BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Menhapus jejak mu


__ADS_3

Jengjeng ,, jenjeng ,, jengjeng ,,


Jengjeng ,, jenjeng ,, jengjeng ,,


Suara tuts piano yang di tekan secara acak , dan buat telinga sakit .


Tutttttttt ,,


Hemmm .,, hembusan nafas Huanlia , dia berdiri dan berjalan ke atas panggung . Meraih microfon , dia awalnya menunduk kini menatap ke arah tamu undangan yang di buat bingung .


Di barisan depan , terdapan seorang wanita yang tersenyum mengejek ke arah Huanlia .


" Maaf mengacau di pesta nona Amanda , dan maaf tidak bisa memenuhi ke inginan salah satu tamu yang katanya penting disini " . Ucap Huanlia datar dan tegas dan di akhiri dengan membungkuk memminta maaf dengan sungguh sungguh .


Hem ,, Huanlia membuang nafas kasarnya .


" Tapi ", Huanlia mengangkat kepalanya dan tersenyum manis tepat ke arah wanita itu .


" Izinka saya memainkan salah satu alat musik selain piano , dan mempersembahkan sebuah lagu " . Huanlia menengok ke arah pengiring band , yang tadi sudah di bisiki Huanlia .


Seakan mengerti akan kode yang di berikan Huanlia . Anggota bend itu berdiri dan menggeser kursi tinggi yang ia duduki ketengah panggung .


Menggeser standing mixrofon , di rasa sudah lengkap . Anggota band itu menyerahkan gitar akustiknya , dan tersenyum mempersilahkan .


Dengan anggun Huanlia duduk , meyilangkan kakinya untuk menompang gitar yang dia pegang . Di rasa pas , barula Huanlia menyesuaikan standing mixrofonnya supaya pas di depan mulutnya .


Tik ,, tik ,, tik ,, mulai mengetes dengan memetik beberapa kunci dasar .


Secrik ,, secrik ,,


Tut ,, rut ,, tut ,, rut


Terus melakah melupakan mu ,


Lelah hati perhatikan sikap mu .


Jalan fikiran mu buat ku ragu ,


Tak mungkin ini tetap bertahan .


Perlahan mimpi terasa mengganggu ,


Ku coba untuk terus menjauh .


Perlhan hati ku terbelenggu ,


Ku coba untuk lanjutkan hidup.

__ADS_1


Engkau bukanlah segalah ku ,


Bukan tempat tuk hentikan langkah ku.


Usai sudah semua berlalu ,


Biar hujan menghapus jejak mu .


Perlahan lahan mimpi tersa menggangu ,


Ku coba tuk terus menjauh . ( Membuka


mata , dan menatap ke arah wanita itu )


Perlahan hati ku terbelenggu ,


Ku coba tuk lanjutkan hidup ( Tersenyum simpul ke arah wanita itu ).


Engkau bukanlah segalaku ,


Bukan tempat tuk hentikan langkah . ( Exspersi wajah Huanlia meyakinkan bahwa wanita itu dan ke kasihnya bukan segalanya ) .


Usai sudah semua berlalu ,


Biar hujan menghapus jejak mu .


Screk ,, screk ,, ( Akhir permaina gitar Huanlia )


Huanlia terdiam dan tersenyum lebar ,,


Pluk ,, pluk ,,, ( suara tepuk tangan )


Seisi ruangan tersihir ,, di buat kagum oleh Huanlia . Dia berdiri memberi hormat dan membungku sebelum berjalan turun dari atas panggung .


Sebuah tangan terulur ke arah Huanlia , membuat langkah Huanlia terhenti . Dia menengadakan kepalanya , pas bertemu dengan manik mata Cleo . Terlihat teduh dan bibirnya tersenyum manis


Yang dengan cepat menyodorkan tangannya , untuk membantu Huanlia turun . Setelah lagu usai , Cleo maju ke depan dan memberikan tepukan pertama dan mengulurkanntangannya .


Huanlia menerima uluran tangannya , dan tersenyum manis . Begitu tubuh Huanlia sejajar dan akan melangkah , Huanlia memindahkan tangannya melingkar di lengan Cleo berbisik " terimaksih " . Dan dia mulai melempar senyum kepada hadirin yang di lewatinnya .


