK
BAB: 24. TAWARAN


__ADS_3

di ruangan nya Boby sedang berbincang dengan william sahabat nya, dua lelaki itu sedang pokus membicarakan pekerjaan sebelum tiba tiba Boby dengan kesal membanting pena yg ada di tangan nya...


"ada apa? kenapa kau sangat tidak pokus hari ini?" ucap William santai, iya menyandarkan tubuh nya ke sofa, memperhatikan raut muram sahabat di depan nya ini


"kake menyuruh ku segera menikah" jawab Boby frusrasi


"kalau begitu menikah saja" jawab nya santai


"kau gila? aku harus menikah dengan siapa? bukankah kau tau tidak ada kandidat yg ku inginkan saat ini" Boby menyandarkan kepala nya di sofa, memijat pelipis nya pelan untuk meredakan emosyonal nya


William mengangkat bahu nya ringan, "bukan kah wanita mu begitu banyak kenapa tak kau pilih salah satu nya, siapa yg bisa menolak mu" jawab nya santai


Boby menendang kaki sahabat nya itu dengan kesal, yg membuat sahabat nya mengaduh,


saat sedang asik bercanda persi mereka , ketukan di pintu membuat kedua nya menolehkan perhatian nya ke sumber suara


Alisa muncul dengan map tipis di tangan nya, iya dengan gugup meminta izin untuk masuk, dan di jawab anggukan dengan ke dua lelaki itu


"maaf pak, ada yg perlu saya bicarakan " ucap gadis itu hati hati


"apa yg ingin kau bicarakan ? bicara saja" ucap lelaki itu enteng


Alisa menelan ludah nya, entah mengapa tiba tiba iya merasa tenggorokan nya terasa tercekik, gadis itu melirik ke arah William sekilas, lalu ke mudian kembali pokus kepada bos besar nya,


"Aku, ems.. maksud nya saya ingin mengajukan ... " diam sesaat gadis itu terlihat ragu ragu mengutarakan niat nya,


ayo dong ini kesempatan, harus bilang, ini demi bunda." batin Alisa


gadis itu terlihat akan membuka mulut nya untuk berucap, namun tertahan tak kala William pamit pergi dan menepuk bahu sahabat nya mengodekan sesuatu


"seperti nya kau mendapatkan penyelamat dalam masalah mu ini" ucap nya berbisik di telingga Boby setelah itu benar benar menghilang di balik pintu


"duduk" perintah lelaki itu,


gadis itu tidak banyak bertanya, iya langsung beranjak duduk di hadapan sang big bos nya


"apa yang ingin kau sampaikan?" ucap lelaki itu santai sambil menatap lekat wanita di hadapan nya itu, yg membuat gadis itu bertambah gugup


Alisa menghembuskan nafas nya perlahan namun panjang, iya mengumpulkan keberanian yg di miliki nya sebelum benar benar mengutrakan niat nya datang ke ruangan itu


"pak saya ingin mengajukan pinjaman kepada perusahaan" ucap nya lirih


Boby menaikan alis nya, tumben sekali. fikir nya, "berapa banyak" jawab nya santai

__ADS_1


Alisa menyodorkan map yg ada di tangan nya kehadapan lelaki itu yg langsung menerima dan membuka nya


"ini jumlah yg tidak sedikit" jawab nya, dan memberikan tekanan di setiap kalimat yg di ucapkan nya


"iya pak saya tau," gadis itu menundukan wajah nya dalam, "tapi saya sangat membutuhkan nya segera pak" imbuh nya lagi


"aku tidak bisa memberikan mu pinjaman sebanyak ini atas nama perusahaan" jawab lelaki itu enteng,


wajah Alisa berubah pias seketika, iya tau itu bukan jumlah yang sedikit tapi ini juga adalah jalan satu satu nya untuk memyelamatkan sang bunda


" tapi aku bisa membantumu dengan dana pribadiku" lelaki itu diam sesaat untuk melihat reaksi wanita itu,


Alisa mendongakkan kepala nya yg tertunduk, menatap lelaki itu dengan rasa ingin tau yang nyata " maksud nya pak? apa ada cara lain? jika iya beritau saya cara nya, saya akan berusaha sebaik mungkin pak" jawab nya antusias dengan mata yang berbinar penuh harapan


Boby menegakkan tubuh nya, iya mencondongkan wajah nya ke arah gadis itu, dan gadis itu pun reflek memundurkan kepala nya terkejut


