BUKAN CINTA KONTRAK

BUKAN CINTA KONTRAK
BAB 37. TITIPAN DARI PUNDA


__ADS_3

"mau kemana? Lari?" winda terus saja mengusik nya


"maaf aku harus segera pergi mba!"


"tunjukin dulu dong, mana simpanan mu itu" ucap nya menantang


"Ma udah Ma, jangan bikin ribut di sini malu Ma!" ucap Herman pelan namun penuh penekanan


"tapi Pa, perempuan kaya dia itu memang harus di kasih pelajaran, kamu gak ingat gara gara dia...


"udah Ma, malu di liatin tamu yang lain tu" ucap Hendri menyela dan mulai geram kepada istri nya itu,


Linda segera membalikan tubuh nya, iya ingin segera pergi dan menjauh dari tempat itu


namun sebuah teriakan kembali tertengar di telinga nya yang membuat hati nya terusik


"kamu, jangan harap urusan kita selesai ya.. aku akan cari kamu lagi setelah ini" teriakan dari wanita itu kemudian


sekali lagi Linda memilih diam dan terus berjalan meninggalkan wanita itu menjauh dari mereka sejauh mungkin, karna kini Linda merasa sudah tidak punya energi lagi untuk menghadapi mereka


ayah, apa yang harus bunda lakukan sekarang, mereka kembali menemukan kita, dan kini apakah bunda bisa menghadapi mereka sendiri? batin Linda, iya bahkan tidak bisa lagi menahan laju Air mata nya yang merembes keluar dari sudut mata nya


kenangan kengan buruk tentang perlakuan mereka di masa lalu berkelebatan seperti vidio yang di putar ulang, dan itu masih sangat segar dan membekas di ingatan nya


.


.


"bunda ada apa?"


kehadiran Aris membuat nya tersentak kaget dari lamunan nya, dengan cepat iya menghapus Air mata nya yang sempat jatuh mengalir di wajah ayu nya


"bunda gak papa sayang" tersenyum hangat


"bunda yakin? kenapa bunda menangis?" tanya Aris binggung


"bunda terharu, ini air mata bahagia sayang" jawab nya, sambil mengelus wajah putra tampan nya yang kini sudah bertumbuh dewasa


"bunda mari kita ke panggung Foto bersama dengan mbak Lisa" ucap nya semangat dan langsung menarik tangan sang bunda, tanpa menunggu jawaban dari sang bunda


.


.


sudah banyak foto yang mereka ambil, sampai ahir nya Bunda Linda berpamitan untuk kembali pulang,


"BOBBY Bunda titip Anak Bunda ya,"melirik sebentar ke arah Alisa, lalu kembali menatap Wajah tampan menantu nya, ada guratan kesedihan di sana yang terlihat jelas di mata pria itu


"iya bunda" jawab nya sambil menganggukan kepala


Linda mengulurkan tangan nya dan menggenggam tangan Bobby, yang reflek membuat pria itu mengernyit terkejut


"Bunda mau kamu janji satu hal? ucap Bunda Linda serius


"Apa Bunda?"


"Tolong jaga anak Bunda, apa pun yang terjadi di masa depan tolong jaga Alisa dengan baik, Bunda mohon sama kamu! Karna sekaran Bunda menyerahkan Tanggung jawab keselamatan dan ke bahagiaan Alisa sama kamu.

__ADS_1


ini titipan Bunda buat kamu, Apa pun yang terjadi kalian harus lewati semua kesulitan bersama ya jangan pernah tinggalkan dia sendiri!" ucap Bunda Lisa bersungguh sungguh


ucapan Bunda Linda seperti tamparan bagi nya, sejujur nya iya sendiri tidak tau bagaimana kelanjutan kisah mereka ke depan nya, karna bagi Bobby semua masih semu.


"dia sudah menjadi istri ku Bunda, Aku berjanji akan bertanggung jawab sepenuh nya atas Alisa" ucap lelaki itu yakin


"Bunda percaya sama kamu Bobby, dan Bunda berharap kamu Bisa menjadi sandaran terbaik untuk nya di saat dia jatuh"


Perlahan tangan Bunda Linda melepaskan genggaman nya dari tangan Bobby,


entah mengapa pria itu merasa ada beban berat yang di tanggung wanita itu yang berusaha iya tutupi, Apa mungkin karna selama ini iya membesarkan Anak Anak nya seorang diri? entah lah.


kini kedua ibu dan anak itu saling mengaitkan tangan mereka, sama sama menggenggam erat dan tak ingin terlepas, seperti ingin berpisah jauh, kedua nya saling mengulas senyum dan berpekukan erat di iringi Air mata yang membuncah menyalurkan perasaan yang tidak dapat di utarakan dengan kata kata


pelukan hangat sang bunda, membuat Alisa merasa bersalah karna ada beberapa fakta yang di sembunyikan nya, tapi saat itu iya berjanji bahwa suatu hari nanti iya akan berkata hal sejujur jujur nya kepada wanita yang telah melahirkan dan membesarkan nya itu


Bunda menjauhkan sedikit tubuh nya, agar pandangan mereka bisa saling bertemu,


dengan lembut iya mengusap Air mata putri nya yang terlihat sangat cantik hari ini, dengan gaun pengantin klasik namun mewah dan elegan,


Alisa pun melakukan hal yang sama iya mengulas senyum kebahagiaan, dan mengulurkan tangan nya menghapur Air mata sang bunda, Air mata bahagia


"Alisa Putri,,, sekarang kamu sudah menjadi seorang istri, jadilah istri yang baik, yang selalu menemani suami mu dalam suka dan juga duka, lakukan ke wajiban mu, sebagai istri kau harus selalu mengutamakan suami mu di atas segala nya" petuah sang bunda


"baik Bunda"


"satu hal lagi," Bunda Linda menghela nafas pelan " walau apapun yang terjadi, jadilah wanita tangguh, jaga selalu rumah tangga mu, dan berjuanglah di setiap permasalahan yang akan menghadang jalan hubungan kalian"


ucap nya kemudian, dan langsung kembali memeluk putri nya


"percaya sama aku bunda, aku akan lebih tangguh dari bunda" ucap Alisa dengan nada Bercanda.


