
Sore kini berganti malam , langit hitam pekat berhiaskan bintang . Kelap kelip seperti lampu taman ,
Sehabis makan malam , kini Huanlia dan Cleo terduduk di taman belakang . Tepatnya di ayunan yang berada di depan kolam renang .
Cleo membawah tubuh Huanlia ke dalam dekapan tubuhnya . Gestur tubuh Huanlia tidak bisa seperti wanita pada umumnya . Yang langsung menempel manja , apa bila di pelukan sang suami .
Huanlia masih saja kaku , tapi tak begitu terlalu . Dia mulai nyaman saat berada dalam pelukan Cleo . Awal awal di perlakukan seperti itu , dia merasa risih . Bahkan menepis dengan halus , Cleo mengerti akan hal itu .
Tapi ia tak hilang akal dan ke sabaran . Cleo mulai membiasakan diri , memberikan sentuhan lembut dengan intens .
" Hahaha " ,,, Huanlia dan Cleo tertawa ria . Saat menyaksikan kedua ponakannya bermain kembang api . Dengan di temani kedua orang tua mereka .
Dan di kursih berjemur , terdapat pasangan Diyan dan Collin . Mereka bersender sembari ikut tertawa . Melihat ke aktifan dan kelucuan ke dua keponakannya .
Diyan yang sudah hamil tua , seri merasakan capek . Makannya setelah beraktifitas sebentar dia rebahan . Dengan Collin sebagai sandarannya , tinggal menunggu beberapa minggu . Anak mereka akan terlahir ke dunia .
Dari sisi pojok , masih satu area . Ada sepasang suami istri yang tersenyum . Melihat kebersamaan anak anak , mantu , serta cucu cucu mereka . Ada rasa hangat yang menyelimuti hati mereka berdua .
" Pa ,, mama seneng . Akhirnya bisa melihat anak anak mama bahagia . Terutama Cleo pa ", mama Ayu bercerita sembari menerawang ke arah Cleo .
__ADS_1
" Ya ,, menurut papa , Huanlia menatu kita . Membawa perubahan yang besar bagi Cleo ". Ucap sang papa sambil mengelus ngelus kepala sang mama .
Mereka berdua sedang duduk di sofa , saling berpelukan .
" Em ,, dulu , waktu pernikahan pertama Cleo . Dia mana ada waktu kalo week end gini . Pernikahan ke dua , mantu kita yang sibuk sendiri . Dan yang ke tiga , ah ,,, datang tapi gak selama ini saat berada di rumah ini "_ Mama Ayu .
" Hemm ,, cuma Huanlia yang bisa membuat Cleo . Sedikit demi sedikit berubah , tuh lihat saja . Duduk berdua aja pelukan posesif begi . Yang sebelum sebelumnya mana pernah " _ Papa Claud .
" Hahaha ,, kaya papa tuh ", mama Ayu mencibir .
" Ih ,,, si mama ,, itu baru namanya anak papa ". Ucap papa Claud gemas , sera mencubit hidung sang istri .
" Ma ,, mama jangan terlalu nunjukin hal itu ke mereka . Biarkan mereka menjalaninya dengan santai . Jangan sampai mantu kita merasa tertekan "_ Papa Claud .
" Ya ,, pa ,, mama gak nunjukin . Biar mereka gak tertekan "_ Mama Ayu .
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁
Di perkantoran .
__ADS_1
" Bagai mana ? ", Dimas bertanya kepada bawahannya .
" Beres bos , semuanya sudah di pasang sesuai dengan titik yang di tentukan " . Pekerja pemasang CCTV .
Dimas memang menyuruh orang , untuk memasang beberapa kamera pengitai . Di rumah baru Follin .
Tujuan Dimas memasang kamera itu . Agar bisa memantau keberadaan sang istri . Saat berada di rumah , dia gak mau kecolongan lagi . Seperti waktu sang mama mertua datang dan menampar pipi Fonlli .
Dimas mengetahui hal itu dari laporan sang supir . Yang melapirkan , kalo pipi sang nyonya lebab sebelah .
Dan di saat Dimas bertanya kenapa itu terjadi Fonlli tak mau mengaku . Alhasil , Dimas mencari tau penyebab lebamnya pipi sang istri .
Sebenarnya dulu Dimas juga memasang CCTV . Di aparteman Fonlli tanpa di ketahuinya . Fonlli tinggal di sana sendirian , dan itu membuat Dimas kawatir .
Dimas juga sudah mengetahui jika Alya . Selalu mencari cara agar Dimas tak menginap di sana . Maka dari itu untuk memantau Fonlli , Dimas memasng CCTV . Agar dapat memantau mesti dari jarak jauh .
Hal itu terbukti berguna , tanpa sepengetahuan Fonlli . Dimas melihat , jika Fonlli terus memandangi fotonya dari laya henfonya .
Memutar vedio sang anak , saat kangen dengan Denis . Hal itu secara tidak sengaja di ketahui Dimas . Dari CCTV , setiap malam . Dimas selalu menyempatkan diri untuk menge-cek . Apa saja yang di lakukan Fonlli , dan meskipun Dimas berada di luar kota .
__ADS_1
Dimas mengeceknya secara berkala , dan selalu memastikan . Semuannya baik baik saja , tak jarang Dimas juga tau . Hal apa yang sedang di inginkan oleh sang istri . Tanpa dia memita , tapi Dimas sak sikan di layar monitor .