BUKAN CINTA KONTRAK

BUKAN CINTA KONTRAK
BAB:9. IZIN


__ADS_3

setelah makan malam Alisa menyerahkan uang yg yg iya ambil dr tabungan nya kepada adik nya,


pasal besok sudah ahir tenggang waktu pembayaran,


"bun, bunda udah sehat ka. bun"


"udah, bunda baik baik aja, kenapa? tumben pijitin bunda"


Alisa memperhatikan sang bunda yg bersandar di atas ranjang dengan kaki selonjoran, dan sedang menikmati pijitan di kaki nya


"bunda " gadis itu sedikit ragu mengutarakan maksud nya "aku mau kerja"


"lah biasa nya juga kamu kerja gk bilang, kok tumben? memang kamu mau kerja di mana?"


dan pertanyaan sang bunda yg bertubi tubi membuat nya semakin binggung mengatakan nya


"bun, bunda kenal Eva kan? itu sahabat aku yg sering minep disini dulu"


"iya inget, teman kamu sejak SMP kan! kenapa dia?"


"dia sekarang kerja di kota J bun," masih dengan aktifitas memijat kaki sang bunda


"terus"


"aku,, emz... , maksud nya,, di sana lagi buka lowongan kerja bun, aku,, aku,,,"


"kamu mau kerja di sana" belum sempat iya menyelesaikan perkataan nya sang bunda sudah menyela


"iya bun, di sana gajih nya juga lebih besar, dan sebentar lagi Aris ujian dan kuliah, aku fikir kita harus sudah menyiapkan tabungan lebih kan bun"


sangbunda tidak bisa menjawab, hanya bisa menghela nafas dalam, untuk mengurangi beban di hati nya,


sebenar nya sulit bagi wanita itu untuk membiarkan sangputti pergi, namun bagaimana pun iya sadar bekerja di kota nya tidak bisa mencukupi, lagi pula Alisa adalah anak yg sangat pintar dan berbakat,


iya bahkan sering mendapat banyak penghargaan dari perlombaan cerdas cermat di sekolah nya,


bahkan kuliah pun sebagian besar di dukung oleh beasiswa.


"bun, tpi kalau bunda gak ngizinin aku gak maksa kok"


"bunda ngijinin" wanita itu menangkup kedua pipi putri nya dan mencium nya bertubi tubi.


.


.


.setelah banyak pesan dan petuah yg di berikan oleh sang bunda, tante dan adik nya iya tiba di stasiun kereta api


gadis itu menyalami mereka satu persatu, dan itu pun harus diiringi dengan pesan pesan bunda yg sangat banyak,


mungkin kalau di tulis 1 per 1 bisa bisa kalah banyak dengan pasal pasal di indonesia


"inget ya dek jaga bunda, jangan nyusahin bunda, gak boleh ngelawan atau ngebantah, dan kalau ada apa apa bilang kaka, oke"


"elah iya iya bawel banget si bak, udah hatam ni, ribuan kali di ingetin"

__ADS_1


pemuda itu berucap sambil merapikan rambut nya yg habis di acak acak oleh sang kaka


"tante aku titip bunda sama Aris ya tan, jewer aja kuping nya kalau dia nakal"


menatap adik nya dan beralih menatap sangtante yg hanya tersenyum dan mengelus punggung tangan nya pelan


"kamu hati hati ya sayang"


Alisa hanya mampu mengulas senyuman nya dan mengangguk sebagai jawaban nya


.


.


."halo lo di manan.. iya gw dah di depan ni"


Alisa mematikan telpon nya saat iya melihat sahabat nya mendekat,


"hai Al gimana perjalanan lo? susah gak cari alamat gw?


Eva mengahampiri Alisa dan mengambil alih tas yg di bawa sahabat nya itu, mereka berjalan memasuki kamar yg berada di lantai 2 bangunan ini.


