
Para tamu undangan berangsur angsur mulai pergi . Kediaman Cleo mulai lengah , tertinggal para pekerja . Yang mulai membenahi kekacauan seusai pesta .
Tim WO juga mulai membersihkan peralatannya . Menyisir satu persatu , supaya tak ada yang tertinggal .
Di kamar bernuansa abu abu .
Cleo sedang duduk menyenderkan punggungnya di kepala ranjang . Menunggu sang istri yang masih berada dalam kamar mandi .
Srekkk ,,,
Pintu kamar mandi tergeser , Huanlia keluar sudah dengan piyamanya . Setelan piyama dengan warna abu abu , bercelana pendek . Menepel sempurna di tubuh semampainya .
Sebelum berlanjut ke ranjang , Huanlia duduk di depan meja riasnya . Meja rias , yang dulunya tidak ada . Kini hadir , mantan manatan Cleo . Tak ada yang mendapatkan perilaku khusus.
Meskipun mereka tinggal di sini , tempat make up_nya bersatu dengan kamar mandi . Cleo yang beberapa kali berkunjung . Ke rumah atau lebih tepatnya kamar kost . Karena semuanya jadi satu dalam satu ruangan .
Cleo melihat , kalo di ujung tempat tidur . Terdapat meja kecil , untuk merias . Dia bisa langsung tau , karena di atasnya terdapat skincare . Beserta alat make up , yang sederhana .
Setelah membersihkan make up dengan micellar water . Dan membasuh wajahnya menggunakan facial wash . Huanlia Menyemprotkan air mawar ke wajahnya . Dan menepuk nepuknya pelan , untuk menstabilkan kulit wajah .
Setelah itu dia mengoleskan pelembab ke wajahnya . Tidak ada yang namanya krim malam atau apalah .
Semua produk yang di gunakan Huanlia . Adalah produk lokal , yang sesuai dengan jenis kulitnya .
Pada dasarnya , Huanlia tidak melakukan perawatan khusus . Sepertin ke dokter kecantikan , atau member sebuah salon khusus . Tapi sudah menjadi rutinitasnya , sebelum tidur melakukan perawatan sederana .
Baginya itu penting , saat kita akan tidur . Kulit kita juga beristirahatkan , maka dari itu perlu di bersihkan . Agar terhidar dari jerawat dan kerusakan kulit .
Cleo tersenyum datar , saat melihat kegiatan istri barunya itu .
" Sudah ,, sini ,, udah malam . Kamu pasti capek ". Cleo berucap , saat pandangan mata mereka bertemu di cermin .
__ADS_1
Huanlia berjalan ke arah rajang , tepat di samping Cleo dia membaringkan tubuhnya .
" Apakah hari ini kau senang ? ", Cleo berucap sembari memeluk Huanlia .
" Em " , anggukan kepala pelan di barengi dengan deheman pertanda meng-iya-kan .
" Syukurlah , ayo kita tidur . Pasti capek setelah seharian menyambut para tamu ".
" Em ".
Deg ,,, deg ,,, deg ,,,
Dedak jantung Haunlia begitu cepat , baru kali ini . Dia mendapat pelukan yang begitu intem .
" Tenanglah , aku hanya akan memeluk mu . Aku tak akan menyentuh mu , jika kau belum merasa yakin . Aku akan menunggu mu , sampai kau siap ".
Cleo berucap begitu , karena dia merasakan Gegugupan Huanlia .
Tapi Huanlia merasa tak enak , mungkin sekarang . Rasa cintanya kepada Cleo belum 100% . Namun dia sadar , bahwa dia sekarang seorang istri .
" Apakah kau tidak mau melakukan itu ,,, ? ". Suara Huanlia liri , karena malu .
" Hemm " ,, Cleo tersenyum datar . Mendengar pertanyaan sang istri , hatinya menghangat . Karena sedikit demi sedikit sang istri mulai memperhatikannya .
" Tak menapik , aku memang menginginkannya . Tapi , aku menikahi mu buka hanya untuk urusan biologis ku ".
" Aku ingin mendapatkan semuanya dari mu , hati dan tubuh mu . Dengan suka rela , jadi menehan sampai waktu itu bukan masalah bagi ku ".
" Hihihihi " ,, Huanlia tertawa cekikikan .
" Apa yang kau tertawakan , hemmm ,,, ? ". Cleo gemas , melihat respon sang istri . Dia memiting kepala sang istri dengan pelan .
__ADS_1
" Tidak ,, tidak ada ,, lepas kaan aku ,, ". Cleo malah menggeliting pinggang Huanlia .
" Hihi ,, hahah ,, ok ,, ok ampun ,, maafkan aku . Tadi ,, aku ,, cuma berfikir , kau begitu yakin kalo aku akan memberikan hati ku ". Huanlia berucap , terbata bata di selingi tawa geli .
" Aku yakin ,, saat itu tiba . Aku tidak akan melepaskan mu ".
" Khem ,, PeDe banget sih ".
" Suda ,, tidur ". Cleo berhenti menggoda sang istri dan mulai memejamkan mata . Tanpa melepaskan pelukannya .
😁😁😁😁😁😁😁😁😁
Pagi hari ,,
Sekarang mereka semua telah berkumpul di meja makan . Huanlia dan Cleo , memutuskan selama 1 bulan ini . Akan tinggal di rumah utama dulun .
Karena mitosnya , kalo penganti baru . Di sebelum genap satu bulan . Di larang pergi jauh jauh .
Dan ada baiknya , agar tinggal di rumah bareng keluarga . Agar terhindar dari sawan ( setan ) atau hal hal buruk . Dan dapat mempererat hubungan keluarga .
" Sayang , jadi kapan kalian akan pergi bulan madu ? ". Mama Ayu bertanya di sela sela makannya .
" Mungkin bulan depan ma , Huanlia mau lihat festival ". Cleo menjawab pertanyaan sang mama .
" Kalo cuma mau lihat festival , kenapa mesti nunda bulan madu . Kenapa gak pergi bulan madu aja dulu , nah bulan depan pergi lagi kihat festival ".
Sebenarnya mama Ayu mempunyai maksud . Dia ingin segera mempunyai momongan dari Cleo . Mendekatkan mereka dengan cara menyuruh berbulan madu . Adalah trik kecil dari dirinya .
" Aku sih terserah Huan , tapi dianya gak mau ".
Mendapat tatapan ingin meminta jawaban . Huanlia membuka mulut " Aku belum kepikiran mau ke mana ma . Lagian pamali , pergi jauh jauh setelah menikah . Sebelum genap satu bulan menikah ".
__ADS_1
" Ah ,, itukan cuma mitos . Buktinya mama sama papa , masih langgeng sampai sekarang ".
" Khem ,, Huanlia tersenyum samar . Gak ada salanya menuruti hal baik ma ". Huanlia memberi pengertian kepada sang mama mertua .