Wajah Cleo berubah dingin dan datar .


Tapi begitu langkah Huanlia di samping wanita itu . Huanlia sedikit mencengkram lenga Cleo sebagai tanda . Untuk berhenti sejenak , " Semoga loe dapat mencernah lagu tadi Wen " . Huanlia berbisik tapi tetap terdengar tegas walau yang mendengar hanya Weni dan Cleo yang tepat di sampingnya .


Weni adalah sahabat Huanlia , tapi rasa irih membuat dia berubah menjadi benci . Di tambah lagi dia menyukai Benni . Mantan tunangan Huanlia , hubungan mereka bubar ketika ayah Huanlia di yatakan bangkrut .


🐇🐇🐇🐇🐇🐍🐍🐍🐍🐇🐇🐇🐇🐇

__ADS_1


Prov Huanlia .


Wao ,, siapa ini , Nona Huanlia dari Huan Crop . Ucap Weni sambil tersenyum mengejek , begitu melihat Huanlia yang sedang menikmati cap cake .


Huan Crop , perusahaan apa itu ? . Wen , aku tak perna mendengarnya . Tallia ikut memprovokasih .


Tallia ,, jangan begitu . walaupun Huan Crop sudah gulung tikar . Tapi pernah berjaya di zamannya , dan membuat nona Huanlia ini terkenal _ Weni .


Ow ,, terkenal dengan bakat apa ?? , kebetulan sekali kita berjumpa di sini . Bagai mana kalo menitanya menunjukan bakatnya disini _ Tallia .


Itu ,, ide yang bagus , bukankah nona Huanlia murah hati . Pasti mau menunjukan ke mampuannya dalam memainkan piono untuk kita _ Weni .


Em ,,, bagai mana nona Huanlia _ Tallia .


Dari awal percakapan antara Weni dan Tallia , Huanlia hanya terdiam . Tidak menanggapi , karena dia tau . Weni hanya mau mempermainkannya .


Saat Huan Crop , Weni dan Tallia telah merubah shifatnya . Menindas dan bahkan mengollok Huanlia sering ia lakukan .


Huffffgggg ,, dalam diam Hualia hanya mampu menghenbuskan nafas . Dia berjalan mendekati panggung dan mulai beraksi .


🐇🐇🐇🐇🐇🐍🐍🐍🐍🐇🐇🐇🐇🐇


Pluk ,, pluk ,,


Diyan bertepuk tangan , sambil tersenyum lebar . Begitu Huanlia berjalan mendekati mereka yang sedang berkumpul di sudut keramaian .


Kakak , kau sungguh mengagumkan . Membuat semua mata di sini terpukao _ Collin .


Kalian terlalu memujih , aku merasa tadi malah membuat lagu yang indah menjadi rusak _ Huanlia .


Kau terlalu merenda , coba ada produser musik pasti di tawari rekaman _ Astro .


Bukan di tawari rekaman , malah di suruh masak di dapurnya Huanlia bergurao .


Pluk ,, pundak Huanlia di tepuk pelan dari belakang . Otomatis Huanlia menoleh , betapa terkejutnya dia . Saat tau siapa yang menyapanya .


Rita , sobatnya waktu SMP yang sekarang menjadi idola di negara ini .


Kau ,,, Huanlia masih terdiam dan terkejut . Rita tanpa aba aba langsung memeluk Huanlia .


" Kau kemana saja , aku mencari mu . Kau tega sekali , tak pernah membalas satu pun pesan ku " . Rita berucap sambil menggembungkan pipinya karena kesal .


" Maafkan aku , aku terlalu malu untuk bertemu kalian " . Huanlia berbisik liri , sambil mengusap lembut bahu Rita .


Huffhhhggg ,, kau pikir aku akan bersikap sama seperti mereka . Dangkal sekali pemikiranmu , Rita dan Huanlia terus berbincang seru .


" Aku bukan malu bertemu kalian , cuma aku belum siap di tinggal kalian atau pun di kasihani kalian " .

__ADS_1


__ADS_2