.


.


cinta memang di miliki dengan sepasang jiwa


tapi setelah cinta menjadi sebuah ikatan


maka, ikatan ikatan lain pun akan terjalin di dalam nya


karna hubungan memang tak melulu hanya tentang kita


karna ada banyak ikatan lain juga di sana nya


.


malam semakin larut para tamu undangan beransur ansur sudah meninggalkan tempat resepsi, walau masih ada beberapa orang yang masih ada di sana, namun mereka tidak lagi pokus pada pokok acara, melainkan membahas pembahasan bisnis dan lain nya, yang tidak semua orang akan paham hal itu,


begitu pun Alisa gadis itu memilih beristirahat, dan meminta salah satu pelatan di sana mengantar nya masuk ke kamar dan membantu nya berjalan, karna gaun yang iya kenakan membuat nya sedikit kesulitan


di depan kamar besar itu sang pelayan meninggalkan nya sendiri, begitu Alisa membuka pintu kamar nya


iya terpesona luar biasa, mata nya di manjakan dengan dekorasi ruangan yang begitu cantik, dan belum lagi ada beberapa lilin aroma therapi yang di menyala membuat ruangan begitu harum,


__ADS_1


namun iya sedikit mengernyit saat melihat begitu banyak bunga bunga yang bertebaran di lantai dan ranjang mereka, belum lagi balon balon di mana mana.


walaupin tidak bisa di pungkiri kamar itu jadi terasa lebih romantis, apa lagi tengan lampu yang temaram.


"haahaa.. apa ini pekerjaan Mas Bobby? kenapa aku baru tau kalau selera nya sangat melankolis begini" Alisa terkekeh sendiri, bahkan membayangkan nya saja sudah sangat menggelikan


gadis itu lalu masuk dan berdiri di depan meja rias di samping ranjang iya duduk dan segera melepaskan semua aksesoris yang menempel pada tubuh nya, "ini terasa sangat berat" gerutu nya, saat iya berhasil melepaskan anting anting dan kalung besar yang iya pakai


"hah kenapa jadi ada begitu banyak bunga" ucap Bobby terkejut saat mmembuka kamar nya dan mendapati semua menjadi berubah aneh bagi nya


Alisa mengalihkan pandangan nya ke arah sumber suara terlihat Bobby sedang berdiri mematung di ambang pintu sambil melihat sekeliling fengan ekspresi terkejut


"apa bukankah ini pekerjaan mu" ucap Alisa sambil tersenyum geli.


Bobby melangkah mmendekati Alisa dan berdiri di belakang gadis itu, menatap cermin yang juga memantulkan diri nya dan Alisa yang sedang duduk di hadapan nya


"ini bukan aku"


"oh ya..." tanya gadis itu dengan nada meledek


"iya, tentu saja, pasti ini pekerjaan kakek tua itu" gerutu nya kesal


Alisa hanya terkekeh mendengar jawaban Bobby, namun sesaat kemudian sia terkesiak saat Bobby kini sudan berjongkok dengan tumpuan satu kaki di lantai, dan mensejajarkan wajah mereka.


membuat pandangan kedua nya bertemu dalam satu garis lurus


"jangan membahas ini, mari kita membahas yang lain, atau melakukan hal yang menyenangkan" ucap nya sensual, dengan mengedipkan satu mata nya


"apa?" tanya gadis itu mulai gugup


seringai tipis muncul di wajah tampan BObby, membuat jantung Alisa berdeguo dua kali lebih kencang dari biasa nya...


.


.bersambung...


.Gengs.. KAlian mau riqwes gak ni,, ??


kalian mau aku nulis adegan MALAM PENGANTIN nya yang kaya gimana ni?


apa mau yang langsung selesai gitu aja😁😁


.atau mau sedikit di buat detail, upsπŸ™Š maksud adegan 21+ gitu,


di bumbu bumbui apalah apalah mungkinπŸ˜€πŸ˜€


.komen yea ini menentukan BAB selanjut nya loh,,, biar aku tau mau kalian, jadi aku juga nulis sesuai permintaan kalian aja.


, dan biar aku gak di kira otak mesuman, bikin adegan 21+ meluluπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


.BIAR SEMANGAAT NULIS NYA


BANTU AKU KUMPULIN POIN JUGA DONG☺


CARA NYA TEKAN VOT DAN MASUKAN POIN YANG MAU KALIAN BERIKAN,


WALAU SEDIKIT, AKU UDAH SANGAAT BERTERIMAKASIH LOH... DAN ITU BIKIN AKU TAMBAH SEMANGAAT NULIS NYA...

__ADS_1


MOHON BANTUAN NYA YEA πŸ˜‰πŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜


JANGAN LUPA KOMEN OKE...πŸ˜‰πŸ‘


__ADS_2