"aku akan membayarmu 2 atau 3x lipat dari itu, tapi" Boby tersenyum miring sebelum melanjutkan kata kata nya


"tapi?" tanya Alisa binggung


"tapi kau harus menjadi istriku" jawab nya kemudian, yg sukses membuat mulut Alisa terngangga sangkin terkejut nya


"apa?" teriak nya kemudian,


Boby kembali ke posisi duduk nya, iya menyandarkan kepala nya di sofa, "ya aku butuh bantuan mu, setidak nya untuk satu tahun" kawab nya enteng


"maksud bapak apa? satu tahun menjadi istri bapak begitu?" tanya gadis itu tidak percaya


"ya.. dan sebagai imbalan nya, aku akan memberikan penghasilan sebesar pinjaman mu itu setiap bulan"


Alisa terngangga mendengar itu, setiap bulan fikir nya, itu bisa membuat nya tidak perlu bekerja lagi setelah nya, fikir wanita itu


"tapi pak, pernikahan tidak bisa di buat permainan" ucap nya kemudian


Suara tawa Boby memggema di seluruh ruangan itu, "itu pernikahan sungguhan, siapa bilang permainan?" jawab nya di sela tawa


Alisa beranjak dari duduk nya, dan dengan tegas mengatakan penolakan nya,


"maaf pak, bagi saya pernikahan bukan permainan, atau bukan untuk di kontrak,


setiap wanita tentu ingin menikah, namun pernikahan yg abadi," jawab wanita itu tegas,


"terserah padamu! tapi seperti nya kau harus mencari jalan lain untuk masalah mu" ucap Boby meremehkan,

__ADS_1


"baik, maaf telah mengganggu waktu anda" Alisa berbalik lalu pergi dari ruangan itu,


iya berjalan sambil menghentak hentakan kaki nya kesal, tawaran apa itu? apa dia gila omel gadis itu di sepanjang jalan menuju lif yg akan mengantarkan nya kembali turun ke lantai bawah,


.


.


setelah kepergian Alisa Boby kembali pokus pada pekerjaan nya


hah aku yakin dia pasti akan kembali lagi" gumam nya sendiri,


.


di meja nya Alisa terlihat muram membanting map yg ada di tangan nya dengan kesal, iya menghempaskan tubuh nya ke kursi kerja nya dengan kesal,


gadis itu mulai berfikir keras cara apa yg harus iya lakukan agar bisa mendapatkan uang sebanyak itu dengan cepat, bahkan tabungan nya saja tidak ada seper empat dari uang itu, meminjampun iya juga binggung harus meminjam uang sebanyak itu kemana,


apa benar iya harus menikah kontrak dengan pria itu? apa itu akan jadi pilihan yang tepat?


tapi jika tidak, harus dari mana mendapatkan uang sebanyak itu dalam waktu singkat, tapi jika iya melakukan itu, bukan kah itu terlihat sama dengan menjual diri nya, kalau iya melakukan itu, itu sama saja membakar habis harga diri yang memang hanya tinggal secuil di mata pria itu, jangan untuk mendongakkan wajah nya dan mengatakan dengan lantang aku istri nya pada orang banyak, mengatakan itu pada diri nya sendiripun akan terasa sangat memalukan, karna kenyataan nya iya menikah hanya karna uang..


Alisa mengacak acak rambut frustasi setelah lelah berdebat dengan diri nya sendiri.


iya merasa jika kali ini memang uang benar benar bisa berbuat apa pun, bahkan dengan uang bisa mencabut, atau menyelamatkan nyawa seseorang


.bersambung......


.


NETIZEN: UANG bisa seberkuasa itu ya thorπŸ€”πŸ€”


.


Author: yea iyalah menurut lo...


ni yea uang memang bukan segala nya,, tapi segala nya memang butuh uang kan..πŸ™„πŸ™„ iyakan?? iya dong😁😁


jadi wajar kalau pada kaga bisa hidup tanpa uangπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


.OUH IYA NETIZEN YANG BUDIMAN, AYO DONG BAGI VOTE POIN NYA KEK.. BIAR AKU NYA MAKIN CEMUNGUT GITU.. 😁


DAN MAKASIH JUGA BUAT YG UDAH MAU MAMPIR KE NOVEL BAL ABAL AKU,, SEMOGA KALIAN SUKA YUPS... LOVE YOU SEMUA😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2