BUKAN ISTRI PERTAMA

BUKAN ISTRI PERTAMA
Kue Ulang tahun


__ADS_3

Pagi ini Huanlia sudah sibuk menyiapkan pesana para pelanggan . Hari senin menjadi awal yang baik bagi semuanya . Awal di mana , di bukannya pintu rezeki . Dan di hapuskan dosa dosa yang tak sengaja di perbuatan .


Meski banyak ada saja orang yang tak suka dengan hari senin . Yang menurut mereka adalah hari panjang . Dan melelahkan , awalan yang melelahkan . Karena urusan kantor , biasannya akan menumpuk .


Huanlia sudah berhenti menjadi asisten pribadi Cleo . Setelah membujuknya dengan berbagai cara , akhirnya Cleo mengizinkannya .


Dengan catatan , setiap makan siang dan malam . Huanlia yang harus mengurus makannya dan ikut makan bersama .


Dengan cepat , walau setengah hati Huanlia menyetujuhinya . Awalnya Cleo minta 3 kali makan bersama . Lagi lagi Huanlia menego dan dapat di terima . Karena alasan yang di berikan Huanlia sangat masuk akal .


Huanlia sedang memberi toping pada brownis yang sudah dingin . Dengan toping sesuai pilihan pelanggan .



Keju , kacang , coklat adalah toping yang paling banyak di minati pelanggan .


" Kak Huan , itu bolu pandannya sudah siap di kirim . Bagai mana kalo saya saja yang mengirimnya ? " Voni mengajuka diri untuk mengantar pesana para pelanggan .


Kebetulan hari ini Omar bagian pengiriman sedang cuti . Sedang Gani di berangkatkan shif siang . Karena kegiatan take away , akan ramai di jam jam makan .


" Ya , tapi kamu jalan lupa cek lagi sebelum di masukin keranjang pengiriman . Dan nanti pastikan lagi kepada pelanggan . Biar tidak ada kesalahan dalam pengiriman ".


" Ok kak ", Voni berucap sembari mengecek . Pesana apa aja yang akan di kirimnya .



Pesan atas nama bu Ade .


Alamat jalan salak , no 2 , perumahan puri asri .


~ Bolu pandan 2 dengan 3 toping .


~ Brownis dengan topi yang sama 1 .


Dia membaca , sembari memasuka kedalam kota pengiriman .


" Von , kalo kamu gak keberatan . Itu pesana bu Dali , yang minta di kirim ke toko batiknya . Sekalian di kirim , kan nanti kamu melewatinya ". Sandra yang sedang mengerjakan tugasnya memberikan usul .

__ADS_1


" Em ,, gak masalah Kak , pesana lainnya yang satu arah . Sekalian saja kak , biar aku yang kirim ".


" Kamunya gak papa ? " _Sandra .


" No problem , selagi bisa aku jabanin . Hehhehh " ,,, Voni berucap sembari tertawa lepas .


Meskipun Voni bugan bagian pengiriman , tapi semua karian di sini terbilang aktif . Karena mereka tak hanya mengerjakan bidang mereka saja .


Semua pekerjaan dapur online itu , mereka kerjakan dengan suka rela . Semua itu , tak lepas dari peran Huanlia sang pemimpin .


Huanlia selulu berikan contoh , bahkan tak segan segan untuk turun langsung . Menghendel pesan para pelanggan .


Sandra menempelkan memo bertuliskan , nama si pemesan berserta alamatnyq . Di atas mika , wadah bolu pandan .



Sudah hampir 1 bulan Huanlia juga menerima pesanan kue dan aneka roti . Baginya selagi bisa dan mampu kenapa tidak .



Kue tart untuk acara khitan , ada juga yang memesan kue tersebut .



Kalo menerima pesanan kue tart , belum terlalu ada peminatnya sih . Terus dia buat bener juga di taru di ujung jalan . Bagi Huanlia gak ada salahnya promosi sana sini . Selagi itu gak mengeluarkan bajed yang besar .



" Kak , hasilnya masik gak bagus ". Sandra berucap setelah selesai menghias satu kue tart .


" Itu sudah lumayan , jangan menyerah . Gak ada yang instan dalam belajar . Coba terus , nanti tangannya juga terbiasa ". Huanlia selau menyemangati para kariyawannyan . Agar mau belajar sesuatu yang baru .


" Kak , ada pesanan donat dan paha ayam manis ". Kiki yang berjaga di conter membawa kertas berisikan pesanan para pelanggan .


Hari masih pagi , tapi bukan berarti dapur ini lengah . Justru dari jam 6 pagi , sudah banyak para pelanggan yang datang dan pergi .


Begitu juga pesan antar , dari jasa aplikasi . Tak henti hentinya berbunyi , dari mulai di aktifkan .

__ADS_1


" Biar aku yang siapin kak , Sandra mengambil kertas kertas itu . Mengecek satu persatu , apa aja yang ada dan gak ada ".


Paha ayam manis 2 mika .



" Ini dapat , itu di etalase abis tinggal 2 ini . Mau bikin lagi gak ? ".


" Bikin , 1 adonan ".


" Ok ".


" Donat unyil satu mika , Von ini satu arah lagi . Masih bisa di anter bareng gak ? , pasalnya ini tanpa aplikasi ."



" Masukin aja kak " , ucap Voni yang sedang memasukan roti bakar pesanan pelanggan . Yang datang langsung ke tempat .



Setiap hari di dapur online menunya berubah ubah . Gak mesti harus itu terus , hari ini aneka roti bakar dan varian donat menghiasi isi coneter .


" Donat isinya , abis kak . Tadi tinggal 1 box , udah laku . Kiki memberi laporan ke areah dapur . Perihal apa aja yang habis di dalam etalase .



" Sementara yang abis , di aplikasi sudah di matikan ? ".


" Sudah kak , sahu Kiki cepat ".


" Nanti bikin lagi , sekalian bikin paha ayam manis ".


" Pesanan minumannya gimana San ? ", Huan bertanya sembari mendongakan kepalanya sebenatar . Mengalihkan pandangannya ke arah Sandra yang sedang berada di bagian bar tender . Tangannya sekarang sedang memasuka donat ke dalam box .



" Aman kak , dari tadi pesan minuman gak yang sulit sulit . Cuma kopi , susu , coklat , jus pun kebanyakan sudah ada yang di kemas ".

__ADS_1


" Em , baguslah kalo masih bisa ke hendel ". Huanlia sudah berniat akan menambah 2 orang kariyawan lagi untuk bagian bar tender dan dapur .


Pasalnya kegiatan dapur yang semakin ramai , dari jam buka sampai tutup ".


__ADS_2