Eva memang tinggal di pinggir kota tapi masih termasuk nyaman di tinggali, dengan bangunan 3 lantai, indekos ini sangat cocok untuk para pekerja kantor, karna selain harga yg terjangkau, tidak jauh dari tempat ini, jarak antara kosan mereka dan halte bus hanya berjarak beberapa ratus meter saja


Alisa menghempaskan tubuh nya di kasur, saat mereka telah berada di kamar Eva,


"cape banget ih.."


Eva meletakan tas yg di bawa sahabat nya di atas nakas dan ikut merbaring deengan kaki tergantung di lantai persis seperti sahabat nya lakukan,


"ahir nya lo datang juga, gw kira lo bakal nyumput di bawah ketiak bunda lo melulu"


mendengar itu sukses membuat sang sahabat menerima timpukan bantal dari Alisa


"gw bukan nya kolokan, tapi lo tau kan bunda, setelah bokap gw meninggal, beliaw jadi sering sakit sakitan!"


hahhhh... gadis itu menghela nafas dalam


"lo tau gw butuh pekerjaan ini, gw akan berusaha sekuat gw, "


gadis itu bangkit dari tidur nya dan berdiri, mengepal kan tangan nya di udara dan menekuk nya ke depan dada dan berkata penuh keyakinan


"OKE SEMANGATTTTTTT" dan teriakan gadis itu menggema memenuhi ruang kamar, sahabat nya yg menyaksikan hanya bisa mengelengkan kepala nya tidak percaya


"kenapa gw punya sahabat se narsis lo sih" eva


"oke oke.. sekarang kita liat kamar baru lo yuk, tepat nya ada di depan kamar ini jd kita bisa ngerumpi sampe puas ha..ha..ha" eva


"oke ayolah" mereka keluar dari kamar, dan menemukan sang ibu kos sudah berdiri di depan pintu hendak mengetuk pintu namun gerakan nya tertahan saat mereka lebih dulu membuka nya dari dalam


"nak Alisa ini kamar dan konci nya, bagai mana apa nak Lisa suka?" ibu kos


"suka buk ,makasih" mengambil kunci yg di berikan ibu kos dengan tersenyum


"baik kalau gitu ibu pergi ke luar dulu ya, kalau ada apa apa nak ALisa bisa langsung cari ibu di rumah sebelah" dan ahir nya sang ibu kos berpamitan dan pergi meninggal kan mereka di kamar itu

__ADS_1


"Al gimana lo suka gak kamar nya"


"suka, cukup lah buat gw lagian kan tinggal sendiri jd gak perlu terlalu besar, dan yg pasti gak terlalu mahal"


Alisa mengedarkan pandangan nya iya nelisik seluruh ruangan itu


ada kasur dan meja belajar dan 1 lemari sedang dengan satu pintu,


iya berjalan ke pintu yg menghungkan kamar dan dapur, hanya ada kamar mandi dan dapur kecil di sana


"oke bantu gw beres beres oke" gadis itu mengedipkan sebelah mata nya pada sahabat nya tanda merayu


.


.mereka mulai berbenah sambil berbincang banyak hal


.


.


Netizen: ngomongin apa tu thor??๐Ÿ™„๐Ÿ™„


.


.


.Author: ih kepo banget dah netizen๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


.


.


.Netizen: yah maklum thor itu kan memang kebiasaan para warga +62 ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


. thor kapan tu si Alisa ketemu sama doi?


.


.


.Author: emz.. kapan ya,๐Ÿค” sabar aja deh biar waktu yg berbicara๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


soal nya kalau mereka dah ketemu cerita nya bkal menguras emosi dan hati, jadi tampung air yg banyak biar gak kekeringan oke๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


.


.


.


.


.


..BERI AKU LIKE๐Ÿ‘ DAN HATI๐Ÿ’ MU GAIS... BIAR AKU MAKIN SEMANGGAT..

__ADS_1


__ADS_2