
hanya terdengar bunyi alat alat has medis untuk menunjang kehidupan,,
seorang wanita cantik berbaring di sana dengan mata yang masih rapat terpejam seperti tiada hal apapun yang bisa mengganggu nya saat ini
dengan wajah pucat dan di kelilingi begitu banyak alat penunjang ke hidupan yang terpasang di tubuh nya, membuat siapapun yang melihat kondisi nya saat ini meringis ngilu oleh rasa sesak,,
3 tahun,,
sudah berlalu begitu saja , tidak ada perubahan dengan kondisi nya, masih sama seperti saat iya datang,
hanya ada 2 orang anggota keluarga nya saja yang selalu setia mengunjungi nya selama 3 tahun ini,
wajah cantik nya tak pudar walau dengan kondisi terpejam,
iya bahkan terlihat seperti layak nya putri tidur yang terlelap dengan damai, dan menunggu sang pangeran untuk bisa membangunkan nya
tapi siapa yang tau kapan sang pangeran iti akan datang,,
sudah 3 tahun berlalu, tidak ada perubahan apapun yang berarti, sudah begitu banyak cara yang di lakukan oleh pihak dokter ataupun keluarga nya
tapi seperti nya iya memang enggan untuk membuka mata,
__ADS_1
"seperti nya beliau sengaja tidak ingin membuka mata nya, kami sudah berusaha sebaik mungkin, namun semua usaha kami tidak membuah kan hasil" ucap seorang dokter yang selama beberapa tahun ini selalu menangani kondisi pasien itu
"lalu apa yang harus kita lakukan dokter?"
lelaki muda itu melirik sekilas kondisi wanita cantik yang sedang terlelap di ruanga perawatan itu
iya menatap dengan sendu di balik pembatas kaca yang teransparan, yang bisa melihat dengan jelas walai dari luar
"kita harus bisa membuat iya termotipasi agar iya mau membuka mata dan menarik kesadaran nya kembali,, karna seperti nya iya memang tidak berniat untuk bangun" ujar sang dokter,
setelah mendapatkan anggulan paham dari lelaki muda di hadapan nya sangdokter pergo meninggalkan pria muda itu sendiri
"mbak, bangun,, ini sudah 3 tahun,, walalupun bukan untuk orang lain lakukan itu untuk Bunda " desah lelaki itu pilu,
iya menggenggam tangan wanita yang berbaring di ranjang rumah sakit itu denga erat,, menggesekan tangan nya agar bisa menghangatkan jari yang dingin bahkan kini terlihat semakin kurus dan pucat
Haii kaka semua,,
terimakasih banyak untuk semua nya,, aku berencana akan melanjutkan Novel ini,,
dan menjawab semua pertanyaan para pembaca,, yang kata nya masih menggantung,,π
__ADS_1
iya juga sih kalau di fikir aku gak kasih tau jelas gimana ahir cerita nya
dan tiba tiba meninggal begitu saja πππ
aku juga sebenar nya gak rela,,
karna di situ menceritakan tentang Alisa yang meninggal begitu saja
tapi jangan khawatir,, di eps ke 2 ini aku akan kasih kalian kejutan kejutan sepes
iya betul juga sih,, ahir cerita nya memang sedikit kurang efisien ,,
karna kemarin aku selaku Author nya di kejar sama banyak tugas dan tekanan berat,,
tapi setelah aku lihat antusiaa me pembaca
aku memutuskan untuk melanjutkan cerita ini sampai menemui ahir yang bahagia,,
jadi mohon sabar menunggu ya ππ
kita akan mulai habis lebaran ini oke kaka,,
__ADS_1
dan di bab yang akan datang,, semua pertanyaan dan semua yang misteri yang yidak terjawab di Bab atas,, di sini akan aku jawab semua ke resahan kalian jadi mohon sabar menunggu ya,,ππ
thankyou somuc atas perhatian nyaπππ